POJOKSATU.id - Di era digital yang serba cepat ini, Pramuka tak lagi hanya berlatih di lapangan dan berkemah di alam terbuka.
Melalui JOTA - JOTI 2025, para anggota Pramuka Jakarta belajar menjelajahi dunia lewat gelombang radio dan jaringan internet, menghubungkan diri dengan sesama Pramuka dari berbagai belahan dunia.
Kegiatan JOTA - JOTI merupakan agenda tahunan Gerakan Pramuka dunia yang diselenggarakan setiap minggu ketiga bulan Oktober.
Tahun ini, kegiatan tersebut digelar di SMP-SMK Ma’arif NU Jakarta.
Melalui kegiatan tersebut, para anggota Pramuka diajak untuk belajar komunikasi menggunakan teknologi radio amatir dan walkie talkie.
Baca Juga: Warga Tangsel, Siap-siap CFD Bintaro Bakal Ramaikan Akhir Pekanmu
Mereka melakukan kontak dua arah (QSO) sebagai bentuk latihan komunikasi global.
Prestasi membanggakan pun berhasil diraih SMP - SMK Ma’arif NU Jakarta, mereka berhasil mencatatkan total 927 QSO, dengan tiga diantaranya berasal dari luar negeri.
Capaian ini menjadi bukti semangat tinggi para peserta dalam menjalin persaudaraan lintas daerah dan bangsa.
Kegiatan JOTA - JOTI juga mendapat dukungan penuh dari Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI).
Ketua ORARI Lokal Jakarta Barat, Kak Yohannes Sutanto dalam sambutannya menegaskan komitmen ORARI untuk terus mendukung kegiatan kepramukaan, khususnya di bidang komunikasi dan edukasi teknologi.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Peringatkan Pengembang Lahan TPU Menipis, PSU Harus Segera Diserahkan
“Kami dari ORARI Lokal Jakarta Barat siap membantu kegiatan JOTA–JOTI di SMP–SMK Ma’arif NU Jakarta. Selain itu, kerja sama ini akan terus berlanjut karena akan ada program sosial lain di masa mendatang,” ujarnya.
Kegiatan JOTA - JOTI 2025 secara resmi dibuka oleh Kepala Majelis Pembimbing Gugus Depan SMP - SMK Ma’arif NU Jakarta, Kak Hana Sulaiman Fauziyyah, S.S., M.M.
Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun keterampilan komunikasi, rasa percaya diri, dan semangat kerjasama di kalangan peserta didik.
“Kegiatan ini sangat istimewa karena peserta dapat belajar berkomunikasi menggunakan radio. Saya berharap kerjasama antara Pramuka dan ORARI tidak berhenti di sini, tetapi terus berlanjut di masa mendatang,” tutur Kak Hana.
Antusiasme juga datang dari peserta lain, Salah satunya adalah Andini Wulansari dari SMK Perti Jakarta, yang mengaku sangat senang bisa ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Baca Juga: Jangan Ganggu
“Kegiatan ini seru dan menyenangkan. Saya bisa berkenalan dengan banyak teman baru dari berbagai daerah dan golongan. Selain itu, saya juga belajar berkomunikasi lewat radio dan internet, sesuatu yang baru dan menantang bagi saya,” ujarnya dengan penuh antusias.
Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya memperluas wawasan dan jaringan pertemanan, tetapi juga belajar mempraktikkan nilai-nilai kepramukaan seperti kerja sama, pantang menyerah, dan semangat belajar tanpa batas.***




