POJOKSATU.id — Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khodijah, menegaskan tata kelola madrasah dirancang efektif dan selaras dengan sistem pendidikan nasional, termasuk asesmen dan kurikulum berbasis cinta.
Tata kelola diterapkan untuk memudahkan proses belajar-mengajar.
Kebijakan dan asesmen diarahkan agar tidak membebani guru maupun peserta didik, menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan efisien.
Baca Juga: Ribuan Guru Agama Terima Penghargaan Kemenag Lewat PPG 2025, Profesionalitas dan Tunjangan Bertambah
“Kami merancang tata kelola madrasah dengan prinsip memudahkan guru dan murid. Asesmen serta kebijakan lain selaras sistem pendidikan nasional tanpa menimbulkan tekanan tambahan,” jelas Nyayu Khodijah.
Terkait asesmen, madrasah cukup mengikuti program Asesmen Nasional dari Kemendikbudristek. Ini meliputi rapor pendidikan, Asesmen Bakat Minat, dan Tes Kemampuan Akademik bagi peserta didik.
Sebelumnya, Direktorat KSKK sempat mengembangkan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia atau AKMI. Namun, program ini dihentikan pada 2024 dan tidak lagi dilaksanakan mulai tahun ini.
“AKMI berhenti pada 2024 dan tidak dilanjutkan tahun ini,” tambah Nyayu Khodijah, menegaskan fokus pada asesmen nasional yang sudah ada untuk madrasah di seluruh Indonesia.
Efektivitas tata kelola madrasah juga tercermin dalam penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). KBC bukan kurikulum baru, melainkan penguatan nilai pada seluruh aktivitas pendidikan madrasah.
“KBC menjadi jiwa dari implementasi Kurikulum Nasional. Ia hadir dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, bahkan pembentukan budaya madrasah,” jelas Nyayu Khodijah.
Baca Juga: Karangan Bunga Duka Cita dari Hercules untuk Korban Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov
KBC memperkaya kurikulum nasional, bukan mengganti. Pendekatan ini memastikan nilai-nilai pendidikan tertanam dalam seluruh proses pembelajaran dan budaya madrasah, membentuk karakter peserta didik.***




