POJOKSATU.id — Tantangan zaman kini menuntut anak-anak tidak hanya cerdas di bidang akademik, tapi juga terampil dalam teknologi digital.

Karena itu, pendidikan tambahan yang fokus pada pemrograman dan literasi digital mulai dianggap sebagai bekal penting bagi generasi muda Indonesia.

Melihat kebutuhan tersebut, Algorithmics, sekolah pemrograman internasional, memperluas jangkauan pendidikannya dengan membuka cabang baru di Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Bandar Lampung.

Kenapa Pendidikan Digital Penting?

Menurut para pakar pendidikan, keterampilan digital menjadi salah satu dasar untuk bersaing di masa depan.

Anak-anak yang terbiasa dengan coding, desain, hingga animasi sejak dini akan lebih siap menghadapi dunia kerja yang makin menuntut kreativitas dan kemampuan berpikir logis.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Kursus AI Gratis dan Kredibel, Bisa Kuasai Dasar AI Hanya dalam Satu Akhir Pekan

"Edukasi pemrograman adalah bekal penting bagi anak-anak untuk masa depan mereka. Di era serba digital ini, pendidikan tambahan berbasis teknologi tidak lagi pilihan, melainkan kebutuhan," ungkap COO Algorithmics Indonesia, Taufiq Wisnu.

Kota-Kota yang Jadi Fokus

Tiga kota besar di Pulau Jawa—Jakarta, Surabaya, dan Bandung—dipilih karena perannya sebagai pusat ekonomi dan pendidikan, dengan tingkat kesadaran tinggi terhadap pembelajaran digital.

Sementara Bandar Lampung dianggap sebagai kota yang sedang tumbuh dengan potensi besar, sekaligus peluang untuk memperkenalkan pendidikan digital yang lebih merata.

Kurikulum STEM untuk Anak Usia 5–17 Tahun

Sejak hadir di Indonesia satu setengah tahun lalu, Algorithmics menggunakan kurikulum STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) yang telah berkembang lebih dari satu dekade di negara maju.

Fokusnya bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga aspek perkembangan anak: kognitif, motorik, sosial-emosional, bahasa, hingga seni.

Melalui pendekatan ini, anak-anak tidak hanya belajar coding, tetapi juga melatih fokus, logika, analisis, hingga problem solving.

Apa yang Dipelajari?

Kurikulum diatur sesuai usia dan kebutuhan anak, dengan materi utama:

Baca Juga: 10 Tempat Kursus Online Bersertifikat, Gratis hingga Berbayar Mulai Rp29 Ribu

  • Pemrograman: dasar coding dengan Python.

  • Pengembangan Game: membuat game 3D dengan desain karakter dan skrip.

  • Desain dan Animasi: membuat gambar dan animasi digital.

  • Literasi Digital: memahami cara aman dan kreatif memanfaatkan teknologi.

Selain itu, anak-anak juga terbiasa melatih soft skill seperti berpikir kritis, kerja tim, komunikasi, hingga kemandirian.

Pendekatan Belajar yang Relevan

Metode belajar berbasis proyek dan gamifikasi menjadikan pembelajaran lebih menyenangkan.

Anak-anak bukan sekadar belajar teori, tapi juga menghasilkan karya nyata seperti game dan animasi.

"Selain hardskill, anak-anak juga berlatih public speaking, teamwork, dan kreativitas agar lebih siap menghadapi tantangan nyata," tambah Taufiq.

Baca Juga: Penting Buat Guru Madrasah dan Mahasiswa PTKI! UIN KHAS Jember Agendakan Kursus Singkat Maqasid dan Etika Lingkungan 2025

Pendidikan digital tambahan seperti yang diterapkan Algorithmics mengajak anak-anak untuk bisa belajar teknologi sejak usia dini dengan cara menyenangkan.

Dengan dukungan kurikulum yang komprehensif dan tutor berkualitas, generasi muda Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta inovasi.

Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Bantu tulis tanggapan di kolom komentar dan share info ini ya.

Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami: