POJOKSATU.id, PEMERINTAH tengah mengkaji sistem baru untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar pelaksanaannya lebih efektif dan dekat dengan kebutuhan sekolah.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan bahwa ada kemungkinan program MBG akan dikelola langsung oleh pihak sekolah.

Menurutnya, kini terbuka peluang bagi sekolah yang siap untuk menyelenggarakan penyediaan makanan secara mandiri melalui konsep school kitchen atau dapur sekolah.

Baca Juga: Belajar Bahasa Inggris Lewat Sosial Media, Cara Seru dan Efektif Tanpa Harus Mahal

“Mekanisme tersebut masih dalam tahap pembahasan lintas kementerian dan akan dipastikan setelah Peraturan Presiden (Perpres) terkait pengelolaan MBG resmi diterbitkan,” kata Mu'ti, dikutip dari Antara, Kamis, 16 Oktober 2025.

Mu’ti menjelaskan, pendekatan school kitchen memungkinkan sekolah mengelola sendiri penyediaan makanan bergizi bagi siswa.

Namun, pelaksanaannya tetap harus melalui penilaian dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan memenuhi sejumlah persyaratan serta ketentuan yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Inilah Kota Pelajar Terbaik Dunia 2026 Versi QS, Kok Tetangga Sebelah Bisa Masuk Daftar, Apa Indikatornya?

Kendati demikian, Mu’ti menegaskan bahwa mekanisme baru ini masih dalam tahap pembahasan lintas kementerian.

Keputusan final akan ditentukan setelah terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) yang akan menjadi dasar perubahan sistem pengelolaan dan pelaksanaan program MBG.

“Sehingga, tidak semuanya harus melalui cara seperti yang sekarang ini ada. Tapi, ini masih kami bicarakan di rapat lintas kementerian.

Bagaimana finalnya, kita tunggu sampai Perpresnya keluar. Apapun hasilnya, kami akan mengikuti dan melaksanakannya,” ujarnya.

Baca Juga: 7 Kampus Hukum Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2025, UNS Solo Jadi yang Terdepan

Terkait sejumlah kasus keracunan makanan MBG yang menimpa siswa di beberapa daerah, Mu’ti menyampaikan keprihatinan mendalam.

Ia menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil langkah-langkah perbaikan secara menyeluruh bersama kementerian terkait untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan yang disalurkan.

“Kami menyampaikan keprihatinan atas terjadinya peristiwa keracunan itu. Kami sudah beberapa kali rapat lintas kementerian untuk memperbaiki pelaksanaan MBG agar aman dan dapat terlaksana sesuai harapan Bapak Presiden,” pungkas Mendikdasmen. ***