POJOKSATU.ID - Kabar gembira bagi para pemburu beasiswa yang bercita-cita melanjutkan studi di Eropa.
Pemerintah Prancis telah secara resmi membuka kembali program France Excellence Eiffel Scholarship untuk tahun akademik 2026.
Yang menargetkan pelamar internasional, termasuk Warga Negara Indonesia (WNI), untuk jenjang S2 dan S3.
Beasiswa bergengsi ini menawarkan dukungan finansial yang komprehensif, mencakup biaya hidup dan berbagai kebutuhan esensial lainnya.
Menjadikan impian kuliah gratis di Prancis semakin nyata.
Program ini dibuka hingga Januari 2026, memberikan waktu yang cukup bagi kandidat untuk menyiapkan seluruh persyaratannya.
Keunggulan Eiffel Scholarship
Beasiswa France Excellence Eiffel ini dirancang untuk menarik talenta terbaik global ke Prancis dan memberikan sejumlah benefit.
Yang sangat menguntungkan, terutama dalam aspek biaya hidup.
Tunjangan bulanan yang diberikan cukup besar, ditambah dengan berbagai fasilitas penunjang lainnya.
Program ini memberikan tunjangan bulanan, tiket pesawat internasional pulang-pergi, biaya transportasi lokal di Prancis, akomodasi, asuransi kesehatan.
Serta dukungan untuk aktivitas budaya, namun perlu dicatat bahwa biaya kuliah (tuition fees) tidak termasuk dalam cakupan beasiswa ini.
Calon penerima beasiswa dapat fokus sepenuhnya pada studi tanpa perlu mengkhawatirkan biaya hidup sehari-hari, berkat dukungan yang menyeluruh ini.
Syarat Wajib dan Batasan Usia untuk Pelamar
Setiap pelamar beasiswa ini harus memenuhi sejumlah kriteria wajib terkait usia dan kelengkapan dokumen.
Baca Juga: Asa Indonesia Scholarship Batch 4 Resmi Dibuka, Tawarkan Beasiswa Hingga Rp50 Juta
Untuk pelamar jenjang S2, batas usia maksimal adalah 29 tahun, sementara untuk pelamar jenjang S3, batas usia maksimal yang ditetapkan adalah 35 tahun.
Dokumen-dokumen yang harus disiapkan mencakup Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau paspor, Curriculum Vitae (CV) terbaru, ijazah, transkrip akademik.
Serta sertifikat bahasa (Inggris atau Prancis) yang harus disesuaikan dengan persyaratan jurusan yang dipilih.
Khusus bagi pelamar S3, proposal penelitian menjadi salah satu dokumen wajib yang harus disertakan dalam aplikasi beasiswa.
Bidang Studi Prioritas yang Dapat Dipilih
Pemerintah Prancis telah menetapkan beberapa bidang studi prioritas yang dapat dipilih oleh kandidat beasiswa Eiffel, mencerminkan fokus Prancis.
Baca Juga: Mau Kuliah S2 ke Swedia Tanpa Biaya? Ini Info Lengkap Beasiswa SISGP 2025
Pada inovasi dan isu global terkini, bidang studi tersebut terbagi dalam dua kategori utama.
- Science and Technology: Meliputi Biologi dan Kesehatan (Biology and Health), Transisi Ekologi (Ecological Transition), Matematika dan Teknologi Digital (Mathematics and Digital Technology), serta Ilmu Teknik (Engineering Sciences).
- Humanities and Social Sciences: Mencakup Sejarah Prancis, Bahasa dan Peradaban (French History, Language and Civilization), Hukum dan Ilmu Politik (Law and Political Science), serta Ekonomi dan Manajemen (Economics and Management).
Prosedur dan Timeline Penting
Proses pendaftaran beasiswa ini memiliki prosedur yang unik, di mana pelamar tidak diperbolehkan melamar langsung ke Campus France atau kedutaan.
Pendaftaran harus dimulai dengan menghubungi Campus France Indonesia.
Untuk mendapatkan panduan studi dan beasiswa melalui situs resmi www.indonesia.campusfrance.org.
Selanjutnya, kandidat perlu mencari tahu deadline dan persyaratan daftar ke universitas tujuan di Prancis dan mengajukan aplikasi ke universitas tersebut.
Yang dapat dilakukan dengan menghubungi kantor internasional universitas terkait.
Setelah itu, universitas di Prancis yang menerima aplikasi akan menjadi pihak yang mensubmit aplikasi beasiswa ke Campus France secara online.
Pendaftaran telah dibuka sejak 1 Oktober 2025, dengan deadline penyerahan aplikasi oleh universitas ke Campus France.
Atau batas pendaftaran terakhir pada 8 Januari 2026, pengumuman hasil seleksi dijadwalkan mulai 30 Maret 2026.
Penting bagi pelamar untuk segera mengurus surat penerimaan (Letter of Acceptance atau LoA) dari universitas.
Mengingat deadline pendaftaran ke setiap universitas dapat berbeda-beda.***




