POJOKSATU.id — Kementerian Agama RI untuk kali pertama menggelar Pesantren Award 2025, sebuah ajang penghargaan bergengsi yang ditujukan bagi pesantren, santri, kepala daerah, dan tokoh pesantren yang dinilai berkontribusi besar bagi pembangunan bangsa.

Direktur Pesantren Kemenag, Basnang Said, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud apresiasi pemerintah terhadap peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Pengajuan usulan peserta berlangsung mulai 11–20 Agustus 2025 melalui tautan resmi bit.ly/PesantrenAward.

Baca Juga: Dijadwalkan, 4 Anggota DPRD Kota Medan Akan Diperiksa Kejati Sumut Terkait Dugaan Pemerasan

Setelah itu, panitia akan melakukan seleksi administrasi, seleksi finalis, presentasi dan wawancara, hingga penetapan penerima pada 12 September 2025.

Penghargaan sendiri akan diberikan bertepatan dengan rangkaian Hari Santri pada 20 Oktober 2025.

Empat Kategori Penghargaan

Pesantren Award 2025 dibagi dalam empat kategori utama, yaitu:

1. Kepala Daerah Peduli Pesantren

2. Pesantren Transformatif

3. Santri Inspiratif

4. Tokoh Pesantren (Lifetime Achievement)

Usulan peserta hanya dapat diajukan oleh Kanwil Kemenag Provinsi atau organisasi kemasyarakatan Islam tingkat wilayah.

Baca Juga: Ratusan Mahasiswa Mappi Meriahkan Lomba HUT RI di UNJ, Bawa Pesan Persatuan dari Ujung Timur Indonesia

Momentum Apresiasi dan Motivasi

Menurut Basnang Said, penghargaan ini diharapkan menjadi momentum bagi pesantren agar terus bertransformasi dan melahirkan generasi unggul.

“Pesantren Award 2025 bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi juga motivasi bagi pesantren untuk terus melahirkan santri inspiratif bagi bangsa dan peradaban dunia,” ujarnya.

Basnang juga mengajak seluruh pesantren, santri, kepala daerah, dan tokoh masyarakat untuk aktif berpartisipasi.

“Jangan lewatkan kesempatan ini, mari bersama menjadikan Pesantren Award 2025 sebagai ajang apresiasi sekaligus motivasi,” pungkasnya.***