POJOKSATU.ID - Proses peralihan penyaluran bantuan sosial (bansos) dari PT Pos Indonesia ke sistem perbankan kembali menjadi perhatian masyarakat.
Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mempertanyakan kapan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru hasil peralihan Pos akan cair, sekaligus bagaimana cara mengecek apakah KKS tersebut sudah aktif dan terdaftar di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
Peralihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan ketepatan sasaran, transparansi, dan efisiensi penyaluran bansos seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Melalui KKS, bantuan disalurkan langsung ke rekening penerima tanpa perantara.
Baca Juga: Bansos Pusat vs Dana Desa, Mana yang Lebih Besar dan Lebih Tepat Sasaran? Ini Perbandingannya
KKS Baru Peralihan Pos Kapan Cair?
Untuk KPM yang sebelumnya menerima bansos melalui PT Pos, pencairan bantuan kini dilakukan melalui KKS yang diterbitkan bank penyalur Himbara.
Pencairan tidak dilakukan serentak, melainkan bertahap mengikuti proses aktivasi kartu dan pemutakhiran data penerima.
Umumnya, bansos baru bisa dicairkan setelah KKS aktif dan saldo bantuan masuk ke rekening.
Dalam banyak kasus, pencairan dilakukan pada tahap berikutnya setelah kartu dibagikan, sehingga KPM perlu bersabar dan rutin mengecek saldo.
Baca Juga: Viral! Nasi Rendang Relawan Diduga Jadi Biang Keracunan Pengungsi Banjir
Jika KKS sudah diterima namun belum bisa digunakan, besar kemungkinan status kartu masih dalam proses aktivasi atau data penerima belum sepenuhnya sinkron di sistem pusat.
Pentingnya Terdaftar di SIKS-NG
SIKS-NG menjadi basis data utama pemerintah dalam menetapkan penerima bansos.
Jika data KPM belum aktif atau belum valid di SIKS-NG, maka bantuan tidak bisa disalurkan meskipun KKS sudah di tangan.
Oleh karena itu, pengecekan status di SIKS-NG menjadi langkah penting bagi penerima bansos peralihan Pos agar tidak kehilangan hak bantuan.
Cara Cek Apakah KKS Sudah Aktif dan Terdaftar di SIKS-NG
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan KPM untuk memastikan status KKS dan data bansosnya:
1. Datang ke Pendamping Sosial atau Operator Desa
Pendamping PKH atau operator desa memiliki akses untuk mengecek status KPM di SIKS-NG, termasuk apakah sudah aktif, masuk SK penetapan, atau masih dalam proses.
Baca Juga: Dana Desa Dihentikan, Ini Daftar Bansos yang Terancam Distop untuk Warga Desa
2. Cek ke Dinas Sosial Setempat
KPM juga bisa mendatangi Dinas Sosial kabupaten/kota dengan membawa KTP dan KK untuk memastikan status kepesertaan bansos.
3. Cek Saldo KKS di ATM atau E-Warong
Jika KKS sudah aktif dan dana sudah masuk, saldo bisa dicek melalui ATM bank penyalur atau E-Warong terdekat.
4. Pantau Informasi Resmi
Pemerintah daerah biasanya mengumumkan jadwal pencairan dan tahapan aktivasi KKS melalui kanal resmi desa atau kecamatan.
Penyebab KKS Belum Bisa Digunakan
Beberapa penyebab umum KKS belum cair antara lain kartu belum diaktivasi, data NIK belum sinkron, atau KPM belum masuk dalam SK penyaluran tahap berjalan.
Baca Juga: Tapanuli Tengah Mulai Pulih, Tapi Air Bersih Rusak Total dan Desa Masih Terisolasi
Kondisi ini bersifat sementara dan akan diperbaiki melalui pemutakhiran data.
KKS baru peralihan Pos akan cair setelah kartu aktif dan data penerima terverifikasi di SIKS-NG.
Jika KKS belum bisa digunakan, KPM disarankan segera berkoordinasi dengan pendamping sosial atau pemerintah desa.
Peralihan ini bertujuan memastikan bansos tepat sasaran dan diterima langsung oleh masyarakat yang berhak.***




