POJOKSATU.id, TINDAKAN curang para joki selama Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2025 terungkap nyaris beraksi di Universita Padjajaran (Unpad).

Hal tersebut diungkapkan Tim Pusat UTBK Unpad, setelah berhasil menelusuri data bahwa salah satu terduga joki UTBK-SNBT yang telah ditangkap dengan inisial KD, ternyata juga dijadwalkan mengikuti UTBK di Unpad menggantikan dua peserta lain.

Tetapi, dari 2 jadwal yang akan diikuti di Unpad, KD diketahui tidak hadir.

Dilansir dari laman resmi Unpad.ac.id, Koordinator Teknologi Informasi dan Komunikasi (Kortik) Pusat UTBK Unpad, Rafly, membeberkan, meski KD terdeteksi akan menggantikan peserta lain, namun yang bersangkutan tidak hadir di lokasi ujian Pusat UTBK Unpad di Jatinangor.

Baca Juga: Marcelino dan Maarten Paes DICORET Patrick Kluivert Jelang Lawan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026

“Kami memperoleh informasi dari panitia SNPMB pusat, diminta menelusuri adakah data nomor peserta dan foto tertentu di data peserta Pusat UTBK Unpad. Setelah dicek, nomor peserta tersebut ada dan menggunakan foto yang mirip dengan KD, bedanya peserta ini menggunakan jilbab,” ujarnya, dikutip Selasa, 6 Mei 2025.

Disebutkan, KD dijadwalkan hadir menggantikan dua peserta, masing-masing peserta berinisial JAM pada tanggal 24 April 2025 sesi siang, dan peserta berinisial FABW pada tanggal 30 April 2025 sesi siang.

Berdasarkan data kehadiran, diketahui KD tidak hadir pada dua sesi tersebut.

Baca Juga: Akui Sudah Insyaf, Eks Mucikari Robby Abbas Beberkan Alasan Banyak Artis yang Punya 'Kerja Sampingan' Haram

Rafly mengatakan, temuan tersebut telah disampaikan ke panitia SNPMB pusat. “Baik untuk peserta JAM maupun FABW, KD ini menjadi joki mengerjakan UTBK untuk pilihan prodi Kedokteran di salah satu perguruan tinggi negeri di Jawa Tengah. Kedua peserta itu hanya mengisi satu pilihan prodi saja, meskipun diperbolehkan memilih 4 pilihan prodi,” jelasnya.

Sementara itu, ada sebanyak 11.565 peserta berhasil mengikuti UTBK-SNBT 2025 yang dilaksanakan pada 23-30 April dan 2-4 Mei 2025 di Kampus Universitas Padjadjaran, Jatinangor.

Koordinator Pelaksana Pusat UTBK Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, Ph.D, menyampaikan bahwa sebanyak 19 sesi UTBK yang dilaksanakan di Unpad berlangsung dengan lancar.

Diuraikannya, dari persentase rata-rata kehadiran peserta itu ada di angka 97 %, yang tidak hadir dari 11 hari pelaksanaan ujian itu total ada 362 peserta dari 11.927 peserta.

Baca Juga: Persib Juara Liga 1 2024-2025, Gubernur Jabar Imbau Bobotoh Rayakan Secara Tertib

"Secara keseluruhan Alhamdulillah pelaksanaan UTBK di Unpad berjalan dengan sangat baik dan lancar,” sebutnya.

Inu menjelaskan bahwa ditemukan beberapa kasus pelanggaran selama pelaksanaan UTBK 2025 ini berlangsung, seperti peserta yang datang terlambat atau dokumen yang kurang lengkap.

Namun, jumlah kasus pelanggaran yang terjadi tahun ini lebih sedikit jika dibandingkan dengan pelaksanaan UTBK tahun lalu.

Inu menyampaikan bahwa penurunan jumlah kasus pelanggaran ini merupakan upaya dari mitigasi yang dilakukan oleh Unpad berupa pesan WhatsApp yang dikirimkan panitia kepada seluruh peserta UTBK di Unpad pada H-1 pelaksanaan ujian.

Baca Juga: Robby Abbas Eks Mucikari Ungkap Lisa Mariana Tak Berbohong soal Anak Ridwan Kamil, Sebut Sempat Rekrut 'Anak Didiknya'

“Peserta yang terlambat tidak bisa ikut ujian karena memang kelalaian yang bersangkutan, karena sebetulnya kita sudah mengingatkan melalui pesan WhatsApp sejak H-1 ujian. Untuk sisanya itu sifatnya pelanggaran administratif, tetapi karena semuanya bisa kami konfirmasi ke pihak terkait jadi kami nyatakan bisa untuk mengikuti ujian,” jelas Inu.

Usai berakhirnya penyelenggaraan UTBK-SNBT 2025, Inu mengimbau kepada para peserta agar tidak memercayai berbagai informasi yang disampaikan oleh pihak-pihak tidak bertanggungjawab.

Tidak hanya itu, Inu berpesan kepada para peserta UTBK untuk senantiasa mengikuti informasi resmi dari laman SNPMB dan laman Perguruan Tinggi Negeri, khususnya laman SMUP Unpad terkait dengan pengumuman UTBK pada tanggal 28 Mei 2025 mendatang.

Baca Juga: Ramadhipa Ukir Sejarah! Podium Perdana di Portugal, Merah Putih Berkibar di Eropa

Inu menyampaikan bahwa Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) masih dibuka hingga tanggal 31 Mei 2025 (untuk jalur Minat dan Bakat), 4 Juni (untuk skema Ujian SMUP) dan 12 Juni (untuk skema UTBK dan Rapor). Dan, informasi selengkapnya dapat dibaca di laman smup.unpad.ac.id. ***