POJOKSATU.id - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus menunjukkan komitmennya sebagai kampus inovatif yang berdampak bagi masyarakat.
Dalam rangkaian perayaan Dies Natalis ke-65, ITS resmi membuka pameran Tennovex 2025, Kamis (6/11) sore, di Atrium Grand City Mall Surabaya.
Pameran yang digelar hingga Sabtu (8/11) ini menampilkan beragam hasil riset dan inovasi dari sivitas akademika ITS.
Baca Juga: Ledakan di SMAN 72 Jakarta Siswa dan Sekolah Butuh Pemulihan Psikologis segera
Melalui ajang ini, ITS ingin memperkuat kolaborasi lintas sektor agar karya akademik tidak berhenti di laboratorium, melainkan sampai pada kemanfaatan nyata di masyarakat.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak turut memberikan apresiasi melalui tayangan video pembukaan.
Ia menilai Tennovex menjadi wadah strategis bagi peneliti, akademisi, dan mahasiswa untuk memperkenalkan inovasinya.
“Kegiatan ini juga dapat membuka peluang kolaborasi untuk turut mendukung kemajuan Indonesia,” ujarnya.
Ajang Kolaborasi Kampus dan Industri
Wakil Rektor IV ITS Prof Agus Muhamad Hatta menjelaskan bahwa gelaran Tennovex ke-4 ini membawa tema Inovasi Berdampak untuk Kemaslahatan Bangsa.
Menurutnya, ITS berkomitmen untuk menjadi entrepreneurial university yang mampu menciptakan solusi nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: P3K Bisa Jadi PNS? Begini Syarat, Aturan, dan Harapan Terbarunya
“Dalam memperkuat kebermanfaatan, tentunya perlu ada kemitraan baik dari industri maupun pemerintah,” tegas Hatta.
Komitmen itu diwujudkan lewat penandatanganan MoU dan PKS antara ITS dengan Indosat dan PT JSG Internasional.
Selain itu, dua perguruan tinggi negeri, Unesa dan UPN Veteran Jawa Timur, ikut meramaikan lewat booth pameran yang menampilkan karya inovasi mereka.
Baca Juga: Kesenjangan Pencairan PKH Tahap 4, Mengapa Pulau Jawa Cepat Sedangkan Daerah 3T Tertinggal?
RAISA Humanoid hingga WasteTrack
Salah satu momen menarik dari Tennovex 2025 adalah peluncuran beberapa inovasi terbaru karya ITS, antara lain RAISA Humanoid, Robot Edukasi AI, dan WasteTrack.
RAISA Humanoid tampil sebagai robot cerdas dengan kemampuan interaksi manusiawi yang dikembangkan untuk mendukung pendidikan dan layanan publik.
Tak hanya itu, beberapa penghargaan juga diberikan, seperti Desain Low-Cost GNSS SMART GEO-PD ITS sebagai Paten Berdampak, 3DExpert sebagai Startup Terproduktif, dan SMART GEO PD sebagai Produk Inovasi Terhilirisasi.
Baca Juga: Menghadapi Dunia dengan Logika: Mengapa Numerasi penting untuk Semua Profesi
Pameran 66 Booth dan Arah ke SDGs
Tennovex 2025 menghadirkan 66 booth dari berbagai klaster inovasi, mulai dari maritim, TIK-robotika, otomotif, kreatif, hingga alat kesehatan dan produk konsumsi.
Semua karya tersebut merupakan hasil hilirisasi dari Science Technopark (STP) ITS, yang terus mendorong komersialisasi riset kampus.
Prof Hatta berharap Tennovex bisa menjadi agenda berkelanjutan yang tidak hanya memamerkan karya, tapi juga memperkuat kontribusi ITS dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dan poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Di akhir acara, semangat kolaborasi dan inovasi begitu terasa.
Tennovex bukan sekadar ajang pameran, tapi cermin dari mimpi ITS untuk melangkah lebih jauh, menjadikan teknologi sebagai jembatan menuju kemaslahatan bangsa. ***




