PojokSatu.id - Menjelang pendaftaran CPNS 2026, sejumlah situs dan akun media sosial mulai ramai menjual e-Materai 'instan' dengan harga miring.

Padahal, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menegaskan bahwa pembelian meterai elektronik hanya boleh dilakukan melalui kanal resmi Perum Peruri.

Fenomena ini memicu kekhawatiran karena banyak calon pelamar CPNS yang tidak tahu bahwa e-Materai palsu tidak memiliki kekuatan hukum dan bisa menggugurkan berkas lamaran mereka.

Baca Juga: Audiensi DPP PUI dengan Waketum KADIN Azis Syamsuddin, Dukung Penguatan UMKM dan Pengusaha Daerah


Ramai Penjual e-Materai Palsu di Internet

Sejak awal November 2025, media sosial dipenuhi promosi e-Materai “instan” seharga Rp5.000 hingga Rp7.000.

Penjual biasanya menawarkan pembubuhan cepat tanpa login ke situs resmi Peruri.

Padahal, sistem resmi e-Materai wajib melalui proses autentikasi dan verifikasi digital oleh Peruri.

Penggunaan e-Materai palsu atau hasil editan otomatis terdeteksi oleh sistem SSCASN dan dapat menyebabkan dokumen ditolak.

Baca Juga: Belajar dari Kegagalan 2026, Erick Thohir Pastikan Timnas Lebih Siap Hadapi 2030

Selain itu, pelamar juga bisa dikenai sanksi administratif jika terbukti sengaja memalsukan dokumen resmi negara.


Platform Resmi Beli e-Materai

BKN dan Peruri menegaskan, pembelian e-Materai resmi hanya bisa dilakukan melalui situs:

1. https://www.meterai-elektronik.com (platform resmi Perum Peruri)

2. PosPay, Tokopedia, dan mitra Peruri lain yang terdaftar di laman resmi Peruri

Tak hanya itu, beberapa langkah aman untuk membeli e-Materai agar tidak asal beli:

1. Login di platform resmi.

2. Pilih nominal Rp10.000.

3. Bayar lewat QRIS, e-wallet, atau transfer bank.

4. Unggah dokumen PDF dan klik 'Tempel e-Materai.'

5. Simpan dokumen final dengan kode unik QR-Peruri.

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Ada Kolusi Oligarki di Balik Reklamasi Laut yang Tetap Jalan Meski Presiden Sudah Larang

Cek keaslian e-Materai dengan mengunggah kembali file ke situs Peruri Checker di laman yang sama.


Gunakan e-Materai Resmi, Bukan Screenshoot!

Beberapa pelamar kerap keliru dengan menempelkan gambar meterai hasil tangkapan layar.

Padahal, itu bukan pembubuhan resmi karena tidak memiliki sertifikat digital Peruri.

BKN menegaskan, sistem e-Materai asli menyimpan hash code dan digital signature yang hanya dapat diverifikasi oleh server resmi.

Baca Juga: Calon Pendaftar CPNS 2026 Siap-siap War e-Materai! Begini Cara Belinya dan Tahapannya!

Oleh karena itu, jangan asal copy-paste gambar meterai untuk menghemat biaya.

Digitalisasi pendaftaran CPNS 2026 membawa kemudahan baru, tapi juga tantangan baru berupa maraknya penipuan daring.

Pelamar harus lebih waspada dan memastikan setiap dokumen sudah ditandatangani dengan e-Materai asli dari Perum Peruri.

Dengan langkah yang benar, proses administrasi CPNS bisa berjalan aman, cepat, dan bebas masalah hukum.***