POJOKSATU.id — Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat KSKK Madrasah merilis contoh Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), dan Modul Ajar Akidah Akhlak berbasis Kurikulum Merdeka untuk jenjang MI, MTs, dan MA.
Kelengkapan perangkat ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan madrasah mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan berpihak pada murid.
Transformasi Pembelajaran di Madrasah
Sebagai latar yang perlu diketahui, Kurikulum Merdeka awalnya diluncurkan oleh Kemendikbudristek sebagai strategi pemulihan pascapandemi dan diterapkan mulai tahun pelajaran 2022/2023.
Kini, Kemenag turut menyempurnakan penerapan tersebut melalui dua regulasi penting:
-
KMA Nomor 347 Tahun 2022 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka pada Madrasah.
-
KMA Nomor 450 Tahun 2024 yang menegaskan bahwa Kurikulum 2013 (K-13) tidak lagi berlaku sejak Tahun Ajaran 2024/2025.
Baca Juga: TPG 100 Persen Cair di THR dan Gaji 13, Begini Penjelasan Kemenkeu
Kedua regulasi itu membawa madrasah di era baru pembelajaran — di mana peserta didik tidak hanya dituntut untuk paham ilmu agama, tetapi juga berakhlak, berpikir kritis, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Panduan Revisi
Untuk membantu guru lebih mudah beradaptasi, pojoksatu.id menyiapkan panduan terbaru edisi 2024 yang bisa langsung diunduh:
-
Panduan Pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan (Revisi 2024)
-
Panduan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (Revisi 2024)
Semua panduan tersebut menjadi pegangan utama bagi guru madrasah agar dapat menyusun dan menyesuaikan strategi pembelajaran di kelas.
Memahami TP, ATP, dan Modul Ajar
1. Tujuan Pembelajaran (TP)
TP menggambarkan apa yang diharapkan tercapai dari peserta didik, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap.
Guru dapat merancang TP dengan memerhatikan dua hal utama:
-
Kompetensi: kemampuan nyata yang harus bisa didemonstrasikan murid.
-
Lingkup materi: konsep inti yang perlu dipahami di akhir proses belajar.
Dengan menyusun TP yang jelas, guru bisa memastikan setiap kegiatan belajar punya arah dan bukti capaian yang terukur.
2. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
ATP merupakan rangkaian sistematis dari berbagai TP yang tersusun secara logis dan kronologis.
Fungsinya seperti peta jalan belajar — membantu guru dan murid memahami alur pembelajaran dari awal hingga akhir fase.
Setiap fase menggambarkan jenjang capaian, mulai dari:
-
Fase A (Kelas 1–2) hingga
-
Fase F (Kelas 11–12).
ATP ini memudahkan guru mengukur progres belajar murid secara bertahap dan menghubungkan antar topik agar tidak terputus.
Baca Juga: BOS Madrasah dan BOP RA 2025 Cair Pekan Ini, Total Dana Capai Rp4,01 Triliun, Berikut Rinciannya
3. Modul Ajar
Modul ajar adalah alat bantu utama guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.
Isinya meliputi media, metode, dan aktivitas pembelajaran yang menarik serta fleksibel.
Guru diberikan kebebasan penuh untuk:
Baca Juga: Info Terbaru dari Kemenkeu: 321 Daerah Siap Cairkan Tambahan 100 Persen Tunjangan Sertifikasi Guru
-
Menggunakan modul ajar resmi dari Kemenag,
-
Menyesuaikannya dengan karakteristik madrasah,
-
Atau bahkan mengembangkan modul sendiri sesuai konteks lokal.
Dengan begitu, pembelajaran Akidah Akhlak bisa lebih hidup, relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, dan tetap berakar pada nilai-nilai Islam.
Download Dokumen Resmi
Guru madrasah dapat langsung mengunduh contoh TP, ATP, dan Modul Ajar Akidah Akhlak Kurikulum Merdeka melalui tautan berikut:
Download TP, ATP, dan Modul Ajar Akidah Akhlak Kurikulum Merdeka
Lebih dari sekadar dokumen atau kurikulum, perubahan ini adalah ajakan bagi guru madrasah untuk kembali pada ruh pendidikan sejati — mendidik dengan hati.
Baca Juga: Jelang Hari Santri 2025, Kemenag dan Microsoft Siapkan 50 Ribu Guru dan Santri Kuasai AI
Di tengah tantangan zaman yang kian cepat berubah, madrasah punya peran penting membentuk generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak.
Kurikulum Merdeka bukan hanya tentang metode baru, tapi tentang membebaskan cara berpikir guru dan murid agar belajar terasa hidup dan bermakna. ***




