POJOKSATU.id — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung menegaskan bahwa status sebagai penerima bantuan sosial (bansos) bukanlah syarat utama untuk mendaftar melalui jalur Afirmasi Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Bandung, Dani Nurahman. Ia menjelaskan bahwa kunci utama agar bisa mendaftar melalui jalur afirmasi RMP adalah tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) serta memiliki Kartu Keluarga (KK) yang beralamat di Kota Bandung.

“Persyaratan khusus Afirmasi RMP adalah terdata di DTKS dan Kartu Keluarga Kota Bandung. Jika ada pertanyaan, misalnya terdata di DTKS namun bukan penerima bansos, maka tetap bisa daftar jalur RMP,” ujar Dani dalam siaran pers Disdik Kota Bandung, Selasa (13/5/2025).

DTKS Jadi Acuan Utama

DTKS sendiri merupakan basis data induk yang dikelola oleh Kementerian Sosial dan menjadi rujukan dalam berbagai program bantuan sosial.

Baca Juga: Ketahui 7 Jenis Sekolah yang Tidak Menerapkan Jalur Domisili dalam SPMB 2025, Kok Bisa? Simak di Sini

Namun, tidak semua yang tercantum dalam DTKS otomatis menerima bantuan karena setiap program memiliki ketentuan tambahan masing-masing.

Untuk mempermudah proses verifikasi status DTKS, Disdik Kota Bandung menyediakan layanan pengecekan daring melalui laman simdik.bandung.go.id/dtks.

Cukup dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) calon murid atau orang tua, sistem akan menampilkan status apakah data tersebut terdaftar atau tidak.

Jika nama tidak muncul, masyarakat bisa mengajukan pengaduan melalui laman tersebut dengan melampirkan dokumen seperti Kartu Keluarga, KTP, dan tangkapan layar aplikasi SIKS-NG, yang dapat diakses melalui aplikasi Yes Jitu.

Baca Juga: Bisa Daftar ke Dua Sekolah, Cek Ketentuan Skor Nilai Rapot Jalur Prestasi SPMB Kota Bandung 2025, Ranking 1-3 Dapat Tambahan Bobot, Ini Cara Hitungnya

“Akses ke aplikasi tersebut tersedia di seluruh sekolah. Jadi tidak perlu datang ke kelurahan. Cukup datang dan komunikasi dengan sekolah masing-masing,” tutur Dani.

Jadwal Lengkap SPMB 2025 Kota Bandung

Disdik Kota Bandung juga mengumumkan jadwal lengkap pelaksanaan SPMB untuk jenjang TK, SD, dan SMP tahun ajaran 2025/2026.

Seluruh proses akan dilakukan secara daring dan bertahap mulai dari pengumuman, pendataan jalur afirmasi, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang.

Berikut adalah jadwal lengkap SPMB 2025 Kota Bandung:

Baca Juga: Pendataan Dimulai 19 Mei, Ini Aturan SPMB Jalur Domisili Kota Bandung 2025 untuk SD dan SMP, Jadwal Lengkap di Sini!

  • 5 Mei: Pengumuman pelaksanaan SPMB

  • 5–9 Mei: Pendataan Afirmasi RMP tingkat SMP

  • 12–16 Mei: Verifikasi dan validasi data RMP SMP

  • 23 Mei: Penetapan murid baru RMP hasil pemetaan dan permintaan

  • 19 Mei–20 Juni: Pendataan calon murid baru secara serentak

  • 23–27 Juni: Pendaftaran jalur Domisili, Afirmasi, Prestasi, dan Mutasi

  • 30 Juni–4 Juli: Tes Terstandar Daerah

  • 7 Juli: Pengumuman hasil seleksi

  • 8–9 Juli: Daftar ulang

  • 14 Juli: Hari pertama masuk sekolah

Baca Juga: Cek Peluang JALUR DOMISILI SPMB 2025 di 23 SMP Negeri Kota Bogor, Inilah Hitungan Pembagian Wilayah, Kuota, Syarat dan Mekanisme Seleksi!

Disdik mengimbau seluruh orang tua untuk aktif mengecek informasi resmi melalui situs spmb.bandung.go.id serta akun media sosial @bdg.disdik dan @bdg.pendidikan untuk menghindari kesalahan informasi dan memastikan proses berjalan lancar.

Apakah bapak ibu sudah ada yang pernah mencoba jalur ini? Tulis pengalaman bapak ibu di kolom komentar ya. ***