POJOKSATU.id - Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan jadi tahap penting bagi calon pendidik untuk memperoleh sertifikat profesi dan diakui secara profesional.
Salah satu ujian kuncinya adalah tes substansi, yang mengukur kompetensi akademik, pedagogik, profesional, sosial, kepribadian, dan wawasan kebangsaan.
Tes ini bukan sekadar ujian teori, tapi juga menjadi cerminan kesiapan calon guru dalam menerapkan nilai-nilai pendidikan abad ke-21.
Karena itu, pemahaman terhadap kisi-kisi dan karakteristik soal sangat dibutuhkan agar bisa mempersiapkan diri secara optimal.
Nah, berikut ini kisi-kisi lengkap dan contoh soal Tes Substantif PPG Prajabatan 2025 beserta pembahasan logis di balik setiap jawaban.
Kisi-Kisi Tes Substantif PPG Prajabatan 2025
1. Kompetensi Pedagogik
-
Perencanaan pembelajaran (RPP, tujuan belajar, strategi mengajar).
-
Penilaian belajar dan evaluasi hasil.
-
Pengelolaan kelas serta diferensiasi pembelajaran.
2. Kompetensi Profesional
-
Penguasaan bidang studi sesuai jurusan.
-
Integrasi ilmu dengan kehidupan nyata.
-
Pemanfaatan media dan teknologi pembelajaran.
3. Kompetensi Sosial
-
Komunikasi efektif.
-
Kerja sama dan etika profesional di lingkungan sekolah.
4. Kompetensi Kepribadian
-
Integritas dan keteladanan.
-
Refleksi diri dan tanggung jawab moral.
5. Wawasan Kebangsaan dan Karakter Pancasila
-
Nilai kebinekaan, toleransi, dan bela negara.
-
Moderasi beragama dan implementasi nilai Pancasila.
Contoh Soal dan Pembahasan Tes Substantif PPG Prajabatan 2025
Soal 1
Guru menemukan sebagian besar siswa memahami teori ekosistem tapi kesulitan menjelaskan keterkaitan antara komponen biotik dan abiotik.
Ia berencana menerapkan pembelajaran berbasis proyek.
Langkah awal paling penting agar pembelajaran ini efektif adalah:
A. Menjelaskan kembali teori ekosistem secara rinci sebelum proyek dimulai.
B. Membagi siswa ke dalam kelompok dan menentukan peran masing-masing anggota.
C. Mengidentifikasi masalah kontekstual yang relevan dengan kehidupan siswa.
D. Menyiapkan rubrik penilaian hasil proyek sejak awal kegiatan.
E. Memberikan contoh laporan proyek agar siswa memiliki acuan.
Jawaban: C
Pembahasan: Langkah awal PjBL adalah menemukan masalah autentik agar siswa dapat mengaitkan teori dengan kehidupan nyata. Ini menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
Baca Juga: Tips Lolos Tes Substantif PPG Calon Guru 2025, 7 Hal Ini Wajib Diterapkan
Soal 2
Guru meminta siswa mengumpulkan data tentang kebiasaan penggunaan gawai, lalu menganalisisnya dan membuat rekomendasi. Pendekatan ini paling mencerminkan prinsip:
A. Pembelajaran tematik berbasis lingkungan
B. Kontekstual dan reflektif berbasis masalah sosial
C. Deduktif-eksperiensial berbasis teori matematika
D. Drill and practice untuk mengasah keterampilan numerik
E. Pembelajaran tradisional berbasis penjelasan guru
Jawaban: B
Pembahasan: Kegiatan ini mengaitkan konsep dengan fenomena sosial nyata, sesuai prinsip Contextual Teaching and Learning (CTL).
Soal 3
Dalam diskusi kelompok, seorang siswa mendominasi pembicaraan. Guru ingin menumbuhkan komunikasi yang seimbang. Strategi terbaik adalah:
A. Memberi teguran langsung di depan kelas.
B. Memberikan tugas individu agar setiap siswa menunjukkan pendapat sendiri.
C. Mengatur peran dalam kelompok, misalnya moderator, pencatat, dan penyaji.
D. Mengurangi waktu diskusi agar kegiatan lebih fokus.
E. Membiarkan kondisi tersebut agar siswa menyesuaikan diri.
Jawaban: C
Pembahasan: Penetapan peran mendorong keterlibatan seluruh siswa dan menciptakan komunikasi dua arah yang sehat.
Soal 4
Guru sering terlambat mengajar dan melihat siswanya juga sering datang terlambat. Langkah pertama paling tepat adalah:
A. Memberikan sanksi tegas kepada siswa.
B. Mengubah jadwal masuk kelas.
C. Melakukan refleksi diri dan memperbaiki kedisiplinan sebagai teladan.
D. Menugaskan ketua kelas untuk mengawasi keterlambatan.
E. Mengadakan rapat dengan orang tua siswa.
Jawaban: C
Pembahasan: Keteladanan lebih efektif dari hukuman. Guru perlu memperbaiki diri lebih dulu agar dapat mendidik melalui contoh nyata.
