POJOKSATU.ID - Ramainya kabar pencairan rapel pensiun pada Oktober 2025 menimbulkan banyak spekulasi. Benarkah minggu kedua Oktober jadi jadwalnya?
Jika ditelusuri, pola pencairan rapel di tahun-tahun sebelumnya memang cenderung jatuh di pertengahan bulan.
Biasanya, pencairan dilakukan setelah serangkaian mekanisme, mulai dari persetujuan anggaran, koordinasi antar-kementerian, hingga distribusi lewat Taspen dan bank penyalur.
Baca Juga: Sosok Hacker Bjorka Bernama Asli Wahyu Malongo, Sering Berperilaku Aneh Diduga Kecanduan Lem
Tahun Lalu Jadi Acuan
Tahun 2024, misalnya, pembayaran tambahan pensiun masuk ke rekening penerima pada minggu kedua bulan Oktober.
Begitu pula beberapa tahun sebelumnya. Pola ini membuat rumor terbaru terasa semakin kredibel.
“Kalau tahun lalu cairnya di pertengahan Oktober, tahun ini bisa jadi sama. Prosesnya tidak bisa instan, jadi pertengahan bulan memang paling realistis,” ungkap seorang analis kebijakan fiskal.
Baca Juga: Pastikan Program MBG Berjalan Optimal, Om Zein Ingatkan Penjamah Makanan di SPPG Jaga Kualitas
Mekanisme yang Harus Dilalui
Rapel pensiun bukan sekadar menekan tombol transfer. Ada proses panjang yang melibatkan Kemenkeu, Taspen, hingga bank Himbara. Karena itu, kabar pencairan Oktober dinilai logis.
Namun tetap, tanpa pengumuman resmi, informasi ini masih sebatas indikasi. Para pensiunan diminta bersabar.
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov
Meski begitu, kabar yang kian santer menunjukkan bahwa pembahasan teknis memang tengah berjalan. Jika benar cair pada Oktober, hal ini akan menjadi kabar gembira yang ditunggu jutaan pensiunan. ***




