POJOKSATU.id — Institut für Auslandsbeziehungen (IFA) di Jerman kembali membuka pendaftaran CrossCultural Programme (CCP) Fellowship bagi para profesional dan relawan dari 40 negara, termasuk Indonesia.
Pendaftaran berlangsung hingga 10 Desember 2025, memberikan kesempatan bagi peserta dari berbagai bidang untuk mengikuti program pertukaran selama 2–3 bulan di Jerman.
Melalui program ini, para fellow berkesempatan meningkatkan keterampilan, membangun koneksi baru, dan memahami kerja lintas budaya secara langsung bersama organisasi mitra di Jerman.
Baca Juga: 2026 Jadi Tahun Penting! Ada Peluang Besar Kenaikan Tunjangan Sertifikasi Guru
Program yang didukung pendanaannya oleh German Federal Foreign Office ini menyediakan berbagai fasilitas, seperti:
- Tunjangan bulanan 650 euro (sekitar Rp12,5 juta)
- Tiket pesawat pulang-pergi
- Akomodasi selama masa fellowship
- Tiket transportasi publik bulanan
- Asuransi kesehatan
- Penggantian biaya pembuatan visa
Perlu diketahui, program ini tidak menyediakan dukungan biaya untuk anggota keluarga, seperti pasangan atau anak.
Selain pendanaan tersebut, peserta CCP Fellowship juga akan memperoleh sejumlah manfaat tambahan, antara lain:
- Bekerja sama dengan organisasi tuan rumah dalam jaringan CCP
- Pendampingan dan mentoring selama program
- Akses pengembangan kapasitas melalui kegiatan daring maupun luring
- Lokakarya lintas budaya selama 3–4 hari
- Kesempatan membangun jejaring dengan peserta dan alumni internasional
Calon pendaftar wajib memenuhi sejumlah persyaratan berikut:
- Berusia minimal 23 tahun
- Memiliki pengalaman profesional atau kegiatan sukarela sedikitnya 2 tahun di organisasi masyarakat sipil
- Mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan
- Sehat dan siap tinggal di luar negeri untuk periode tertentu
- Tidak sedang menempuh pendidikan sebagai pelajar aktif
Beberapa kriteria yang menjadi nilai tambah meliputi:
- Memiliki komitmen sosial jangka panjang
- Sudah atau sedang menjalin kerja sama dengan organisasi di Jerman
- Memiliki kemampuan bahasa tambahan, terutama bahasa Jerman
Program ini turut memprioritaskan peserta yang berkecimpung di sektor kebijakan dan masyarakat, termasuk mereka yang bergerak di bidang media serta kebudayaan.
Baca Juga: BREAKING! Skema Baru TPG 2026 Berbasis Kinerja, Ada Peluang Kenaikan Lebih Tinggi
Pelamar yang fokus pada isu hak asasi manusia dan penguatan nilai-nilai budaya juga menjadi perhatian utama.
Bidang pembangunan berkelanjutan dan keadilan iklim masuk dalam daftar prioritas karena relevansinya dengan agenda global.
Program ini juga memberi penekanan khusus pada bidang budaya mengingat sejarah serta ketahanan demokrasi.
Berikut jadwal pelaksanaan program:
- Pendaftaran: hingga 10 Desember 2025
- Seleksi pendaftar: Januari–April 2026
- Pengenalan dan penugasan dengan organisasi tuan rumah: mulai April 2026
- Pelaksanaan fellowship: Mei–November 2026 (durasi 2–3 bulan)
Informasi lengkap mengenai proses pendaftaran, panduan, dan syarat tambahan dapat diakses melalui situs resmi IFA di ifa.de.***




