POJOKSATU.id - Perguruan tinggi kembali ditegaskan sebagai pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menyampaikan bahwa kampus adalah ruang strategis yang melahirkan ide-ide segar untuk masa depan.

Menurut Stella, investasi terbesar yang tak pernah kehilangan produktivitas justru ada pada pengetahuan dan inovasi.

Baca Juga: Rumah Dinas Pejabat Sumut Kebanjiran, Gubernur, Kapolda, hingga Pangdam Tak Luput dari Genangan

“Investasi pada ide dan inovasi tidak pernah turun produktivitasnya. Semakin banyak orang memanfaatkannya, nilai tambahnya justru meningkat,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Selasa (25/11).

Ia juga mencontohkan bagaimana sejarah inovasi global lahir dari ruang akademik.

Salah satu yang paling fenomenal adalah algoritma pencarian Google, temuan yang bermula dari penelitian kampus dan kini menghasilkan nilai ekonomi triliunan dolar setiap tahun.

Baca Juga: SKTP 2026 Semakin Dekat Guru Diminta Merampungkan Dapodik Sebelum Akhir Januari

Nah, contoh seperti inilah yang menurut Stella menunjukkan betapa kuatnya ekosistem riset dalam menggerakkan ekonomi dunia.

Pemerintah Genjot Anggaran Riset
Stella memastikan pemerintah sedang memperkuat fondasi riset nasional agar kampus Indonesia makin kompetitif di tingkat internasional. Salah satunya melalui peningkatan besar-besaran pada anggaran riset.

“Presiden Prabowo telah meningkatkan dana riset hingga 218 persen untuk insentif finansial peneliti, demi competitiveness dan ide-ide baru,” kata Stella.

Baca Juga: PENTING! Tegas Kepala BPSDM! PPPK Paruh Waktu SAH Sebagai ASN Resmi! Stop Perdebatan, Jangan Terjebak Istilah!

Langkah ini diharapkan mampu membuka lebih banyak ruang kolaborasi, mempercepat temuan akademik, hingga memantik lahirnya inovasi yang memiliki daya saing global.

Lho, besarnya lonjakan anggaran ini menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar ingin kampus melaju lebih agresif dalam riset.

Dorongan bagi Mahasiswa
Stella juga menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi berkelanjutan hanya akan tercapai ketika perguruan tinggi rutin menghasilkan riset yang berkualitas.

Baca Juga: Rumah Dinasnya Terendam, Bobby Nasution Tetapkan Sumut Tanggap Darurat Bencana Hingga 10 Desember

Karena itu, ia mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan masa kuliah secara optimal, mulai dari memahami teori ekonomi hingga mengembangkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Inovasi, pengetahuan, dan sumber daya manusia yang terlatih adalah kunci untuk menghindari stagnasi ekonomi. Riset perguruan tinggi harus menghasilkan ide baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tegasnya. ***