POJOKSATU.ID – Komdigi bergerak cepat melaksanakan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden dengan memperkuat fondasi digital di Sekolah Rakyat (SR).
Langkah ini merupakan gebrakan untuk memeratakan akses pendidikan dan mengatasi ketertinggalan digital di kalangan masyarakat prasejahtera.
Dilansir dari unggahan akun resmi @kemkomdigi, Jum’at, 24 Oktober 2025, Komdigi menegaskan komitmennya untuk memastikan infrastruktur digital yang merata.
Baca Juga: Hujan Meteor Tahunan Leonis Minorid Akan Muncul pada 24 Oktober 2025, Jangan Lewatkan
Hal itu dilakukan guna mempercepat pengentasan kemiskinan dan mendorong pemerataan akses pendidikan.
Sejalan dengan konsep Sekolah Rakyat sebagai sekolah alternatif bagi masyarakat miskin dan gerakan digital inklusif.
Internet Super Cepat untuk Siswa di Yogyakarta
Baca Juga: Meta PHK 600 Karyawan AI, Fokus pada Superintelligence Labs dan Strategi Baru
Sebagai pilot project, Komdigi telah memastikan konektivitas prima di dua Sekolah Rakyat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), meliputi Sleman dan Bantul.
Data menunjukkan:
- SR Menengah Atas di Kab. Sleman (75 siswa): Menerima konektivitas 100 Mbps.
- SR Menengah Atas di Kab. Bantul (200 siswa): Menerima konektivitas 200 Mbps.
Baca Juga: Bupati Pangkas Anggaran, Dewan Pengupahan Karawang dan Kadisnaker Malah Wisata Kerja ke Bali
Dengan aktifnya kecepatan internet hingga 200 Mbps sejak Agustus-September 2025, siswa dapat belajar berbasis digital secara inklusif dan tanpa hambatan.
Integrasi Data Nasional untuk Pendidikan yang Tepat Sasaran
Dukungan Komdigi tak berhenti pada koneksi fisik, Kementerian ini juga mendorong efisiensi data untuk memastikan program pendidikan tepat sasaran:
Baca Juga: Kemenag Dorong PTKI Geser Kajian Normatif ke Solusi Sains dan Krisis Global
- Memfasilitasi penempatan data keluarga miskin dan miskin ekstrem ke Pusat Data Nasional (PDNS).
- Layanan Digital Terintegrasi:
mulai dari Sistem Naskah Dinas Elektronik (SiNDE), Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hingga Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif. - JIP Merangkai Negara: Jaringan Intra Pemerintah (JIP) sudah menghubungkan 98 Kementerian/Lembaga/Provinsi.
Komdigi menjamin, dengan konektivitas cepat dan data terintegrasi, pendidikan rata dan pengentasan kemiskinan sesuai mandat PHTC Presiden akan tercapai maksimal.***




