POJOKSATU.id - Pengumuman hasil Seleksi Substantif PPG Prajabatan 2025 akhirnya dirilis dan disambut dengan beragam reaksi dari peserta.

Namun, euforia kelulusan belum sepenuhnya dirasakan karena satu hal penting masih belum diumumkan. Jadwal wawancara.

Hingga memasuki tanggal 2 Desember, tidak ada informasi resmi yang dirilis melalui SIMPKB maupun akun Instagram PPG.

Baca Juga: Afirmasi Terakhir! Kemen PANRB Pastikan Pengadaan CASN 2024 Jadi Kesempatan Terkahir Non-ASN

Situasi ini membuat peserta bertanya-tanya apakah ada kendala teknis, perubahan timeline, atau hambatan internal lainnya yang belum disampaikan penyelenggara.

Misteri jadwal wawancara ini memunculkan kekhawatiran baru di tengah ketegangan pasca pengumuman substantif.

Peserta Senang Lolos Substantif, Tapi Bingung Mau Persiapkan Apa

Bagi peserta yang lolos substantif, seharusnya ini menjadi momentum untuk mulai mempersiapkan diri memasuki tahapan wawancara.

Baca Juga: Gaji Tidak Jelas, Skema Belum Final! Pelantikan PPPK Paruh Waktu Lombok Tengah Molor Lagi

Namun tanpa jadwal yang jelas, persiapan menjadi tidak optimal.

Banyak peserta yang bertanya-tanya kapan mereka harus menyiapkan perangkat, menyesuaikan jadwal kerja, atau bahkan mempersiapkan mental.

Ketidakpastian ini menambah tekanan tersendiri terutama bagi peserta yang bekerja, tinggal di daerah dengan akses internet terbatas, atau sedang menghadapi situasi khusus.

Tanpa kepastian jadwal, persiapan wawancara menjadi sebuah teka-teki.

Timeline Resmi Tidak Sinkron dengan Realita di Lapangan

Secara umum, roadmap PPG Prajabatan biasanya memberikan gambaran kapan setiap tahap dilaksanakan.

Namun realita di lapangan sering berbeda.

Pengumuman substantif yang semestinya rilis lebih awal justru keluar mendadak.

Dan kini jadwal wawancara tertunda tanpa keterangan.

Ketidaksinkronan ini menjadi sorotan peserta karena mereka sangat bergantung pada timeline untuk mengatur aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Seleksi Substantif Sudah Pengumuman! Peserta Bilang Lega Tak Lolos, Bayangin Ribetnya PPG Aja Udah Capek!

Konsistensi waktu seharusnya menjadi bagian penting dalam seleksi nasional yang melibatkan ribuan peserta, namun justru menjadi titik paling banyak dikeluhkan tahun ini.

Ketidakpastian Jadwal Menyulitkan Peserta di Daerah

Peserta yang tinggal di daerah terpencil atau wilayah 3T merasakan dampak paling besar dari ketidakpastian jadwal wawancara.

Baca Juga: Cianjur Darurat Guru! Pemkab Ajukan Ribuan PPPK, Kekurangan Capai 6.444 Tenaga Pengajar

Mereka memerlukan waktu untuk memastikan lokasi dengan sinyal stabil, mencari perangkat pinjaman, hingga menyesuaikan perjalanan jika harus keluar kota.

Tanpa informasi resmi, mereka tidak bisa merancang persiapan secara matang.

Keterlambatan seperti ini dapat berpotensi merugikan peserta yang seharusnya memiliki kesempatan yang sama.

Baca Juga: Alur PENGERJAAN MODUL Lengkap Jadwal PPG Daljab Batch IV 2025, Simak Penjelasan Jenis TUGAS, Jangan Salah Tahapan

Situasi ini juga menggarisbawahi perlunya penyelenggara memberikan perhatian lebih kepada peserta yang menghadapi keterbatasan infrastruktur.

Kekhawatiran Baru, Apakah Wawancara Akan Tetap Digelar Sesuai Rencana

Ketiadaan jadwal wawancara memicu spekulasi di kalangan peserta, mulai dari dugaan perubahan timeline hingga kemungkinan penundaan tahapan seleksi.

Peserta bertanya-tanya apakah wawancara akan tetap digelar dalam minggu yang sama atau ikut dimundurkan.

Ketika tidak ada penjelasan resmi, peserta hanya bisa menebak-nebak melalui rumor atau kabar tidak resmi.

Hal ini tentu tidak ideal untuk sebuah seleksi nasional karena membuka ruang untuk informasi yang simpang siur.

Peserta menilai penyelenggara perlu memberikan kejelasan agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Kritik Peserta Muncul Karena Minimnya Komunikasi Resmi

Banyak peserta mengungkapkan kekecewaan karena pihak penyelenggara tidak memberikan pemberitahuan sederhana seperti instastory atau notice di SIMPKB.

Baca Juga: Seleksi Substantif Sudah Pengumuman! Peserta Bilang Lega Tak Lolos, Bayangin Ribetnya PPG Aja Udah Capek!

Padahal, komunikasi kecil dapat memberikan ketenangan dan membantu peserta memahami situasi yang sedang berlangsung.

Minimnya respons membuat peserta merasa dibiarkan menebak sendiri padahal tahapan wawancara membutuhkan persiapan serius.

Kritik ini muncul bukan hanya dari satu akun, tetapi banyak peserta mengulang hal yang sama.

Komunikasi PPG dianggap sangat minim dan tidak responsif terhadap kebutuhan peserta.

Penyelenggara Diingatkan untuk Lebih Transparan dan Terstruktur

Di tengah banyaknya keluhan, peserta berharap penyelenggara dapat melakukan evaluasi terhadap sistem komunikasi dan penyusunan timeline.

Seleksi nasional sebesar PPG membutuhkan keteraturan agar peserta tidak merasa dibebani hal yang seharusnya bisa diantisipasi.

Transparansi dan ketepatan waktu menjadi hal yang sangat diharapkan untuk mengurangi kecemasan dan memaksimalkan persiapan peserta.

Jika komunikasi diperbaiki, proses wawancara dapat berjalan lebih adil dan memberikan pengalaman seleksi yang manusiawi bagi seluruh peserta.***