POJOKSATU.ID – Kasus duel pelajar di atas Jembatan Parigi, Desa Sindangsari, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat berujung tragis.

Muhammad Ziad (MZ), pelajar MTs, tewas setelah terjatuh dari jembatan setinggi 15 meter saat berduel dengan pelajar SMPN pada Jumat malam (18/7/2025).

Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, mengungkapkan duel tersebut bermula dari tantangan di media sosial.

Baca Juga: Arkhan Fikri Sudah Latihan Penuh, Toni Firmansyah Masih Diragukan Hadapi Thailand

“Pelajar SMPN berinisial MN mengajak duel SS dan AZ dari MTs melalui Instagram. Mereka sepakat bertemu di Jembatan Parigi dan masing-masing mengajak teman-temannya,” jelas Tono, Jumat (25/7/2025).

Aksi duel dua lawan dua pun terjadi: MN melawan MZ, sementara MB melawan salah satu pelajar MTs lainnya. Rekan-rekan mereka merekam duel tersebut dengan ponsel, sementara yang lain menyorot area gelap jembatan menggunakan lampu sepeda motor.

Nahas, MZ terpeleset dan jatuh ke dasar sungai. Ia sempat dievakuasi dalam kondisi tak sadarkan diri dan mengalami luka parah.

Baca Juga: Ngaku Perwakilan Ojol Tapi Gak Punya Akun, Perwakilan 'Garda, SPAI dan Korban Aplikator' Buat Gaduh FGD Kemenhub

“Korban sempat dirujuk ke dua rumah sakit berbeda, namun nyawanya tak tertolong dan meninggal pada 22 Juli lalu,” kata Tono.

Polisi bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa para saksi.

Hasilnya, 16 pelajar ditetapkan sebagai tersangka dengan peran yang berbeda, di antaranya AZ, AN, FD, RS, RA, BG, MN, SS, RF, AM, RP, MH, PN, dan dua pelajar lainnya berinisial MF.

Menurut Tono, aksi duel ini dipicu gengsi antar-sekolah.

Baca Juga: Head to Head Timnas U-23 Indonesia vs Thailand, Sejatinya MISI BALAS DENDAM

“Motifnya adalah rivalitas lama. Kedua sekolah sering cekcok, dan duel ini dianggap sebagai ajang membuktikan siapa yang lebih hebat,” ungkapnya.

Atas perbuatan mereka, para pelaku dijerat Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Baca Juga: Duel Strategi Dua Pelatih Baru Timnas U23 Indonesia vs Thailand di Semifinal Piala AFF U-23 2025, Pembuktian Penting Vanenburg vs Thawatchai Damrong!

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov

“Ini pelajaran berharga bahwa tantangan di media sosial dapat berakhir fatal. Kami mengimbau orang tua dan sekolah lebih memperhatikan interaksi anak-anak,” tegas Tono. ***