POJOKSATU.id — Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan awal-awal pembelajaran di kelas seringkali menjadi momen krusial dalam membangun suasana yang menyenangkan dan inklusif bagi siswa.
Agar proses adaptasi berlangsung lancar dan tidak kaku, para guru dan fasilitator bisa memanfaatkan berbagai permainan edukatif serta ice breaking yang interaktif.
Permainan-permainan ini tidak hanya mencairkan suasana, tetapi juga memiliki manfaat edukatif seperti melatih konsentrasi, kerja sama tim, kreativitas, hingga kemampuan berbahasa.
Berikut adalah daftar ide permainan dan ice breaking yang bisa diterapkan dalam kegiatan MPLS maupun pembelajaran rutin di kelas.
Game Edukatif
-
What's My Name?
Permainan tebak nama tokoh ini mengandalkan komunikasi dua arah yang efektif. Setiap siswa menempelkan nama tokoh terkenal di punggung temannya, lalu berusaha menebak siapa tokoh tersebut dengan mengajukan pertanyaan “ya atau tidak”. -
Tebak Gaya
Siswa diminta memperagakan sebuah kata atau kalimat tanpa suara. Teman lainnya menebak makna dari gerakan tersebut. Permainan ini mengasah ekspresi nonverbal dan keterampilan komunikasi. -
Sambung Kalimat
Baca Juga: MPLS Ramah di SMP, Ini Link Resmi Rujukan Kegiatan MPLS SMP untuk Sambut Siswa Baru, Hari Pertama Hingga Hari Kelima
Secara bergiliran, siswa menyusun kalimat menjadi sebuah cerita yang utuh. Permainan ini tidak hanya melatih kreativitas, tapi juga daya imajinasi dan keterampilan merangkai bahasa. -
Estafet Hula Hoop
Dalam kelompok, siswa harus memindahkan hula hoop dari ujung ke ujung tanpa memutus genggaman tangan. Ini menjadi tantangan kerja sama yang menyenangkan. -
Memindahkan Bola
Menggunakan pipa atau bilah bambu, setiap kelompok berlomba memindahkan bola kecil ke tempat tujuan. Fokus utama ada pada koordinasi dan kekompakan. -
Tebak Gambar
Salah satu siswa menggambar sebuah objek, lalu siswa lainnya menebak gambar tersebut. Game ini mengasah kemampuan observasi, daya ingat visual, dan interpretasi. -
Permainan Kata Bertema
Siswa diminta menyebutkan kata-kata sesuai tema tertentu secara bergantian. Misalnya: tema “sekolah” bisa menghasilkan kata seperti papan tulis, buku, pensil, dan sebagainya. Ini melatih koneksi logika dan daya pikir cepat.
Ice Breaking Edukatif
-
Lampu Merah, Lampu Hijau
Terinspirasi dari budaya Korea, siswa maju ke garis finish hanya saat kalimat "Mugunghwa kochi pieotsumnida" selesai diucapkan. Jika bergerak saat kalimat masih diucapkan, harus kembali ke awal. Game ini mengandalkan fokus dan kecepatan reaksi. -
Tepuk Tangan Berjenjang
Instruksi diberikan berdasarkan hari: Senin berarti satu tepuk, Selasa dua tepuk, dan seterusnya. Pemain yang salah mengikuti ritme akan dieliminasi. Sangat cocok untuk melatih konsentrasi dan koordinasi. -
Putar Barang, Jawab Tantangan
Baca Juga: Rangkaian Kegiatan MPLS Ramah SD, Ini Rujukan Kegiatan MPLS SD, Sambut Murid Baru dengan Ceria, Aman, dan Penuh Karakter, DOWNLOAD Link Resmi DI SINI
Siswa memutar sebuah barang sambil menyanyikan lagu. Saat lagu berhenti, siswa yang memegang barang harus menjawab pertanyaan atau melakukan tantangan lucu. Cocok untuk memecah ketegangan. -
Ekor Naga
Dalam formasi barisan panjang, kelompok berupaya merebut “ekor” sambil mempertahankan “kepala”. Ini adalah permainan strategis yang menguji kerja sama dan kelincahan. -
3, 6, 9 Dor!
Permainan menghitung ini menantang siswa untuk menyebut angka, namun harus mengatakan “Dor!” pada angka 3 dan kelipatannya. Jika salah, maka harus mengulang. Sangat menyenangkan untuk melatih logika dan konsentrasi. -
Permainan Nama dan Wajah
Setiap siswa menyebutkan nama dan satu hal unik tentang dirinya. Lalu siswa lain harus mengingat dan mengulang. Ini bermanfaat dalam membangun keakraban dan daya ingat. -
Permainan Gerakan Kreatif
Instruksi diberikan untuk membuat gerakan tertentu, bisa mulai dari "gerakan menyapa teman" hingga "meniru hewan". Aktivitas ini melatih keberanian, kreativitas, dan keterampilan motorik siswa.
Menghadirkan suasana belajar yang hangat dan menyenangkan tak harus selalu lewat metode konvensional.
Game edukatif dan ice breaking adalah cara efektif membangun keterlibatan siswa, terutama di masa-masa awal seperti MPLS atau kegiatan transisi lainnya.
Tak hanya menyenangkan, kegiatan ini juga memberi dampak nyata dalam meningkatkan kemampuan sosial, konsentrasi, kerja sama tim, dan kreativitas peserta didik. ***
Bagikan dan kirim komentar untuk artikel ini. Ikuti informasi lainnya melalui apps kami:
Baca artikel menarik lainnya dari penulis: Rizq Azzahra




