POJOKSATU.id — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Direktorat Inovasi, Hilirisasi, dan Science Techno Park (DIHS) resmi menyerahkan invensi hasil riset kepada Mitra Koperasi Produsen Sari Buah Kopi di Kabupaten Garut.

Serah terima sekaligus workshop instalasi dan penggunaan alat ini digelar pada Sabtu (6/9/2025) di Jl. Mekarsari Baru, RT 04 RW 06, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat .

Invensi yang diserahterimakan merupakan Sistem Pemantauan Lahan Jarak Jauh Tanpa Internet Berbasis Energi Surya, hasil penelitian Dr. Selly Ferrani dan tim dari Fakultas Pendidikan Matematika dan IPA (FPMIPA) UPI.

Sistem ini memungkinkan pemantauan kondisi lahan secara real-time, meski di wilayah tanpa akses internet maupun listrik konvensional.

Baca Juga: UNY Dampingi PKK Guwosari Cegah Stunting Lewat Edukasi Gizi dan Pola Asuh

Alat inovatif ini dilengkapi sensor untuk mengukur kelembaban tanah, suhu, curah hujan, dan tingkat keasaman, yang penting dalam budidaya kopi.

Keunggulannya terletak pada penggunaan energi surya, menjadikannya ramah lingkungan, hemat biaya, dan berkelanjutan.

Invensi ini juga telah terdaftar sebagai paten sederhana di bawah DIHS UPI.

Prof. Dr. Ida Kaniawati, M.Si., Direktur DIHS UPI, menegaskan invensi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi kopi sekaligus memperkuat daya saing koperasi.

“Kami berharap inovasi ini tidak hanya menjadi solusi teknologi, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. Penelitian harus menghadirkan solusi riil bagi permasalahan petani,” ujarnya.

Baca Juga: Masih Jadi Tanda Tanya, Menpan RB: CPNS 2026 Tunggu Arahan Presiden dan Hitungan Anggaran

Sementara itu, Juanda, Ketua Koperasi Produsen Sari Buah Kopi Garut, menyampaikan apresiasinya atas inovasi yang diberikan.

“Selama ini kami kesulitan memantau lahan di pegunungan. Dengan adanya sistem ini, kualitas kopi kami bisa lebih terjaga dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” tuturnya.

Program ini juga menjadi wujud komitmen UPI dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

Teknologi ini diyakini dapat meningkatkan pendapatan petani, menjaga kelestarian lingkungan, dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Warna-warni Kreativitas, Dosen FMIPA UNY Beri Pelatihan Lukis Anak Berkebutuhan Khusus dengan Media Ramah Lingkungan

UPI berencana mereplikasi teknologi serupa ke daerah lain dengan kondisi geografis sejenis.

Melalui hilirisasi riset ini, UPI menegaskan perannya sebagai kampus inovasi yang menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.***

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.promedia.pojoksatu

versid iOS: https://apps.apple.com/app/pojok-satu/id6670306141

Channel Whatsapp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaizUTRDjiOXHsJCgQ2E

Fanpage edugov: https://www.facebook.com/profile.php?id=61575904868212