Soal 5
Dalam pembelajaran IPS tentang isu intoleransi, guru mengajak siswa melakukan kegiatan lintas budaya. Tindakan ini mencerminkan nilai Pancasila sila ke:
A. Pertama – Ketuhanan Yang Maha Esa
B. Kedua – Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
C. Ketiga – Persatuan Indonesia
D. Keempat – Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan
E. Kelima – Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Jawaban: C
Pembahasan: Guru menumbuhkan semangat persatuan dan menghargai perbedaan, sesuai sila ke-3 Pancasila.
Soal 6
Dalam kelas dengan kemampuan beragam, guru Bahasa Indonesia ingin melatih keterampilan menulis. Strategi paling tepat adalah:
A. Memberikan tugas sama untuk semua siswa.
B. Membagi kelompok berdasarkan tingkat kemampuan dan memberi tugas berbeda.
C. Memilih satu siswa berprestasi untuk membantu teman-temannya.
D. Memberikan waktu tambahan bagi siswa yang kesulitan.
E. Mengarahkan semua siswa mencari contoh teks eksposisi di internet.
Baca Juga: SIAPKAN DIRI, Berikut Latihan Tes Numerasi pada Tes Substantif PPG Calon Guru 2025!
Jawaban: B
Pembahasan: Pembelajaran berdiferensiasi memungkinkan setiap siswa belajar sesuai kemampuan dan kesiapan belajarnya.
Soal 7
Guru IPA menggunakan aplikasi simulasi 3D untuk menjelaskan sistem pernapasan manusia. Keunggulan utama media ini adalah:
A. Menghemat waktu guru dalam menjelaskan teori.
B. Menggantikan praktik laboratorium.
C. Meningkatkan keterlibatan siswa secara visual dan interaktif.
D. Menjadikan pembelajaran lebih mudah dinilai.
E. Mengurangi kebutuhan membaca buku teks.
Jawaban: C
Pembahasan: Teknologi digital memperkaya pengalaman belajar dengan visualisasi interaktif tanpa menggantikan praktik nyata.
Soal 8
Guru menilai proyek lingkungan dan menyadari penilaiannya terlalu fokus pada hasil. Langkah perbaikan terbaik:
A. Mengganti proyek dengan ujian tertulis.
B. Menambahkan kriteria proses kerja dan kolaborasi dalam rubrik penilaian.
C. Memberikan nilai rata-rata dari kreativitas dan ketelitian.
D. Memberikan waktu tambahan revisi.
E. Mengurangi jumlah indikator penilaian.
Jawaban: B
Pembahasan: Penilaian autentik menilai proses sekaligus hasil untuk menggambarkan kemampuan belajar yang sesungguhnya.
Soal 9
Guru IPS meminta siswa menganalisis data statistik kemiskinan dan menulis laporan naratif. Pendekatan ini mencerminkan integrasi antara:
A. Literasi digital dan literasi finansial
B. Literasi sains dan literasi lingkungan
C. Literasi membaca dan numerasi kontekstual
D. Literasi budaya dan numerasi simbolik
E. Literasi kebangsaan dan literasi data
Jawaban: C
Pembahasan: Kegiatan ini menggabungkan kemampuan membaca data (literasi membaca) dan menganalisis angka (numerasi kontekstual).
Soal 10
Dalam pembelajaran daring, siswa menulis komentar negatif di grup diskusi. Guru mengajak kelas berdiskusi tentang etika digital.
Nilai karakter yang diterapkan adalah:
A. Bernalar kritis dan mandiri
B. Gotong royong dan integritas
C. Toleransi dan kebinekaan global
D. Integritas dan tanggung jawab sosial
E. Nasionalisme dan kemandirian digital
Baca Juga: Tak Semua Jurusan Bisa Daftar, Intip Linearitas Jurusan Di PPG Calon Guru 2025
Jawaban: D
Pembahasan: Guru menanamkan kesadaran moral dan tanggung jawab sosial dalam penggunaan media digital.
Soal 11
Guru Fisika meminta siswa merancang alat pengukur gaya gesek sederhana. Tujuan utama strategi ini adalah:
A. Menilai kemampuan menggunakan alat ukur.
B. Membantu siswa memahami konsep melalui penerapan nyata.
C. Memberikan pengalaman eksperimen yang menyenangkan.
D. Mengukur kreativitas siswa dalam membuat alat.
E. Menyiapkan siswa menghadapi ujian praktik.
Jawaban: B
Pembahasan: Pembelajaran berbasis masalah membantu siswa memahami teori lewat penerapan langsung (learning by doing).
Soal 12
Guru Biologi dan Geografi berkolaborasi dalam proyek “Perubahan Iklim dan Dampaknya terhadap Keanekaragaman Hayati.” Tujuannya adalah:
A. Meningkatkan nilai dua mata pelajaran sekaligus.
B. Mendorong siswa menghafal lebih banyak konsep.
C. Menumbuhkan kemampuan berpikir sistemik dan keterkaitan antarilmu.
D. Mengurangi beban guru dengan berbagi tugas.
E. Mengintegrasikan dua kurikulum dalam satu kegiatan.
Jawaban: C
Pembahasan: Kolaborasi lintas disiplin membentuk cara berpikir sistemik dan kritis dalam menghadapi isu kompleks.
Soal 13
Guru berbeda pendapat dengan kepala sekolah tentang pembelajaran digital. Sikap komunikatif terbaik adalah:
A. Menyampaikan pendapat tanpa mempertimbangkan perasaan orang lain.
B. Mengirim pesan pribadi setelah rapat.
C. Menyampaikan pendapat dengan argumentasi data sambil menghargai pimpinan.
D. Menyatakan setuju demi menjaga hubungan baik.
E. Diam agar tidak memicu konflik.
Jawaban: C
Pembahasan: Komunikasi profesional menuntut keberanian menyampaikan pendapat dengan etika dan dasar rasional.
Soal 14
Guru diminta menaikkan nilai siswa dengan imbalan tertentu dan menolak dengan tegas. Sikap ini mencerminkan:
A. Kemandirian dan tanggung jawab
B. Integritas dan kejujuran profesional
C. Empati dan kepedulian sosial
D. Kedisiplinan dan konsistensi kerja
E. Fleksibilitas dan penyesuaian diri
Jawaban: B
Pembahasan: Integritas dan kejujuran adalah fondasi utama profesionalisme guru.
Soal 15
Dalam diskusi keagamaan, muncul perbedaan tajam. Guru mendorong dialog terbuka berbasis toleransi. Langkah ini mencerminkan:
A. Menghindari topik sensitif
B. Menyamakan semua ajaran agama
C. Memfasilitasi dialog terbuka berbasis empati
D. Menegur siswa yang terlalu vokal
E. Mengalihkan ke topik lain
Jawaban: C
Pembahasan: Dialog terbuka menumbuhkan sikap moderat, menghargai perbedaan, dan memperkuat nilai Pancasila sila ke-2 dan ke-3.
Soal 16
Guru menyadari metode ceramah membuat siswa pasif, lalu mencoba Think-Pair-Share. Ini menunjukkan kemampuan:
A. Melaksanakan pembelajaran saintifik
B. Melakukan refleksi pembelajaran
C. Menerapkan pembelajaran berbasis proyek
D. Melakukan asesmen diagnostik
E. Mengembangkan media interaktif
Jawaban: B
Pembahasan: Refleksi membantu guru mengevaluasi metode dan meningkatkan kualitas pengajaran.
Soal 17
Guru Kimia menantang siswa mencari solusi mengurangi plastik berbasis bahan biodegradable. Pendekatan ini mencerminkan:
A. Project Based Learning
B. Discovery Learning
C. Inquiry-Based Learning
D. Ekspositori
E. Tematik integratif
Jawaban: C
Pembahasan: Model inkuiri ilmiah menekankan eksplorasi dan penemuan solusi melalui proses ilmiah.
Soal 18
Dalam komunitas belajar guru, seorang guru berbagi strategi literasi yang berhasil. Perilaku ini mencerminkan:
A. Upaya meningkatkan profesionalisme individu
B. Kolaborasi profesional dan budaya belajar bersama
C. Promosi pribadi sebagai guru berprestasi
D. Pembelajaran individual reflektif
E. Upaya mencari dukungan moral
Jawaban: B
Pembahasan: Komunitas belajar guru memperkuat kolaborasi dan budaya berbagi praktik baik antarpendidik.
Soal 19
Guru baru merasa kurang percaya diri, tapi terus belajar lewat pelatihan dan masukan senior. Sikap ini mencerminkan:
A. Disiplin administratif
B. Kemandirian profesional dan pengembangan diri
C. Ketergantungan pada pengalaman guru lain
D. Orientasi terhadap penilaian kinerja
E. Menghindari kesalahan dengan pola lama
Jawaban: B
Pembahasan: Semangat belajar sepanjang hayat (lifelong learning) menunjukkan profesionalisme sejati guru.
Soal 20
Guru PPKn mengajak siswa membuat proyek “Sekolah Ramah Lingkungan”. Nilai Pancasila yang tercermin adalah:
A. Ketuhanan Yang Maha Esa
B. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
C. Persatuan Indonesia
D. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan
E. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Jawaban: E
Pembahasan: Gerakan peduli lingkungan mencerminkan keadilan sosial dan tanggung jawab terhadap kesejahteraan bersama.
Tes substantif PPG bukan hanya tentang hafalan, tapi tentang refleksi dan kemampuan menerapkan nilai pendidikan dalam konteks nyata.
Dengan memahami pola soal dan pembahasan di atas, kamu bisa menyiapkan diri dengan lebih matang dan percaya diri menghadapi seleksi. ***




