POJOKSATU.id—Mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (UB) turut ambil bagian dalam mendorong kemajuan digital desa dengan menghadirkan inovasi nyata di Desa Jeru, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), mereka menggagas dan merealisasikan peluncuran situs resmi desa serta video profil pemerintahan setempat yang diresmikan pada Kamis, 31 Juli 2025.

Inisiatif ini tidak hanya memperkenalkan wajah baru Desa Jeru secara daring, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang transparan, informatif, dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Baca Juga: Raih Nilai Terbaik! Kumpulan Soal Bahasa Indonesia Kelas 8 Semester Ganjil untuk Latihan Mandiri di Rumah

Adanya terobosan ini membuat masyarakat Desa Jeru kini memiliki akses mudah terhadap berbagai layanan dan informasi penting desa melalui satu portal terpadu.

Website yang dibangun memuat konten beragam, mulai dari informasi layanan administrasi desa, potensi sektor pertanian dan pariwisata, hingga sejarah dan kebudayaan lokal. 

Peluncuran ini disambut positif oleh aparat dan warga desa. Sekretaris Desa Jeru, Ainun Nisak, menilai bahwa platform digital ini merupakan jawaban atas kebutuhan komunikasi publik yang selama ini belum tersalurkan secara optimal.

Baca Juga: Bukan di TMP Kalibata, Jenazah Marsma Fajar Adriyanto akan Dimakamkan di Probolinggo Jatim

“Dengan hadirnya website ini, masyarakat bisa mendapatkan informasi desa dengan lebih cepat dan mudah. Ini menjadi langkah besar untuk meningkatkan transparansi dan pelayanan publik,” ujarnya.

Kepala Desa Jeru, Ahmad Saiful Huda, turut mengapresiasi program ini. Menurutnya, inisiatif tersebut membawa perubahan penting dalam cara desa menampilkan identitasnya ke dunia luar.

“Belum pernah ada upaya seperti ini sebelumnya. Kini budaya tradisional seperti tari kuda lumping bisa dikenalkan ke masyarakat luas lewat media digital. Ini sangat membantu desa dalam hal promosi dan pelestarian budaya,” tutur Saiful.

Baca Juga: Pemberdayaan Masyarakat, UNP Ajak Warga Nagari Salayo Berkolaborasi Wujudkan Desa Tangguh Bencana, Luar Biasa, Nih!

Selain menjadi sarana komunikasi dan promosi, platform digital ini juga membuka ruang pertumbuhan ekonomi melalui katalog UMKM desa. 

Produk-produk lokal yang sebelumnya hanya dikenal dalam lingkup terbatas kini bisa diakses publik secara lebih luas dan memperbesar peluang pasar bagi para pengusaha mikro.

Meski begitu, keberlanjutan platform masih menjadi perhatian utama. Sekretaris, Desa Jeru, Ainun Nisak, menekankan pentingnya pelatihan dan pembentukan tim pengelola yang berasal dari warga lokal agar sistem informasi ini dapat terus berkembang secara berkelanjutan.

Baca Juga: LATIHAN SOAL SAS-PAS Sosiologi SMA Kelas 11 Semester Ganjil Lengkap JAWABAN, Hafalan Gak Harus Ribet

“Kami sangat berharap ke depannya ada pelatihan lebih lanjut. Warga perlu dibekali keterampilan untuk memperbarui konten agar manfaatnya terus dirasakan,” jelasnya.

Program kolaboratif ini menjadi contoh nyata bahwa keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan desa mampu memberikan dampak secara signifikan. ***