POJOKSATU.ID - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), secara tegas menyatakan bahwa pengelolaan anggaran Sekolah Rakyat lebih dari sekadar urusan administratif.

Dalam pandangannya, setiap rupiah yang dialokasikan harus mencerminkan komitmen kuat pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan dan mempersiapkan generasi emas di masa depan.

Ia mengingatkan bahwa dana negara penuh dengan aturan yang ketat, dan setiap pengeluaran harus bisa dipertanggungjawabkan dengan jelas.

Meski demikian, Gus Ipul menyadari ada tantangan unik di lapangan.

Baca Juga: Terkait Aliran Dana Demo Rusuh di Bandung, Begini Reaksi Polda Jabar

Para pengelola anggaran dituntut untuk memiliki kepekaan dan fleksibilitas dalam menghadapi kondisi yang beragam, tanpa melanggar hukum.

Beliau menekankan bahwa program ini bukanlah proyek biasa, melainkan proyek masa depan bangsa.

Mengelola dana di Sekolah Rakyat bukan hanya soal angka dan laporan

Melainkan tentang mengelola harapan anak-anak yang bercita-cita mengangkat harkat dan martabat keluarga mereka.

Baca Juga: Lagi Nih, 13 Motor Listrik Mirip Vespa, Desain Retro Stylish Harga Lebih Terjangkau

Pada akhir acara, Gus Ipul memberikan pesan penting kepada para peserta.

Ia mengingatkan mereka untuk menghindari jebakan administrasi yang terlalu kaku sehingga bisa menghambat pelayanan.

Namun, ia juga memperingatkan agar tidak bekerja sembarangan hingga melanggar aturan.

Oleh karena itu, ia berpesan agar para pengelola keuangan dapat menemukan keseimbangan, yaitu bekerja secara profesional dan cepat, namun tetap berada dalam koridor integritas.***

Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android

Versi iOS

Channel WhatsApp

Fanpage Edugov

Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Ferdy Wamala