POJOKSATU.id - Pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) menjadi momen yang paling dinantikan oleh bapak ibu guru yang sudah bersedik.
Di tahun 2025 banyak kemudahan yang diberikan pemerintah terkait dengan syarat pencairan TPG.
Kendati demikian, pada pencairan TPG tahun 2025 ini bapak ibu guru wajib untuk memperhatikan validasi data.
Karena data yang tidak valid bisa membuat TPG gagal dicairkan.
Baca Juga: ESG dan Carbon Pricing: Saatnya Investor Muda Paham Investasi Berarti
Diketahui bahwa pada pencairan TPG ini, validasi data dilakukan melalui system Info GTK.
Apabila data pada system Info GTK valid maka pencairan TPG bisa dilakukan.
Namun jika datanya masih belum valid itu artinya bapak ibu guru harus melakukan perbaikan terlebih dahulu.
Sampai data pada Info GTK dinyatakan valid dan TPG baru bisa dicairkan.
Ada empat data penting di Info GTK yang menjadi kunci pencairan TPG, di antaranya:
- Status keaktifan guru
- Beban mengajar
- Sertifikasi pendidik
- Data kepegawaian dan Riwayat jabatan
Untuk beban mengajar diketahui bahwa syarat minimal yang harus dipenuhi adalah 24 jam tatap muka per minggu.
Pemerintah telah memberikan kemudahan dengan cara menambahkan tugas tambahan untuk bisa memenuhi beban mengajar tersebut.
Baca Juga: Gaji Honorer Lolos PPPK Tahap 1 dan 2 Berbeda? CEK Aturan dalam Regulasi Terbarunya!
Oleh karena itu bapak ibu guru harus benar-benar memperhatikan keempat persyaratan di atas.
Berkaca pada tahun lalu, ada 17,5 persen guru yang gagal mencairkan TPG karena data mereka tidak sesuai atau belum diperbarui pada system.
Salah satu penyebabnya karena beban mengajar yang tidak tercatat atau sinkronisasi Dapodik belum dilakukan secara tepat.
TPG bukan hanya gagal cair jika data tidak valid.
Namun TPG bisa dihentikan juga oleh pemerintah jika terdapat ketidaksesusaian data pada system Info GTK.
Pada tahun ajaran baru 2025/2026 ini, masa validasi data di Info GTK dibuka sejak Juli dan ditutup pada pertengahan September 2025.
Validasi data terbaru digunakan untuk pencairan TPG Triwulan 3 tahun 2025 yang dimulai September.
***



