POJOKSATU.id — Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) telah merancang kurikulum khusus untuk Sekolah Rakyat.
Tidak hanya mengajarkan pendidikan dasar, kurikulum ini juga menekankan pada keterampilan praktis seperti literasi digital, teknologi, kewirausahaan, hingga personal branding dan storytelling.
Nantinya, siswa yang lulus akan dibekali sertifikasi profesi agar lebih siap menghadapi dunia kerja.
Gus Ipul menekankan bahwa program ini bertujuan agar para siswa mampu meningkatkan kapasitas dirinya secara terukur, terutama dalam bidang kreativitas.
Lebih dari itu, keberhasilan siswa diharapkan juga dapat berdampak pada kemandirian ekonomi keluarga mereka.
Senada dengan itu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai program Presiden Prabowo melalui Sekolah Rakyat membuka peluang besar bagi tumbuhnya generasi kreatif.
Menurutnya, pembekalan keterampilan sejak dini sangat relevan dengan perkembangan ekonomi kreatif di berbagai daerah.
Mulai dari musik, digitalisasi, fashion, hingga kuliner.
Baca Juga: DPD RI Mantap Dukung Mentan Amran Berantas Mafia Pangan dan Perkuat Ketahanan Nasional
Riefky menambahkan, bekal keterampilan yang diberikan tidak hanya mempersiapkan anak-anak untuk bekerja, tetapi juga mendorong mereka menjadi wirausaha.
Kurikulum ini akan disesuaikan dengan potensi industri kreatif di masing-masing kabupaten.
Dengan begitu, lulusan Sekolah Rakyat akan memiliki kemampuan yang benar-benar dibutuhkan di daerahnya.***
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android: https://play.google.com/store/
versid iOS: https://apps.apple.com/app/
Channel Whatsapp: https://www.whatsapp.com/
Fanpage edugov: https://www.facebook.com/




