POJOKSATU.id — Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2025 tidak akan dipungut biaya sedikit pun.

Semua kebutuhan pelaksanaan ujian ini resmi dibiayai penuh oleh pemerintah, sehingga sekolah atau madrasah tidak boleh menarik pungutan dengan alasan apa pun.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, memastikan hal tersebut dalam keterangan resminya, Selasa (12/8/2025).

Ia menekankan, persiapan TKA adalah bagian dari proses pembelajaran di sekolah dan harus memanfaatkan sumber daya yang ada, baik dari sekolah maupun dukungan pemerintah.

“Kami pastikan TKA tidak dipungut biaya. Dana pelaksanaan dibebankan kepada anggaran pemerintah. Satuan pendidikan (sekolah/madrasah) dilarang membebankan biaya persiapan TKA kepada murid dan orang tua,” tegas Toni.

Baca Juga: KUMPULAN SOAL PJOK Kelas 9 SMP Semester Ganjil: Siapkah Menguji Kemampuanmu di Bidang Olahraga?

Untuk Apa TKA Dilaksanakan?

TKA dirancang untuk memetakan capaian akademik murid secara adil, terukur, dan kredibel, mencakup seluruh jenjang pendidikan:

  • SD/MI

  • SMP/MTs

  • SMA/MA

  • SMK/MAK

Ruang lingkup materi, kompetensi yang diukur, hingga contoh soal sudah diatur dalam Peraturan Kepala BSKAP Nomor 45 dan 47 Tahun 2025.

Pemerintah juga menyiapkan simulasi TKA yang dapat diakses gratis kapan saja melalui laman resmi: pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka.

Cara Akses Simulasi TKA

  1. Buka laman simulasi di pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka.

Baca Juga: DOWNLOAD LENGKAP, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam Jenjang SMA, Konsep Utuh Pemecahan Masalah Berbasis Proyek, Saatnya Berkomitmen

  1. Pilih jenjang pendidikan yang sesuai.

  2. Pilih jenis mata pelajaran (wajib/pilihan).

  3. Tentukan mata pelajaran yang ingin dilatih.

  4. Klik "Mulai Simulasi".

  5. Sistem akan memberi username dan password — simpan baik-baik.

  6. Isi data peserta mulai dari NIK hingga Token (lihat di kiri atas laman).

  7. Klik "Submit" lalu konfirmasi tes.

  8. Kerjakan soal selama 15 menit sesuai waktu yang tertera.

  9. Klik "Selesai Tes" jika sudah selesai.

Fitur ini dibuat untuk menjamin semua murid punya kesempatan persiapan yang sama tanpa harus mengikuti program berbayar.

Jadwal Pelaksanaan TKA 2025

  • SMA/SMK sederajat: 1–9 November 2025

  • SMP/MTs sederajat: Perkiraan Maret/April 2026

  • SD/MI sederajat: Perkiraan Maret/April 2026

Mata Pelajaran TKA 2025

Kelas 6 SD/MI/Paket A:

Baca Juga: DOWNLOAD LENGKAP, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam Jenjang SMP, Masuk di Fase Paling Krusial, Siswa Jadi Aktor Utama

  • Matematika

Kelas 9 SMP/MTs/Paket B:

  • Bahasa Indonesia

  • Matematika

Kelas 12 SMA/MA/Paket C & SMK/MAK:

  • Bahasa Indonesia

  • Matematika

  • Bahasa Inggris

Mata Pelajaran Pilihan SMA/MA: (Pilih 2 mata pelajaran)

Matematika Lanjutan, Bahasa Indonesia Lanjutan, Bahasa Inggris Lanjutan, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Sejarah, Antropologi, PPKn, Bahasa Arab, Bahasa Jerman, Bahasa Prancis, Bahasa Jepang, Bahasa Korea, Bahasa Mandarin.

Mata Pelajaran Pilihan SMK/MAK:

  • Pilihan pertama: Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan

  • Pilihan kedua: Satu mata pelajaran dari daftar pilihan SMA/MA di atas

TKA Bukan Penentu Kelulusan

Kemendikdasmen menegaskan, hasil TKA tidak menentukan kelulusan murid.

Baca Juga: DOWNLOAD LENGKAP, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam Jenjang SD, Bukan Hanya Suasana Kelas, Materi Belajar Relevan Isu-isu Nyata

Penentuan kelulusan tetap berada di tangan sekolah, karena sekolahlah yang memahami perkembangan belajar murid.

Meski begitu, nilai TKA bisa menjadi syarat seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikutnya melalui jalur prestasi, bahkan dapat digunakan sebagai pertimbangan masuk perguruan tinggi.

Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap pungutan liar yang mengatasnamakan TKA.

Bila menemukan hal tersebut, segera laporkan ke Unit Layanan Terpadu Kemendikdasmen.

Bagaimana menurut bapak ibu?

Adakah tanggapan atau pengalaman di lapangan yang bisa dibagi? Tulis di kolom komentar ya.

Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami: