POJOKSATU.ID - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) kembali meluncurkan Program Kecakapan Wirausaha (PKW) Platinum pada tahun 2025.
Program ini tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan dirancang sebagai bantuan khusus bagi Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) terpilih yang telah memenuhi standar khusus atau kriteria tipe A.
Alokasi dana yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan LKP untuk menyelenggarakan proses pembelajaran kursus.
Baca Juga: Bantuan Cepat Kemendikdasmen Pemulihan Pendidikan Pasca Bencana Banjir Bandang Agam
Fokus pada Motivasi dan Praktik Bisnis
PKW Platinum menekankan pada seleksi peserta yang ketat.
Calon peserta diwawancarai secara mendalam untuk menjaring individu yang paling termotivasi dan sungguh-sungguh siap untuk merintis usaha sendiri.
Kurikulum yang diterapkan berorientasi praktis, disampaikan oleh instruktur dari Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI), dan didukung dengan fasilitas lengkap.
Tujuannya adalah mencetak para wirausahawan yang profesional dan siap terjun ke dunia kerja.
Baca Juga: Pemerintah Gelontorkan Lebih dari Rp11,1 Triliun TPG untuk 1,1 Juta Guru ASN Daerah
Kisah Sukses dari LKP Pasopati Tegal
Program ini telah terbukti membantu banyak individu, salah satunya Ardhan Firmansyah, peserta pelatihan di LPK Pasopati Tegal.
Ardhan merasa sangat terbantu karena pelatihan yang biasanya membutuhkan biaya besar dapat ia ikuti tanpa dipungut biaya.
Ketertarikannya yang mendalam pada bidang otomotif, khususnya sepeda motor, menjadi alasan utama ia mengikuti program tersebut, sekaligus untuk mengasah kemampuannya.
Meskipun pada awalnya Ardhan sempat merasa kesulitan karena tidak memiliki latar belakang di dunia otomotif, bimbingan dari instruktur yang mendukung membuatnya kini semakin percaya diri.
Setelah lulus, Ardhan berencana mendirikan bengkel mandiri di rumahnya dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Baca Juga: Pemerintah Gelontorkan Lebih dari Rp11,1 Triliun TPG untuk 1,1 Juta Guru ASN Daerah
Pengalaman positif juga datang dari Dimas Okta Pradana, alumni PKW Platinum angkatan 2019 yang kini telah sukses menjalankan bengkel sepeda motornya sendiri.
Dimas mengenang bahwa penyampaian materi oleh instruktur di LPK Pasopati sangat jelas, membantunya memahami secara mendalam tentang perbaikan sepeda motor.
Dari usaha bengkel mandirinya, Dimas kini mampu meraup omset bulanan sekitar Rp3 juta, dengan rata-rata melayani hingga enam motor per hari.
Namun, Dimas juga menyoroti adanya kekurangan alat servis tertentu, seperti scanner injeksi, dan berharap peralatan bengkel dalam pelatihan PKW Platinum ke depannya dapat ditingkatkan.***
Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:
Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Ferdy Wamala




