POJOKSATU.id — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda dengan menggandeng orang tua mahasiswa baru (maba) melalui kegiatan Temu Ortu Maba 2025 pada Sabtu, 2 Agustus 2025.
Bertempat di Grha Sepuluh Nopember ITS, kegiatan ini menghadirkan Ikatan Orang Tua Mahasiswa (IKOMA) sebagai mitra strategis kampus dalam mengembangkan potensi mahasiswa menjadi prestasi nyata.
Rektor ITS, Bambang Pramujati menyampaikan bahwa ITS bukan sekadar lembaga pendidikan tinggi, tetapi juga rumah bagi calon-calon inovator, pemimpin, peneliti, dan wirausahawan masa depan.
Ia memperkenalkan visi ITS lewat jargon 'Advancing Humanity' yang mencerminkan upaya ITS dalam meningkatkan kualitas hidup manusia melalui sains, teknologi, dan pengetahuan.
Baca Juga: Apa Makna dan Aturan Resmi Seragam Pramuka? Ini Penjelasannya
“Kami tidak hanya ingin mencetak lulusan yang unggul secara keilmuan, tetapi juga mereka yang peduli dan mampu memberi dampak positif di masyarakat,” tegas Rektor dalam sambutannya.
Menurut Bambangm, pada tahun 2025 ini ITS menerima sebanyak 6.993 mahasiswa baru, yang akan menjadi bagian dari komunitas akademik berkelas dunia tersebut.
Orang Tua sebagai Pilar Pendukung
Perwakilan Majelis Wali Amanat (MWA) ITS, Prof Eko Budi Djatmiko, turut memberikan sambutan dan menyebut bahwa mahasiswa baru ITS adalah generasi terpilih yang berhasil melewati seleksi ketat.
“Peran orang tua sangat penting dalam mengawal anak-anak kita agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, dan berprestasi,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa ITS mendukung pembentukan karakter mahasiswa melalui pengembangan delapan kecerdasan majemuk, mulai dari kecerdasan logika hingga interpersonal.
Proses ini juga diperkuat dengan berbagai fasilitas kampus yang lahir dari kontribusi IKOMA.
IKOMA sebagai Mitra Strategis Kampus
Ketua IKOMA ITS, Wahid Wahyudi menjelaskan bahwa IKOMA adalah organisasi independen yang menghimpun seluruh orang tua dan wali mahasiswa aktif ITS.
IKOMA, katanya, hadir untuk mendukung mahasiswa baik dari aspek akademik maupun non-akademik.
“Ini sejalan dengan misi ITS dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten dalam sains dan teknologi, tetapi juga beriman dan bertakwa,” tutur Wahid.
IKOMA juga aktif dalam pengembangan fasilitas kampus, seperti pusat kebugaran dan Creative Co-working Space, serta memberikan bantuan dana bagi mahasiswa yang berkompetisi di level nasional maupun internasional.
Baca Juga: Ini Dampak Positif Bagi Siswa MAN yang Aktif Ekskul
Program kerja IKOMA mencakup berbagai bidang, antara lain delegasi mahasiswa, kesehatan, organisasi, dan sarana prasarana kampus.
Dukungan dari Tokoh Masyarakat
Hadir pula dalam acara ini Ketua Umum Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya, Rini Indriyani Eri Cahyadi, sebagai perwakilan orang tua mahasiswa.
Istri Wali Kota Surabaya ini memberikan apresiasi atas kerja IKOMA dalam mendampingi mahasiswa dan mengajak para orang tua untuk lebih aktif mendukung perjalanan pendidikan anak-anak mereka.
“Kebersamaan antara kampus dan orang tua menjadi kunci penting dalam mewujudkan generasi yang berprestasi dan berdampak,” ungkap Rini.
Baca Juga: Pastikan PSU Aman dan Tertib, Pj Gubernur Papua dan Wamendagri Tinjau TPS Hingga Pelosok
Dukung SDGs melalui Kolaborasi
Melalui pertemuan yang hangat dan penuh sinergi ini, ITS juga menegaskan dukungannya terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas dan poin ke-17 mengenai kemitraan untuk mencapai tujuan.
“Semoga kolaborasi kita hari ini bisa terus mendorong potensi mahasiswa ITS untuk berprestasi hingga ke tingkat global,” tutup Rektor Bambang Pramujati dengan optimis.***
Baca dan komentari artikel Pojoksatu.id lainnya melalui aplikasi kami di bawah ini:



