POJOKSATU.ID- Perdebatan sengit antara Aura Cinta dan Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat mencuri perhatian publik.
Sebelumnya Aura Cinta memprotes kebijakan Gubernur Jawa Barat hingga videonya yang diunggah di TikTok miliknya viral di media sosial.
"Lucu ya katanya pembangunan tapi yang dikorbanin rakyat kecil, proyek-proyek besar terus diluncurin, mulai dari larangan motor, sekolah tanpa wisuda, bahkan bendungannya bikin warga terusir dari rumahnya, katanya untuk rakyat tapi kenapa justru rakyat kecil yang dikorbanin," ungkap Aura dalam video yang diunggahnya di TikTok @iam_auracinta.
sama dilihat Pojoksatu.id hingga Senin(28/4/2025) malam video tersebut telah ditonton 7,3 juta kali dan mendapat lebih dari 64 ribu komentar warganet yang sebagian besar mengkritik sikap remaja tersebut.
Baca Juga: Anggota Polres Karawang Intensifkan Patroli Malam di Jalan Sepi
salah satu netizen berkomentar "Mereka membongkar tanpa musyawarah kamu? hei nona apakah orang tuamu sebelum membangun rumah sudah bermusyawarah dengan yg punya lahan?,"ucap @Sahril salah satu netizen yang ikut berkomentar di tiktok.
ada juga dari @_bayuft:Dia: "mungkin besok bisa jadi rumah kalian digusur"
Gua : Rumah aku gak, soalnya punya sertifikat hak milik XIXIXIXI
Puluhan ribu komentar yang sebagian besar mendukung kebijakan pemerintah Jawa Barat ini menimbulkan perbincangan hangat masyarakat akhir akhir ini.
Aura Cinta yang notabennya adalah murid lulusan SMA Negeri 1 Cikarang Utara dan mempunyai cita-cita berkuliah di Universitas Indonesia (UI) dengan berani menyuarakan pendapatnya tentang kebijakan pemerintah.
Dia juga adalah seorang Selebgram dan Beuty Vlogger dilihat dari pengikut di tiktoknya yang mencapai 11ribu pengikut.
Bahkan di salah satu laman facebook akun @random videos on internet mengunggah Aura Cinta sebagai model iklan Pinjaman Online
Aura Cinta adalah remaja yang berasal dari keluarga sederhana yang tinggal di bantaran Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL), Bekasi.
Ayahnya bekerja serabutan, ibu ibu adalah seorang ibu rumah tangga namun memiliki gengsi yang terlalu tinggi.
Di tengah kesulitan, Aura Cinta tetap ingin merayakan kelulusannya, sebuah simbol perjuangan sebelum ia mengejar cita-citanya di UI.
Keinginan ini memicu respons keras dari Gubernur Dedi Mulyadi, yang melengkapi prioritasnya.
Baca Juga: HOREEE, 1.261 PPPK Madina Hasil Seleksi 2024 Terima SK Pengangkatan, Guru 581 Orang
Apalagi sang Gubernur menawarkan bantuan uang, yang dengan tegas ditolak oleh Aura Cinta.
Penolakan ini menunjukkan harga diri dan prinsipnya, seperti video yang sedang viral di media sosial..
Dalam pertemuan yang membahas penggusuran, terjadilah ketegangan antara Aura Cinta dan Dedi Mulyadi.
Aura Cinta dengan berani mengancam larangan wisuda, menekankan pentingnya momen perpisahan sebagai kenangan sebelum berpisah dengan teman-teman.
Ia bahkan mengusulkan perpisahan tetap diadakan dengan biaya yang diminimalkan agar tidak membebani orang tua.
"Wisuda itu bukan gaya-gayaan, Pak. Ini soal harga diri dan penghargaan atas perjuangan kami," ucap Aura Cinta berargumen yang dikutip dari video yang diunggah oleh Lang Dedi Mulyadi di akun instagram nya.
Baca Juga: Syarat Lengkap UKKJ 2025: Persiapkan DIRI, Ini yang Harus DIPENUHI Peserta
Ia menolak menganggap bahwa perayaan adalah kemewahan di tengah kesulitan. “Kami memang susah, tapi bukan berarti kami tidak punya hak untuk merayakan pencapaian kami,” tambahnya.
“Di negara mana yang TK ada wisuda, SMP ada wisuda, SMA ada wisuda? Hanya di Indonesia,” ujar Dedi Mulyadi, seperti dikutip dari akun instagramnya.
Ia juga menambahkan, “Rakyat miskin yang tidak memiliki rumah lagi, bahkan tinggal di bantaran kali, tapi malah ingin mengadakan wisuda dengan gaya-gayaan di sekolah.”
Perdebatan ini bukan sekadar soal perpisahan sekolah. Ini adalah simbol perlawanan seorang remaja terhadap pandangan yang meremehkan mimpinya. ***



