POJOKSATU.ID - Program Massive Open Online Course (MOOC) PPPK tahun 2025 resmi dibuka sebagai bagian dari pembekalan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dalam penulisan jurnal Swajar, peserta akan diminta mengulas kembali tiga agenda utama yang telah dipelajari selama mengikuti MOOC.

Masing-masing agenda tersebut terdiri dari beberapa subtema yang perlu dicermati.

Baca Juga: DEADLINE Mepet! BKN Desak Instansi Segera Umumkan Hasil PPPK Tahap II atau NIP Terancam Hangus!

Dan berikut pembahasan agenda I pada MOOC PPPK tahun 2025 yaitu materi Wawasan Kebangsaaan.

Pada agenda I, peserta difokuskan untuk memahami dan menginternalisasi Sikap dan Perilaku Bela Negara yang menjadi pilar utama dalam pembentukan karakter ASN profesional, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan.

1. Wawasan Kebangsaan: Fondasi Bela Negara
Materi awal mengangkat pentingnya pemahaman Wawasan Kebangsaan yang berakar pada empat konsensus dasar bangsa Indonesia:

- Pancasila: Sebagai dasar ideologi dan falsafah bangsa yang dijadikan sumber dari segala sumber hukum.

Baca Juga: Beban Belajar Lebih Ringan? Mengupas Tuntas Penyederhanaan Kokurikuler oleh Kemendikdasmen!

- UUD 1945: Menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum (rechstaat), bukan berdasarkan kekuasaan semata.

- Bhinneka Tunggal Ika: Semboyan nasional yang menggambarkan keberagaman dalam persatuan, diangkat dari karya Mpu Tantular.

- NKRI: Bentuk negara yang ditegaskan sejak proklamasi kemerdekaan dan diperkuat dalam sidang PPKI tahun 1945.

Keempat nilai tersebut memberikan kerangka berpikir dan bertindak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama bagi ASN yang memiliki tanggung jawab langsung terhadap pelayanan publik.

Baca Juga: Pakta Itengritas UKIN Pakai Materai atau Tidak? Simak Juknis Resmi dari Kemendikdasmen Tutorial Aplikasi UKIN UKPPPG untuk Peserta

2. Analisis Isu Kontemporer: Tantangan Nyata Bela Negara
Peserta juga dibekali dengan pemahaman terhadap isu-isu kontemporer yang menjadi tantangan strategis bagi ketahanan nasional.

Beberapa modal penting dalam menghadapi perubahan lingkungan strategis meliputi:

- Modal intelektual, emosional, sosial, etika/moral, ketabahan, dan kesehatan.

Baca Juga: Bingung Kurikulum yang Digunakan Sekolah, Ternyata Tidak Ada Perubahan Kurikulum!

Sedangkan isu-isu strategis yang menjadi sorotan antara lain: korupsi, narkoba, terorisme dan radikalisme, pencucian uang (Money Laundering), proxy war, kejahatan komunikasi massa (Mass Communication Crime).

ASN PPPK diharapkan tidak hanya memahami, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam pencegahan dan penanganan isu-isu tersebut sesuai lingkup tugas masing-masing.

3. Kesiapsiagaan Bela Negara: ASN sebagai Garda Depan
Bela negara tidak hanya diukur dari kemampuan fisik, namun juga dari kesadaran mental, sikap sosial, dan kesiapan moral. Konsep kesiapsiagaan bela negara menekankan:

Baca Juga: Jangan Salah Paham! Inilah Kategori Pedagang dan Jenis Transaksi yang Tidak Terkena Pemotongan Pajak di Markerplace

"Sikap ikhlas, sadar, dan rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara, dilandasi cinta tanah air dan semangat menjaga keutuhan NKRI."

ASN PPPK merupakan bagian dari komponen strategis dalam pembinaan kesadaran bela negara yang mencakup berbagai sektor, termasuk lembaga negara, TNI-Polri, BUMN/D, dan sektor swasta.

Agenda I MOOC PPPK 2025 memberikan pondasi yang kuat bagi para ASN untuk memahami bahwa bela negara adalah tanggung jawab setiap warga negara, terlebih bagi mereka yang mengemban amanah pelayanan publik.

Baca Juga: KPK Berkirim Surat Ke Kejagung Periksa Kajari Madina M Iqbal, Jumat Ternyata Batal Digelar

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov

Dengan internalisasi nilai-nilai luhur bangsa, pemahaman atas dinamika isu kontemporer, serta kesiapan diri secara fisik, mental, dan sosial, ASN PPPK diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan yang positif bagi Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. ***