POJOKSATU.id, TAHUKAH Kamu bahwa otak manusia ternyata lebih aktif saat tidur dibanding ketika menonton TV?

Banyak orang beranggapan tidur hanyalah momen untuk beristirahat, tetapi kenyataannya otak justru bekerja sangat kompleks selama fase Rapid Eye Movement (REM).

Aktivitas ini penting untuk kesehatan otak, kemampuan mengingat, kreativitas, dan keseimbangan tubuh secara keseluruhan.

Baca Juga: Aksi Tipu-tipu Polisi Gadungan Bikin Resah, Perdaya Wanita Modal Seragam dan Tampang Menawan

Tidur juga membantu menurunkan stres, memperbaiki suasana hati, dan menjaga kestabilan emosi, sehingga kita bisa menghadapi hari berikutnya dengan lebih baik.

Aktivitas Otak saat Tidur

Selama fase REM, otak melakukan berbagai fungsi penting, antara lain:

1. Mengolah dan Menyimpan Ingatan

Otak menata kembali informasi yang diperoleh sepanjang hari.

Ingatan baru diproses, informasi penting disimpan, dan hal-hal yang
kurang relevan dihapus. Proses ini membantu kita belajar lebih efektif dan mengingat hal-hal penting dengan lebih baik.

Baca Juga: Metode Menghafal Hadits untuk Siswa MTs dengan Teknik Mind Mapping agar Lebih Cepat dan Efektif

2. Membersihkan Racun dan Limbah

Sistem glikfatik otak bekerja maksimal saat tidur, membersihkan racun dan limbah, termasuk protein beta-amiloid yang berhubungan dengan risiko Alzheimer.

3. Meningkatkan Kreativitas dan Kemampuan Menyelesaikan Masalah

Otak menghubungkan ide-ide berbeda selama tidur, memungkinkan kita
menemukan perspektif baru.

Banyak penulis, seniman, dan ilmuwan mendapatkan ide terbaik setelah tidur. Fase REM menjadi “laboratorium kreatif” alami bagi otak.

Baca Juga: TANTIEM Lagi Disorot, Awalnya karena Prabowo Tegas Hapus Tantiem BUMN: Jangan Akal-akalan!

4. Mempersiapkan Tubuh dan Otak untuk Hari Baru

Tidur membantu menyeimbangkan hormon, memperkuat sistem imun, dan
memulihkan energi.

Otak juga menyiapkan strategi menghadapi tantangan esok hari, sehingga kita bangun lebih segar dan pikiran fokus.

5. Memperkuat Kesehatan Emosional dan Mental

Selain itu, tidur memungkinkan otak memproses pengalaman emosional,
memperkuat ketahanan mental, dan membantu kita lebih tenang menghadapi tekanan sehari-hari.

Hal ini membuat tidur tak tergantikan bagi kesehatan psikologis kita.

Baca Juga: Pendaftaran Mahasantri Baru Mahad Al Jamiah UINSU Semester Ganjil Dibuka, Cek Syarat dan Biayanya

Aktivitas Otak saat Menonton TV

Sebaliknya, saat menonton TV, otak cenderung pasif. Informasi yang masuk hanya berupa visual dan audio, tanpa pemrosesan mendalam atau berpikir kritis.

Menonton TV berlebihan juga dapat mengganggu produksi hormon melatonin, sehingga kualitas tidur menurun dan otak kehilangan kesempatan “bekerja” optimal.

Tidur, terutama saat fase REM, adalah momen ketika otak bekerja paling kompleks dan bermanfaat.

Ia memroses informasi, menghubungkan ide, meningkatkan kreativitas, membersihkan limbah, dan menyiapkan tubuh untuk aktivitas esok hari.

Baca Juga: FAKTA SAINS: Percayakah Kamu bahwa Hujan Berlian Bisa Terjadi? Ketahui Peristiwa Itu Bisa Terjadi di Planet Ini

Menonton TV, di sisi lain, hanya memberikan rangsangan pasif yang minim manfaat bagi otak.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Jadi, jangan remehkan kualitas tidur, karena di balik mata tertutup, otak sedang sibuk bekerja demi kesehatan, keseimbangan emosi, dan kinerja optimal. ***