POJOKSATU.id — Modul ajar adalah salah satu perangkat penting dalam proses pembelajaran.

Ia berfungsi sebagai panduan dan alat bantu bagi guru agar proses belajar mengajar berjalan terarah, terukur, dan menyenangkan.

Dalam Kurikulum Merdeka, guru diberikan keleluasaan untuk mengembangkan modul ajar sesuai dengan kebutuhan siswa dan konteks sekolah masing-masing.

Menariknya, modul ajar kini bisa dikembangkan dengan pendekatan deep learning atau pembelajaran mendalam.

Pendekatan ini menekankan pembelajaran yang lebih bermakna, kritis, kreatif, dan kontekstual sehingga siswa tidak hanya menghafal, tetapi benar-benar memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan materi yang dipelajari.

Baca Juga: DOWNLOAD Contoh Tugas Mandiri dan Tugas Refleksi PALING LENGKAP untuk Modul 3 Pengembangan Perangkat Pembelajaran PPG PAI 2025

Apa Itu Modul Ajar Deep Learning?

Modul ajar berbasis deep learning dirancang untuk menumbuhkan tiga karakter utama dalam belajar, yaitu:

  • Mindful Learning: siswa menyadari proses belajarnya, menghargai perbedaan, dan fokus dalam pembelajaran.

  • Meaningful Learning: siswa belajar dari hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga terasa relevan.

  • Joyful Learning: pembelajaran berlangsung menyenangkan, penuh eksplorasi, dan tidak membuat siswa tertekan.

Dengan pendekatan ini, siswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, berani bertanya, serta menemukan makna dari setiap kegiatan belajar.

Komponen Utama Modul Ajar Deep Learning

Menurut Kemendikbudristek (2024), komponen dasar modul ajar terdiri dari:

Baca Juga: DOWNLOAD Panduan SENAM OTAK JEDA CERIA, Optimalkan Gerakan 7 KAIH, Sekolah Sudah Lakukan Imbauan Ini?

  1. Identitas Modul
    Memuat nama penyusun, instansi, kelas/semester, fase, alokasi waktu, judul modul, dan capaian pembelajaran.

  2. Tujuan Pembelajaran
    Tujuan harus spesifik, terukur, relevan, dapat dicapai, dan berbatas waktu (prinsip SMART).

  3. Pemahaman Bermakna
    Menyatakan konsep inti atau ide pokok yang ingin dipahami siswa setelah pembelajaran.

  4. Pertanyaan Pemantik
    Berfungsi membangkitkan rasa ingin tahu siswa dan mempersiapkan mereka untuk belajar.

  5. Kegiatan Pembelajaran

    • Kegiatan Pembuka (10–15 menit): salam, doa, apersepsi, menyampaikan tujuan, dan pertanyaan pemantik.

    • Kegiatan Inti (60–75 menit):

      • Mindful Learning: siswa mengenali cara belajar masing-masing.

      • Meaningful Learning: siswa terlibat dalam kegiatan nyata, misalnya mengamati benda di sekitar kelas.

      • Joyful Learning: suasana menyenangkan, misalnya melalui permainan peran, menggambar, atau bercerita.

      • Contoh: observasi benda, eksplorasi fungsi benda, diskusi, hingga presentasi hasil pemahaman.

    • Kegiatan Penutup (10–15 menit): membuat kesimpulan, refleksi pembelajaran, dan tindak lanjut berupa tugas sederhana.

  6. Asesmen
    Digunakan untuk menilai proses dan hasil belajar, meliputi:

  7. Refleksi Guru
    Catatan guru mengenai keberhasilan, hambatan, serta rencana perbaikan untuk pertemuan berikutnya.

Tema Bahasa Indonesia Kelas 1 SD/MI

Kurikulum Merdeka Bahasa Indonesia untuk kelas 1 memiliki tema-tema yang dekat dengan dunia siswa, sehingga lebih mudah dipahami, di antaranya:

  • Bunyi dan Pancaindra

  • Tempat dan Aturan Bermain yang Aman

  • Kebersihan dan Kesehatan Diri

  • Bermain dan Bergerak

Guru dapat menyesuaikan tema dengan kearifan lokal daerah agar pembelajaran semakin relevan dengan kehidupan siswa.

Link Unduhan Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 1

Untuk memudahkan guru, berikut link modul ajar siap pakai yang dapat diunduh, dipelajari, dan dikembangkan:

Baca Juga: DOWNLOAD LENGKAP Panduan Menyusun CP, TP, dan ATP dalam Kurikulum Merdeka, Mudah Merancang Lebih Konkret Sesuai Kebutuhan

Semester 1

Baca Juga: DOWNLOAD 4 Contoh Tugas Mandiri Modul 3 Pengembangan Perangkat Pembelajaran Topik 1-8 PPG PAI Kemenag 2025 LENGKAP

Semester 2

Guru diharapkan mengembangkan sesuai kebutuhan siswa, kondisi kelas, serta konteks daerah masing-masing.

Intinya, pembelajaran harus menyenangkan, bermakna, dan mampu menumbuhkan rasa ingin tahu siswa.

Semoga informasi ini bermanfaat.

Silahkan berikan tanggapan di kolom komentar dan bantu share info ini ya.

Baca Juga: DOWNLOAD Strategi Mengajar KODING UNPLUGGED, Belajar Koding Tanpa Komputer, Suasana Kelas Pasti Seru, Kreatif, dan Cocok untuk Anak-Anak

Akses artikel bisa dibaca melalui apps kami: