POJOKSATU.id — Banyak orang hafal nomor induk kependudukan (NIK) mereka, tetapi belum tentu mengerti arti di balik rangkaian 16 angka tersebut.

Padahal, setiap digit dalam NIK menyimpan informasi penting tentang identitas seseorang, mulai dari lokasi asal hingga tanggal lahir.

Supaya kamu semakin paham, yuk pelajari cara membaca susunan angkanya!

Baca Juga: Atap SMKN Gunung Putri Roboh Akibat Pohon Tumbang, Disdik Jabar Perintahkan Mitigasi Cuaca Esktrem

NIK terdiri dari 16 angka yang tersusun berdasarkan urutan tertentu. Dua angka pertama menunjukkan kode provinsi, diikuti dua angka untuk kabupaten atau kota.

Setelah itu, dua angka berikutnya menandakan kecamatan asal. Enam angka di belakangnya menggambarkan tanggal lahir dalam format hari, bulan, dan tahun.

Khusus untuk perempuan, angka tanggal ditambah 40 sebagai penanda jenis kelamin. Empat angka terakhir adalah nomor urut registrasi penduduk.

Baca Juga: Hampir Separuh Kecamatan Di Kabupaten Purwakarta Jabatan Camatnya Kosong, Agar Pelayanan Tetap Berjalan Di Isi Para Plt

Untuk mempermudah, mari lihat contohnya. Misal terdapat NIK: 32 01 12 450901 0021.

Angka 32 menunjukkan provinsi Jawa Barat, diikuti 01 yang berarti Kabupaten Bogor, dan 12 yang menandakan kecamatan tertentu di wilayah tersebut.

Angka 450901 menunjukkan tanggal lahir. Sebab angka harinya 45, berarti berasal dari 5 + 40 sehingga pemiliknya adalah perempuan kelahiran 5 September 2001.

Terakhir, angka 0021 menandakan urutan pendaftaran ke-21. Jadi, NIK ini milik seorang perempuan yang lahir pada 5 September 2001 dan terdaftar di Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Mendikdasmen Pidato Bahasa Indonesia di Sidang Umum UNESCO, Bertutur dengan Pantun, Pesan Apa yang Disampaikan?

Untuk mengingat struktur NIK dengan mudah, kamu bisa gunakan pola sederhana, yakni Provinsi – Kabupaten – Kecamatan – Tanggal Lahir – Nomor Urut.

Sebagai pengingat tambahan, ingat bahwa angka tanggal untuk perempuan ditambah 40, tanggal lahir selalu terdiri dari 6 digit, dan nomor urut pendaftaran selalu 4 digit.

Selain membantu memahami data diri, mengetahui cara membaca NIK juga bermanfaat untuk memeriksa keaslian informasi saat dibutuhkan. Namun, tetap berhati-hati karena NIK bersifat permanen dan berlaku seumur hidup.

Baca Juga: Mahasiswa UNDIP Raih DPD RI Awards 2025, Hasil Inovasi Kesehatan Aqsa Aufa Syauqi Tuai Pengakuan Nasional

Jadi, jangan sembarangan membagikannya ke pihak yang tidak jelas demi menjaga keamanan data pribadi.***