POJOKSATU.id - Kabar gembira dating dari dunia Pendidikan Tanah Air!
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Guru Tertentu Tahun 2025 Batch 1 resmi dimulai.
Proses pemanggilan mulai dilakukan pada 8 Mei sampai dengan tanggal 17 Mei 2025 nanti.
Di hari pertama tepatnya 8 Mei sudah banyak guru yang terpanggil mengikuti PPG Guru Tertentu Tahun 2025 Batch 1.
Diketahui bahwa pemanggilan peserta dilakukan langsung melalui akun SIMPKB masing-masing guru.
Guru yang terpanggil nantinya akan muncul notifikasi di akun SIMPKB dengan bunyi berikut ini:
"Selamat Bapak/Ibu dapat mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu."
Nah bagi yang mendapatkan notifikasi seperti di atas Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah klik konfirmasi pada bagian Bawah kanan.
Baca Juga: Lebih dari Sekadar Aksesori, Sarung Tangan Jadi Bagian Penting Keselamatan Berkendara Motor
Dengan klik tombol konfirmasi itu berarti bapak ibu guru bersedia untuk menjadi peserta PPG Guru Tertentu Tahun 2025 Batch 1.
Info dari Dirjen GTK Nunuk Suryani, akan ada 350 ribu guru yang akan mengikuti PPG Guru Tertentu Tahun 2025 Batch 1 ini.
Jadi dari seluruh peserta yang lolos seleksi administrasi tidak semua langsung dipanggil pada batch 1 ini.
Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Lazio vs Juventus di Liga Italia: Berburu Tiket Liga Champions
Karena ada prioritas peserta di PPG Guru Tertentu Tahun 2025 Batch 1.
Apa sebenarnya kriteria guru yang diprioritaskan untuk mengikuti PPG di batch ini?
Tenang, bocoran penting ini datang langsung dari Dirjen GTK, Ibu Nunuk Suryani.
Beliau menegaskan bahwa dalam pemanggilan PPG Guru Tertentu Tahun 2025 Batch 1, ada dua kelompok guru yang diprioritaskan lebih dulu.
Baca Juga: TSMC Siap Produksi Chip 2nm, Revolusi Nanosheet untuk PROSESOR MASA DEPAN
1. Guru yang Usianya Mendekati Masa Pensiun
Kelompok pertama yang mendapatkan prioritas adalah guru-guru yang usianya sudah mendekati masa pensiun.
Langkah ini diambil sebagai bentuk penghargaan terhadap pengabdian para guru senior, agar mereka tetap bisa mendapatkan sertifikasi sebelum memasuki masa purna tugas.
Sertifikasi ini tentu menjadi bekal penting, baik dari sisi kompetensi maupun hak-hak kesejahteraan yang menyertainya.
2. Guru dengan Masa Kerja Lebih Lama
Selain faktor usia, lama masa kerja juga menjadi pertimbangan utama.
Guru-guru yang sudah mengabdi bertahun-tahun tanpa sempat mengikuti PPG kini diprioritaskan agar segera mendapatkan pengakuan formal atas kompetensinya.
Bagi Bapak Ibu guru yang belum terpanggil di batch ini, terutama jika usia masih tergolong muda dan masa kerja belum terlalu panjang, tidak perlu khawatir.
Masih akan ada batch-batch berikutnya. Proses ini bertahap dan tetap memberikan kesempatan adil untuk semua.
Karena seperti diketahui bahwa PPG Guru Tertentu Tahun 2025 ini dilaksanakan dalam tiga tahapan.
Jadi masih ada Waktu bagi bapak ibu guru untuk menunggu dan juga bersabar.
***



