POJOKSATU.ID - Menjelang November dan Desember 2025, ribuan guru mulai menanti pencairan TPG triwulan empat dan tambahan TPG 100 persen.

Banyak guru membahas jadwal pencairan tunjangan. Percakapan mereka muncul di berbagai grup WhatsApp dan Telegram.

Guru membicarakan pola pencairan tahun sebelumnya sebagai acuan. Pada 2024, pencairan terjadi pada akhir Desember setelah proses verifikasi selesai.

Seorang guru dari Sumatera Selatan mengatakan, "Kami berharap pencairan tahun ini tidak terlambat." Ungkapan itu menggambarkan harapan umum banyak guru.

Baca Juga: Guru Agama Belum Terima THR dan Gaji 13 Sejak 2023, Begini Penjelasan Kemenag

Guru mulai menyiapkan dokumen administratif untuk menghindari hambatan. Mereka memastikan data jam mengajar sesuai aturan sertifikasi.

Dua Tunjangan yang Ditunggu Guru

Pada akhir 2025, guru menunggu dua jenis pencairan. Tunjangan itu adalah TPG triwulan empat dan tambahan TPG 100 persen.

Tambahan TPG 100 persen diberikan untuk guru ASN yang tidak menerima TPP APBD. Tambahan ini setara dua bulan gaji pokok berdasarkan ketentuan THR dan gaji tiga belas.

Pada 2024, seorang guru menerima sekitar Rp6,5 juta. Dana itu berasal dari dua bulan gaji pokok sebagai tambahan TPG akhir tahun.

Baca Juga: Deadline Malam Ini! 87.632 Lowongan Magang Nasional 2025 Batch 2 Siap Diperebutkan

Pencairan kedua adalah TPG triwulan empat. Guru non ASN menerima sekitar Rp5,7 juta setelah potongan pajak.

Guru ASN menerima jumlah sesuai gaji pokok masing-masing. Contoh pencairan triwulan tiga pada 2025 mencapai sekitar Rp9,3 juta.

Guru memperkirakan total penerimaan akhir tahun dapat mencapai Rp15 juta. Perkiraan ini membuat banyak guru menunggu informasi resmi lebih cepat.

Percakapan Ramai di Grup Guru

Di banyak daerah, grup guru mulai dipenuhi pertanyaan tentang pencairan. Guru membandingkan informasi dari berbagai wilayah untuk mencari kepastian.

Seorang guru menulis, "Kami hanya ingin tahu tanggal pastinya." Pesan ini sering muncul ketika jadwal resmi belum diumumkan.

Guru lain menyampaikan kekhawatiran soal kemungkinan penundaan. Ia mengatakan, "Tahun lalu cair tanggal 27 Desember, semoga tahun ini lebih cepat."

Baca Juga: Info Buat Guru Sertifikasi, Masih Ada 2 Kali Pencairan ke Rekening Guru pada November dan Desember 2025

Percakapan berkembang menjadi diskusi biaya keluarga menjelang akhir tahun. Banyak guru berharap pencairan datang sebelum libur panjang.

Berharap Transparansi

Guru meminta pemerintah daerah memberi update berkala mengenai status anggaran. Transparansi dianggap penting untuk mencegah kesimpangsiuran informasi.

Dalam hal ini mereka berharap dinas pendidikan menjaga kejelasan komunikasi. Mereka menilai informasi resmi dapat mengurangi kekhawatiran di kalangan pendidik.

Para pendidik ini menginginkan proses verifikasi dilakukan lebih cepat. Verifikasi data sering menjadi penyebab keterlambatan dalam pencairan TPG.

Baca Juga: UNPAM Tempel Ketat Telkom University di SINTA 2025, Skornya Meroket ke Lima Besar

Mereka berharap pemerintah pusat dan daerah sinkron dalam penyaluran dana. Sinkronisasi data diperlukan agar jadwal pencairan tidak bergeser.

Tren Pencairan Berdasarkan Tahun Sebelumnya

Pada 2024, pencairan TPG dan tambahan TPG dilakukan mendekati akhir Desember. Pola tersebut menjadi dasar prediksi guru untuk tahun 2025.

Pada tahun sebelumnya, pencairan tetap berjalan meski mengalami keterlambatan ringan. Guru bersyukur dana tetap tersalurkan meski mendekati akhir bulan.

Beberapa daerah juga mengalami perbedaan jadwal pencairan. Perbedaan tersebut berasal dari kesiapan anggaran dan proses administrasi lokal.

Guru berharap perbedaan jadwal tidak terjadi pada 2025. Mereka meminta pemerintah menyamakan waktu pencairan untuk semua daerah.

Dampak Pencairan

Tunjangan akhir tahun menjadi sumber penting bagi banyak guru. Banyak guru menggunakan dana itu untuk kebutuhan pendidikan anak.

Baca Juga: Daftar Lengkap Peraih Emas OMI Nasional 2025, Siswa Madrasah Berkilau di Panggung Sains

Sebagian guru juga memanfaatkan dana untuk kebutuhan rumah tangga. Mereka menunda pembelian tertentu sambil menunggu pencairan tunjangan.

Seorang guru mengatakan, "Kami menunggu tunjangan untuk biaya sekolah anak." Pernyataan itu mencerminkan kebutuhan keluarga yang meningkat.

Guru berharap pencairan datang sebelum pergantian tahun. Mereka ingin menyusun anggaran keluarga tanpa ketidakpastian.

Hingga kini, pemerintah daerah belum merilis tanggal resmi pencairan. Penetapan tanggal biasanya muncul setelah finalisasi anggaran triwulan terakhir.

Guru diminta memantau informasi dari kanal resmi pemerintah daerah. Informasi resmi akan disampaikan setelah proses administrasi selesai.

Artikel ini akan diperbarui setelah jadwal pencairan diterbitkan pemerintah daerah.***