POJOKSATU.ID - Mensos Gus Ipul membuka kegiatan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah Rakyat 2025.

Acara tersebut diselenggarakan di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, pada Senin, 27 Oktober 2025.

Pelatihan ini diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan 166 Kepala Sekolah Rakyat yang akan dilantik dan ditugaskan di berbagai wilayah.

Baca Juga: 136 Atlet Karate Banten Dilepas Gubernur Banten untuk Kejurnas BKC 2025, Target Juara Umum

Hal ini dilakukakn untuk mengelola program pendidikan terintegrasi bagi anak-anak dari keluarga termiskin (Desil 1 dan 2).


Penekanan pada Kompetensi Kepribadian dan Manajerial

Dalam arahannya, peran kepala sekolah sebagai pemimpin yang tidak hanya unggul secara akademis, tapi berintegritas dan kemampuan manajerial yang kuat.

Baca Juga: Andra Soni Terima Kunjungan Dansat Brimob, Sepakat Perkuat Sinergi Keamanan Daerah

Gus Ipul menjabarkan dua kompetensi utama yang harus dimiliki oleh para calon kepala sekolah, yaitu:

Kompetensi Kepribadian: Kepala sekolah harus memiliki integritas, disiplin, dan kepribadian yang kuat.

"Intinya itu melakukan yang sama ketika ada orang dan tidak ada orang, itu intinya integritas," tegas Gus Ipul.

Baca Juga: Kodim 0604 Karawang Resmikan Gedung Baru Sekaligus Rayakan HUT ke-80 TNI


Kompetensi Manajerial

Mensos menegaskan bahwa para calon kepala sekolah ini telah menandatangani komitmen untuk siap ditugaskan di mana saja.

Ia juga memberikan peringatan keras mengenai konsekuensi bagi yang mengundurkan diri setelah melewati proses seleksi.

"Mereka sudah menandatangani komitmen siap ditugaskan di mana saja. Jika mundur, ada sanksi," ujarnya.

Sekolah Rakyat dan Komitmen Kemensos

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) merupakan program unggulan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.

Sekolah ini tidak membuka pendaftaran umum, melainkan langsung mendatangi dan menjemput anak-anak dari kelompok keluarga termiskin.

Gus Ipul optimis program ini akan berkembang pesat.

Baca Juga: KULIAH GRATIS KE RUSIA! Ini Cara Daftar Beasiswanya, Jaminan Akomodasi, Tunjangan Bulanan, dan Kelas Bahasa untuk Mahasiswa Indonesia

Saat ini, hampir 16 ribu siswa telah bergabung, dan ditargetkan akan bertambah 40 ribu siswa tahun depan, hingga mencapai total 100 ribu siswa pada tahun 2027.

Pada kunjungannya ke Bandung, Gus Ipul juga meninjau Sekolah Rakyat Menengah Terintegrasi (SRT) 42 dan berdialog dengan orang tua siswa.

Mensos memastikan kebutuhan dasar siswa, seperti seragam dan laptop, akan segera didistribusikan pada November 2025.

Baca Juga: Pemula Wajib Baca, 5 Tips Investasi Aman Biar Cuan Maksimal

Turut hadir dalam kegiatan pembukaan pelatihan ini antara lain Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Agus Zainal Arifin.

Kepala Pusat Pendidikan Pelatihan dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial Kemensos Hasim, dan Direktur Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung.***