POJOKSATU.id — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan pendidikan nasional dengan menjalin kerja sama strategis bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen).

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilaksanakan dalam acara Sarasehan Mitra Partisipasi Semesta untuk Pendidikan Anak Usia Dini yang digelar di Hotel Aston Simatupang, Jakarta, Selasa, 2 September 2025. Acara ini dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti, dan turut dihadiri Ketua Komisi X DPR RI, pejabat Ditjen PAUD Dikdasmen, Direktur PAUD, serta mitra dari perguruan tinggi, organisasi profesi, masyarakat, hingga dunia usaha dan industri.

Dari pihak UNJ, hadir Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Bisnis Andy Hadiyanto, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Aip Badrujaman, serta Koordinator Program Studi S1 PG-PAUD Sri Wulan.

Baca Juga: Siapa Alvi Maulana? Driver Ojol yang Mutilasi Pacar di Kamar Kos Surabaya Ternyata Tukang Jagal Hewan

Pentingnya Sinergi Perguruan Tinggi dan Pemerintah

Dalam kesempatan itu, Andy Hadiyanto menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata UNJ dalam berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.

“Kerja sama ini merupakan bentuk kontribusi nyata UNJ dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.

Melalui sinergi ini, kami berharap dapat menghadirkan program yang lebih inovatif, inklusif, dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Aip Badrujaman menekankan bahwa Fakultas Ilmu Pendidikan UNJ memiliki basis akademik dan riset yang kuat untuk mendukung pengembangan PAUD.

“FIP UNJ memiliki sumber daya akademik dan penelitian yang dapat memperkaya program-program PAUD.

Baca Juga: Kabar Duka di GBT, Suporter Timnas Djalu Ariel Fristianto Meninggal Dunia

Dengan adanya kerja sama ini, kami optimis dapat menghasilkan model pendidikan anak usia dini yang bermutu, adaptif, serta sesuai dengan kebutuhan perkembangan zaman.

Semoga kerja sama ini menjadi peluang besar bagi UNJ untuk mendukung Kementerian dalam mewujudkan PAUD Bermutu,” jelasnya.

Konteks Kebijakan: PAUD Sebagai Fondasi Pendidikan

Kerja sama ini tidak hanya simbolis, tetapi juga bagian dari arah kebijakan Kemdikdasmen dalam mewujudkan wajib belajar 13 tahun yang dimulai sejak PAUD.

Pemerintah menilai bahwa layanan PAUD berkualitas menjadi fondasi penting untuk menyiapkan generasi muda yang cerdas, sehat, dan berkarakter.

Prof. Abdul Mu’ti dalam sambutannya menekankan bahwa partisipasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, sangat dibutuhkan untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu layanan PAUD.

Baca Juga: BEM UI Jadwalkan Geruduk Senayan Hari Ini, Terbuka Bagi Umum, Targetnya Tagih Janji DPR

“PAUD adalah fondasi.

Kalau fondasinya kokoh, maka jenjang pendidikan berikutnya akan jauh lebih kuat.

Karena itu, sinergi dengan perguruan tinggi sangat penting untuk memperkuat kapasitas guru, memperbarui kurikulum, serta mendukung penelitian yang aplikatif,” ujar Mu’ti.

Ruang Lingkup Kerja Sama

Melalui perjanjian ini, UNJ akan terlibat dalam berbagai program pengembangan, di antaranya:

Pengembangan kurikulum PAUD yang sesuai dengan kebutuhan abad ke-21.
Pelatihan dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik PAUD di berbagai daerah.
Riset aplikatif dan inovasi pendidikan yang bisa diadopsi oleh pemerintah.
Kolaborasi dengan masyarakat dan industri untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung tumbuh kembang anak.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk memperluas akses layanan PAUD yang berkualitas, sekaligus menjawab tantangan ketimpangan pendidikan anak usia dini di Indonesia.

Baca Juga: BEM UI Jadwalkan Geruduk Senayan Hari Ini, Terbuka Bagi Umum, Targetnya Tagih Janji DPR

Harapan Untuk ke Depannya

Dengan sinergi antara UNJ dan Ditjen PAUD Dikdasmen, diharapkan lahir model pendidikan anak usia dini yang lebih adaptif, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Kolaborasi ini juga menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi untuk terlibat langsung dalam penyusunan kebijakan dan praktik pendidikan yang menyentuh masyarakat luas.

“Harapan kami, UNJ dapat menjadi motor penggerak dalam pengembangan PAUD bermutu.

Kolaborasi ini adalah wujud nyata dari partisipasi semesta, di mana pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, hingga dunia usaha bahu-membahu mewujudkan pendidikan berkualitas sejak usia dini,” tutup Abdul Mu’ti.***