POJOKSATU.id - Peserta PPG Prajabatan Calon Guru tengah memasuki salah satu fase paling menegangkan dalam rangkaian seleksi.
Berdasarkan pantauan berbagai kanal resmi dan jadwal sebelumnya, pengumuman hasil tes substantif PPG Calon Guru tinggal menunggu waktu.
Setelah tahap substantif dirilis, peserta yang dinyatakan lolos akan langsung melanjutkan ke fase berikutnya, yaitu seleksi wawancara yang menjadi penilaian krusial untuk menentukan kelulusan akhir.
Baca Juga: LPTK Tidak Muncul di SIMPKB Begini Cara Mengeceknya Lewat Inspect Browser
Banyak peserta kini bersiap, mempersiapkan mental, dan memastikan semua dokumen lengkap menjelang tahap lanjutan ini.
Apa Itu Tahap Substantif dalam PPG Calon Guru?
Tahap substantif merupakan ujian kompetensi awal yang bertujuan mengukur pemahaman peserta terhadap pedagogik dasar, karakter guru profesional, literasi numerasi, hingga kesiapan menjadi pendidik.
Baca Juga: Jembatan Putus, Viral Warga Tapanuli Sampai Gantung Nyawa di Kabel Listrik Demi Bisa Menyeberang
Ujian ini dirancang untuk menyaring peserta yang benar-benar memiliki fondasi kuat sebelum masuk pada tahap penilaian lebih mendalam.
Hasil substantif menjadi dasar penentuan siapa yang layak mengikuti seleksi tahap berikutnya.
Karena kompetisinya ketat dan jumlah pendaftar tinggi setiap gelombang, hanya peserta dengan nilai terbaik yang dapat melanjutkan proses.
Inilah mengapa pengumuman hasil substantif selalu menjadi momen yang penuh harapan sekaligus ketegangan.
Setelah Lolos Substantif, Apa Tahap Berikutnya?
Peserta yang dinyatakan lolos substantif akan masuk ke seleksi wawancara, sebuah proses yang menilai lebih dari sekadar pengetahuan akademik.
Pada tahap ini, penyelenggara PPG ingin melihat kepribadian, integritas, motivasi, kemampuan komunikasi, hingga kesiapan menjadi guru profesional.
Wawancara dilakukan secara daring dan dijadwalkan beberapa hari setelah pengumuman substantif.
Biasanya, peserta akan mendapatkan jadwal, tautan zoom, serta informasi teknis melalui akun SIMPKB atau email terdaftar.
Dalam sesi wawancara, peserta diminta menjelaskan gagasan, pengalaman, komitmen mengajar, serta menyelesaikan kasus-kasus pendidikan sederhana.
Tahap ini menjadi penentu apakah seorang calon guru benar-benar siap mengikuti PPG Prajabatan.
Dokumen Apa yang Harus Disiapkan untuk Tahap Wawancara?
Peserta yang siap memasuki tahap wawancara perlu menyiapkan beberapa dokumen pendukung yang biasanya wajib ditunjukkan saat proses berlangsung.
Baca Juga: Puluhan Alat Berat Ilegal Ditemukan di Babel, Satgas PKH Ungkap Ada yang Dikubur 6 Meter
Dokumen tersebut meliputi KTP, ijazah, transkrip nilai, serta surat pernyataan keaslian dokumen.
Selain itu, peserta juga perlu menyiapkan perangkat pendukung seperti laptop dengan kamera berfungsi baik, jaringan internet stabil, serta ruangan yang tenang untuk memastikan sesi wawancara berjalan lancar.
Dalam beberapa kasus, peserta diminta mengunggah ulang beberapa dokumen ke sistem sebelum wawancara berlangsung.
Baca Juga: Update Info GTK SKTP Guru Tunggal Dirilis, Peluang Cairnya TPG TW 3 dan 4 Makin Terbuka
Mempersiapkan semua dokumen sejak awal dapat membantu peserta menghindari kendala teknis yang tidak perlu.
Seperti Apa Materi Penilaian dalam Wawancara PPG Calon Guru?
Tahap wawancara PPG Calon Guru menilai aspek yang tidak dapat diukur melalui tes tertulis.
Pewawancara biasanya memberikan pertanyaan tentang motivasi menjadi guru, pemahaman peran guru dalam Kurikulum Merdeka, strategi menghadapi siswa dengan karakter beragam, serta kemampuan refleksi diri.
Peserta juga dapat diminta memecahkan kasus nyata terkait etika profesi, perilaku siswa, atau situasi kelas.
Selain kemampuan berbicara, pewawancara juga melihat konsistensi sikap, komunikasi yang jelas, dan integritas.
Dengan kata lain, tahap wawancara membantu penyelenggara memastikan bahwa peserta tidak hanya pintar secara teori, tetapi juga siap menjadi pendidik yang profesional dan berkarakter.
Tips agar Lolos Tahap Wawancara
Menjelang tahap wawancara, peserta dianjurkan melakukan persiapan matang.
Salah satunya adalah mempelajari kembali konsep dasar pendidikan, memahami filosofi profesi guru, serta memperdalam pemahaman terhadap Kurikulum Merdeka.
Latihan menjawab pertanyaan secara lisan juga sangat membantu meningkatkan kepercayaan diri.
Selain itu, peserta perlu memperhatikan bahasa tubuh, menjaga kontak mata, dan menyampaikan jawaban dengan runtut.
Jangan lupa, pewawancara mencari peserta yang tulus dan memiliki motivasi kuat, bukan jawaban yang sempurna.
Gunakan kesempatan wawancara untuk menunjukkan komitmen menjadi guru yang profesional, kreatif, dan mampu beradaptasi dengan tantangan pendidikan masa kini.***




