POJOKSATU.id - Demi menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa madrasah, Kemenag mengambil langkah digital strategis melalui pelatihan daring masif di platform MOOC Pintar.
Mastuki selaku kepala Pusbangkom SD-PK Kemenag menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan upaya vital demi menjamin perbaikan gizi dan promosi gaya hidup sehat bagi tumbuh kembang siswa.
"Program ini sangat penting karena gizi adalah fondasi utama bagi kecerdasan dan kesehatan anak-anak. Program ini juga menjadi bentuk kerja sama strategis dengan Pusbangkom SDM-PK sebagai lembaga otoritatif dalam penguatan kompetensi SDM Kemenag," ujarnya, Minggu 23 November 2025.
Pemanfaatan teknologi melalui MOOC Pintar dinilai menjadi kunci pemerataan kualitas karena jangkauannya yang luas mampu mengatasi kendala askes pelatihan.
"Integrasi edukasi gizi ke dalam kurikulum harus menjadi kebiasaan, bukan sekedar kegiatan seremonial. Melalui platform MOOC Pintar, sebaran materi dapat menjangkau lebih luas dan lebih cepat dipahami oleh seluruh insan madrasah di Indonesia," tegas Matsuki.
Senada dengan itu, Direktur KSKK Madrasah Kemenag RI, Nyayu Khodijah, menilai penggunaan platform digital sangat efektif untuk mempercepat pemahaman kebijakan secara masif.
Baca Juga: Mengguncang! Alvaro Kiano Ditemukan Tak Bernyawa, Pelakunya Ayah Sambung Sendiri
Menurutnya, kolaborasi teknis dengan Pusbangkom SDM-PK ini menjamin pelaksanaan MBG di lapangan menjadi lebih terstandar, terarah, dan mudah diaplikasi.
"Kerja sama kami dengan Pusbangkom SDM menjadi penguatan yang sangat strategis. Melalui MOOC Pintar, materi kebijakan dan edukasi gizi bisa menjangkau lebih banyak madrasah dengan cara yang lebih cepat, praktis, dan merata di seluruh Indonesia," ujar Nyayu.
Pendaftaran pelatihan yang mencakup materi implementasi kebijakan, peningkatan edukasi, serta strategi integrasi gizi ini telah dibuka secara eksklusif di laman pintar.kemenag.go.id pada 23-25 November 2025.***




