POJOKSATU.id - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Direktorat Pengembangan Kompetensi meraih Anugerah Data dan Teknologi Informasi Pendidikan Tahun 2025.

BRIN mendapatkan penghargaan pada kategori Anugerah Dampak Kolaborasi Pembelajaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen).

Direktur Pengembangan Kompetensi BRIN Rahma Lina menyampaikan, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya BRIN dalam mendorong pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi informasi melalui sinergi dan kolaborasi lintas unit.

Baca Juga: TPG Guru 2026 Masuk Rekening Setiap Bulan, Ini Alasan Perubahan dan Apa yang Harus Diperhatikan Guru

Upaya itu diharapkan memberi dampak nyata sekaligus mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

“Kolaborasi pembelajaran tidak hanya dimaknai sebagai sinergi antar unit atau lembaga, tetapi juga sebagai upaya mengintegrasikan hasil riset, infrastruktur, dan kompetensi sumber daya manusia menjadi sumber belajar yang bernilai dan berkelanjutan,” ujar Rahma.

Sementara itu, Ketua Tim Fungsi Layanan Learning Management System Direktorat Pengembangan Kompetensi BRIN Indra Riswadinata menjelaskan, salah satu media pembelajaran yang diusulkan BRIN adalah Media Pembelajaran Virtual Lab Tour Geodiversitas.

Baca Juga: Inilah Deretan 5 Bupati Terkaya 2025, Dari Karawang hingga Bekasi dengan Harta Fantastis Versi LHKPN

Media tersebut merupakan hasil kolaborasi Deputi Bidang Sumber Daya Manusia IPTEK BRIN melalui Direktorat Pengembangan Kompetensi dengan Deputi Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi melalui Kawasan Konservasi Ilmiah Geodiversitas Karangsambung (Sukendar Asikin), Kebumen.

Menurut Indra, media berbasis web 360 derajat itu dirancang untuk menghadirkan pengalaman observasi lapangan geologi secara virtual.

Dengan begitu, aset riset nasional dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar digital yang terbuka, inklusif, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Tanggap Darurat Bencana, Pertamina Regional JBB Bantu Warga Kabupaten Bandung dan Bandung Barat

Selain itu, BRIN juga mengusulkan Tool Edukasi SigapAI yang dikembangkan berdasarkan hasil kajian dan survei empiris Tim Learning Management System Pengembangan Kompetensi SDM BRIN.

Media ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan nyata aparatur sipil negara dalam pengembangan kompetensi berbasis teknologi.

Indra menambahkan, kedua media pembelajaran tersebut mencerminkan dua pendekatan strategis yang saling melengkapi, yakni pengembangan berbasis kolaborasi lintas unit dan pengembangan berbasis kebutuhan riil pengguna.

Baca Juga: Viral! Oknum Guru Ejek Pria Tuna Wicara, Padahal Korban Sudah Mengingatkan: Pak, Bapak Ini Guru Loh

Proses pengembangannya melibatkan widyaiswara, pengembang teknologi pembelajaran, periset, serta civitas BRIN lintas kedeputian dengan dukungan fasilitas dari Deputi Infrastruktur Riset dan Inovasi.

Sebagai informasi, Anugerah Data dan Teknologi Informasi Pendidikan yang diserahka pada Senin, 15 Desember 2025 itu, merupakan bentuk apresiasi Kemendikdasmen kepada institusi dan pemangku kepentingan.

BRIN dinilai berkontribusi dalam mendorong inovasi, penguatan ekosistem data, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk transformasi pembelajaran di sektor pendidikan. ***