POJOKSATU.id - Pemerintah Brunei Darussalam kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri melalui Brunei Darussalam Government Scholarship (BDGS) tahun akademik 2026 2027.
Program beasiswa ini resmi dibuka sejak Senin, 15 Desember 2025.
“Kementerian Luar Negeri dengan senang hati mengundang pendaftaran untuk Beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam bagi Mahasiswa Asing yang Berkelanjutan di Brunei Darussalam (BDGS) untuk tahun ajaran 2026/2027,” demikian pengumuman resmi yang disampaikan melalui situs Kementerian Luar Negeri Brunei Darussalam.
Melalui program ini, mahasiswa internasional berkesempatan menempuh studi jenjang Diploma, Sarjana, hingga Magister Pascasarjana.
Perkuliahan direncanakan dimulai sekitar Juli atau Agustus 2026.
Beasiswa BDGS ditujukan bagi mahasiswa internasional yang pertama kali menempuh pendidikan di Brunei Darussalam.
Baca Juga: Kenapa UMP 2026 Harus Diumumkan Sebelum 24 Desember 2025? Ini Penjelasannya
Penerima beasiswa dapat memilih lima institusi pendidikan tinggi, yakni Universitas Brunei Darussalam (UBD), Universitas Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Universitas Teknologi Brunei (UTB), Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan (KUPU SB), serta Politeknik Brunei (PB).
Jadwal Pendaftaran Beasiswa BDGS 2026/2027
Pemerintah Brunei Darussalam telah menetapkan tahapan waktu yang perlu diperhatikan oleh para pelamar agar tidak melewatkan proses penting.
- 15 Desember 2025
Pendaftaran Beasiswa BDGS resmi dibuka untuk mahasiswa internasional.
Baca Juga: Antisipasi Kepadatan Nataru di Jalur Puncak, Dedi Mulyadi Larang Angkot Beroperasi
- 15 Februari 2026 (pukul 23.59 waktu setempat)
Batas akhir pengajuan aplikasi beasiswa secara daring. Seluruh dokumen dan formulir wajib telah diunggah sebelum tenggat waktu.
- 1 Juni 2026 (tentatif)
Pengumuman hasil seleksi beasiswa. Pelamar akan diberi tahu status kelulusan serta kampus tujuan.
- Juli–Agustus 2026
Perkiraan awal dimulainya perkuliahan bagi penerima Beasiswa BDGS tahun akademik 2026/2027.
Persyaratan Umum Pelamar
Untuk dapat mengikuti program BDGS, pelamar harus memenuhi sejumlah ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Brunei Darussalam.
- Batas usia pelamar
Pada 1 Juli 2026, usia pelamar tidak boleh melebihi 25 tahun untuk program Diploma dan Sarjana, serta maksimal 35 tahun untuk program Magister Pascasarjana.
- Kemampuan bahasa Inggris
Pelamar wajib menguasai bahasa Inggris yang dibuktikan dengan salah satu ketentuan berikut: memiliki nilai kredit 6 pada Ujian GCE O Level, nilai C pada IGCSE Bahasa Inggris, skor TOEFL minimal 550, atau skor IELTS minimal 6.0.
Syarat dan Ketentuan Beasiswa
Penerima Beasiswa BDGS diwajibkan mematuhi sejumlah aturan selama masa studi di Brunei Darussalam.
- Beasiswa tidak boleh diterima bersamaan dengan beasiswa, fellowship, hibah, atau pinjaman lain tanpa persetujuan tertulis dari Kementerian Luar Negeri Brunei Darussalam.
- Penerima beasiswa tidak dianjurkan membawa anggota keluarga, karena tidak tersedia tunjangan pasangan maupun anak.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Terancam Rugi, Risiko Keterlambatan SPMT bagi Hak dan Status Kerja
- Selama masa beasiswa, penerima tidak diperbolehkan bekerja atau menjalankan tugas berbayar di Brunei Darussalam.
- Penerima wajib mematuhi seluruh peraturan universitas, menghormati adat, budaya, serta agama resmi Brunei Darussalam, menaati hukum yang berlaku, dan tidak terlibat aktivitas politik.
- Setelah program studi selesai, penerima beasiswa diwajibkan segera meninggalkan Brunei Darussalam.
Benefit Beasiswa BDGS
Beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam menawarkan berbagai fasilitas bagi penerima.
- Bebas biaya kuliah penuh, termasuk biaya pendaftaran, ujian, dan orientasi.
- Tiket pesawat kelas ekonomi pulang-pergi dari negara asal ke Brunei Darussalam.
- Uang saku bulanan sebesar BND 500 atau sekitar Rp 6,4 juta.
- Tunjangan makan bulanan BND 150 atau sekitar Rp 1,9 juta.
- Tunjangan buku tahunan BND 600 atau sekitar Rp 7,7 juta.
- Akomodasi asrama mahasiswa atau politeknik.
- Tunjangan bagasi kepulangan hingga BND 250 untuk negara ASEAN atau BND 500 untuk negara di luar ASEAN.
- Asuransi kesehatan komprehensif selama masa beasiswa.
Cara Pendaftaran dan Dokumen
Pelamar wajib mendaftar melalui laman resmi pendaftaran Beasiswa BDGS yang disediakan Kementerian Luar Negeri Brunei Darussalam.
Selain itu, pelamar juga harus mengisi aplikasi daring di kampus tujuan masing-masing.
Dokumen yang wajib diunggah meliputi salinan paspor atau identitas resmi, ijazah dan transkrip akademik yang telah dilegalisir, sertifikat kemampuan bahasa Inggris, surat rekomendasi, bukti pekerjaan bila ada, serta proposal penelitian khusus untuk program riset.
Beasiswa BDGS menjadi peluang besar bagi mahasiswa Indonesia yang ingin menimba ilmu di luar negeri tanpa beban biaya.
Dengan fasilitas lengkap dan lingkungan akademik internasional, program ini bisa menjadi langkah awal menuju masa depan pendidikan yang lebih luas dan menjanjikan. ***




