POJOKSATU.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi NasDem, M. Rizky, mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memperjuangkan pembangunan fasilitas pendidikan, khususnya di wilayah Kabupaten Bogor.

Hal itu disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan di MIS Mathlaul Anwar, Kampung Pasir Awi, Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng.

Menurut Rizky, Perda ini bukan hanya soal regulasi, tetapi juga sarana perjuangan untuk memastikan setiap anak di Jawa Barat memperoleh pendidikan minimal selama 13 tahun.

Baca Juga: Jaringan Listrik Sukatani-Bekasi Resmi Tersambung, Pasokan ke Kawasan Industri Makin Andal

Namun, ia mengingatkan bahwa dukungan masyarakat sangat krusial agar pembangunan sarana pendidikan dapat menjadi prioritas pemerintah.

“Kita harapkan madrasah ini bisa dibangun tahun depan. Tapi masyarakat juga perlu aktif menyampaikan aspirasi. Sekarang era digital, medsos bisa jadi alat perjuangan,” ujarnya.

Ia mencontohkan platform seperti Facebook, Instagram, dan TikTok bisa digunakan warga untuk menunjukkan urgensi dan kebutuhan pembangunan ruang belajar di wilayah mereka.

Baca Juga: LANGKAH SELANJUTNYA Usai Terpanggil PPG Guru Tertentu 2025 Batch 1, Simak CONTOH UNDANGAN di SIMPKB, Segera Siapkan Berkas Lapor Diri ke LPTK

Menurut Rizky, suara kolektif masyarakat akan lebih mudah terdengar jika dikawal secara konsisten di ruang publik digital.

Rizky juga menyinggung perlunya pengawasan terhadap komitmen pemerintah dalam penyediaan anggaran.

Ia mengakui bahwa hingga kini masih ada dinamika dalam pengambilan keputusan di tingkat eksekutif, sehingga dukungan publik menjadi penting untuk memperkuat posisi kebijakan pro-pendidikan.

Baca Juga: Rizal Fadillah yang Dilaporkan Jokowi ke Polda Tiba-tiba Kecelakaan Ditabrak Orang Saat Pulang ke Rumah

“Pendidikan bukan sekadar program, ini soal masa depan. Maka peran kita semua—termasuk di dunia maya—jadi sangat penting,” tegasnya.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan komitmen kolektif untuk terus memperjuangkan hak pendidikan yang layak bagi setiap anak di Jawa Barat, khususnya di wilayah Leuwisadeng dan sekitarnya. ***