POJOKSATU.id - PPG Guru Tertentu memasuki Tahap 5 dengan jadwal konfirmasi kesediaan yang sudah resmi dibuka di SIMPKB.
Tahap ini menjadi pintu awal bagi peserta untuk melanjutkan proses menuju pembelajaran dan pendampingan akademik berikutnya.
Konfirmasi hanya dibuka sampai 28 November sehingga pengecekan akun SIMPKB menjadi hal yang sangat penting dilakukan sesegera mungkin.
Baca Juga: UKPPPG Dianggap Sadis! Peserta Banyak Tersingkir Karena Tidak Tahu Alur Pembelajaran
Tahap Konfirmasi Kesediaan Sudah Dibuka
Pemanggilan peserta PPG Guru Tertentu Tahap 5 telah diumumkan melalui SIMPKB.
Para guru yang masuk daftar pemanggilan harus melakukan verifikasi dengan membuka akun masing-masing.
Konfirmasi kesediaan menjadi syarat utama agar peserta bisa melanjutkan proses ke tahapan berikutnya.
Jadwal konfirmasi hanya berlangsung sampai 28 November.
Baca Juga: Iuran BPJS Ditahan, Mutu Layanan Terancam? Beban Klaim Melonjak dan Keluhan Meningkat
Setelah tanggal tersebut, sistem tidak lagi menerima pengisian kesediaan.
Guru yang tidak melakukan konfirmasi akan dinyatakan tidak melanjutkan ke tahap selanjutnya.
Pihak sekolah, pengawas, dan komunitas guru diharapkan ikut membantu menyebarkan informasi ini.
Penyampaian informasi secara cepat dan akurat menjadi penting mengingat batas waktu yang terbilang singkat.
Tahap konfirmasi ini menjadi filter awal untuk menentukan peserta yang benar-benar siap mengikuti rangkaian pembelajaran.
Baca Juga: Warning! Banyak Video Praktik Mengajar UKPPPG Ditolak Karena Pencahayaan Buruk
Sistem memastikan hanya peserta aktif yang melanjutkan proses sehingga tidak mengganggu alur perkuliahan dan pendampingan LPTK nanti.
Tahap 5 Berbeda dengan Periode Sebelumnya
PPG Guru Tertentu di Tahap 5 hadir dengan mekanisme yang berbeda dari tahap-tahap sebelumnya.
Perubahan ini dilakukan untuk memperkuat kesiapan peserta sebelum memasuki bimbingan langsung dari LPTK.
Pada tahap ini, peserta diwajibkan menjalani pembelajaran mandiri terlebih dahulu.
Pembelajaran mandiri dilakukan melalui platform SIMPKB dan harus diselesaikan paling lambat 30 November.
Baca Juga: Iuran BPJS Tak Naik hingga Pertengahan 2026, Pemerintah Suntik Dana Rp 20 Triliun
Materi yang disajikan berisi penguatan kompetensi profesional dan pedagogik untuk memastikan peserta siap melanjutkan ke pendampingan lanjutan.
Durasi pembelajaran mandiri cukup singkat sehingga peserta harus bergerak cepat.
Setiap modul yang disediakan menjadi fondasi awal sebelum masuk ke program pendalaman di LPTK.
Tahap ini disusun agar peserta tidak datang dalam keadaan kosong ketika mengikuti perkuliahan tatap maya maupun bimbingan akademik.
Kewajiban pembelajaran mandiri menjadi langkah awal untuk membangun keseragaman kompetensi.
Baca Juga: Kebakaran Maut Hong Kong Tewaskan 2 WNI, Apartemen Terbakar, PMI Jadi Korban
Peserta dari berbagai daerah dengan latar belakang mengajar berbeda akan mendapatkan dasar pengetahuan yang sama.
Mekanisme ini sekaligus mempersingkat waktu adaptasi saat masuk ke tahap perkuliahan.
Setelah Konfirmasi, Peserta Lapor Diri ke LPTK
Peserta yang telah melakukan konfirmasi kesediaan harus segera mengikuti instruksi lanjutan untuk lapor diri ke LPTK.
Lapor diri memastikan peserta tercatat dalam sistem perguruan tinggi penyelenggara.
Tahap ini biasanya mencakup verifikasi identitas dan penyerahan berkas sesuai ketentuan masing–masing LPTK.
Pihak LPTK akan memberikan petunjuk teknis terkait mekanisme lapor diri.
Baca Juga: Purbaya Meledak, Bea Cukai Dikasih Waktu 1 Tahun, Kalau Gagal Siap-Siap Dibekukan!
Penjadwalan, tautan informasi, dan format pengunggahan dokumen ditentukan oleh kampus penyelenggara masing-masing.
Peserta perlu mengikuti alur yang diberikan agar tidak terjadi kesalahan administrasi.
Setelah lapor diri, peserta akan mulai mendapatkan akses bimbingan langsung dari LPTK.
Pendampingan ini mencakup penguatan materi, asistensi akademik, hingga persiapan memasuki perkuliahan inti.
Bimbingan diberikan sebagai langkah awal membangun kesiapan mental dan akademik sebelum memasuki praktik pembelajaran yang lebih kompleks.
Baca Juga: Regulasi Transportasi Online Dibahas Kemnaker, Penolakan Driver Menguat di Banyak Kota
Pembelajaran Mandiri Wajib Selesai sebelum 30 November
Selain konfirmasi kesediaan, penyelesaian pembelajaran mandiri menjadi syarat penting yang tidak boleh diabaikan.
Batas waktu penyelesaian ditetapkan sampai 30 November.
Keterlambatan dalam menyelesaikan pembelajaran bisa memengaruhi status peserta pada tahap berikutnya.
Pembelajaran mandiri di SIMPKB berisi modul yang harus dipelajari sesuai alur.
Setiap modul memiliki indikator pencapaian yang harus diselesaikan.
Beberapa materi memuat latihan soal, penguatan kompetensi, dan refleksi pembelajaran.
Tahap ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk mempersiapkan diri sebelum masuk ke bimbingan intensif LPTK.
Baca Juga: PKH dan BPNT Cair November 2025, Ini Jadwal Lengkap Penyaluran Tahap Akhir Tahun
Semakin baik persiapan peserta, semakin mudah mengikuti alur program PPG di tahap-tahap berikutnya.
Pembelajaran mandiri sekaligus menjadi bagian dari proses seleksi berkelanjutan untuk memastikan kesiapan setiap peserta.
Imbauan bagi Peserta Tahap 5
Situasi di lapangan menunjukkan bahwa tidak semua guru rutin mengecek SIMPKB.
Karena itu, penyebaran informasi menjadi kunci agar peserta tidak ketinggalan jadwal.
Komunitas guru didorong untuk saling mengingatkan agar seluruh peserta Tahap 5 melakukan pengecekan akun.
Pemenuhan seluruh ketentuan administrasi akan mengefektifkan proses pendampingan oleh LPTK.
Baca Juga: PKH dan BPNT Cair November 2025, Ini Jadwal Lengkap Penyaluran Tahap Akhir Tahun
Tahap 5 merupakan momentum penting bagi guru yang ingin meningkatkan kompetensi dan memperoleh pengakuan profesional melalui PPG Guru Tertentu.
Kesiapan peserta akan menentukan kelancaran proses pembelajaran hingga akhir program. ***




