POJOKSATU.ID- Mengawali petualangan di dunia Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), bab pengukuran seringkali menjadi pijakan pertama yang krusial.
Namun, tak jarang langkah awal ini terasa kurang mantap.
Artikel ini hadir untuk menuntun mengambil langkah dalam menguasai pengukuran.
Melalui pendekatan pembahasan soal-soal terstruktur, kita tidak hanya mencari jawaban yang benar, tetapi juga memperkuat konsep dasar yang mendasarinya.
Tujuannya jelas: membangun pemahaman mendalam yang tidak hanya bertahan sesaat, namun menjadi landasan yang kokoh untuk menaklukkan bab-bab IPA selanjutnya.
Bersiaplah untuk mengurai setiap soal dengan sistematis, dan merasakan bagaimana penguasaan pengukuran membuka gerbang pemahaman yang lebih luas tentang alam semesta di sekitar kita.
Mari kita mulai perjalanan ini dengan keyakinan dan langkah yang pasti!
1. Pengukuran merupakan kegiatan membandingkan suatu besaran yang diukur dengan alat ukur yang digunakan sebagai .....
besaran turunan
satuan
besaran pokok
besaran scalar
Pembahasan: Dalam pengukuran, hasil suatu besaran dibandingkan dengan satuan yang ada pada alat ukur. Satuan adalah pembanding yang telah ditetapkan.
Jawaban: B.Satuan
2. Panjang meja 1 meter . Satuan besaran yang digunakan pada pernyataan tersebut adalah ......
Panjang
Meja
Meter
1 meter
Pembahasan: Dalam pernyataan "Panjang meja 1 meter", meter adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan besaran panjang.
Jawaban: C.Meter
3. Sesuatu yang dapat diukur dan dapat dinyatakan dengan angka disebut ....
Satuan
Besaran
Pengukuran
Nilai
Pembahasan: Sesuatu yang memiliki nilai dan dapat diukur serta dinyatakan dengan angka disebut besaran. Contohnya adalah panjang, massa, dan waktu.
Jawaban: B.Besaran
4. Pembanding dalam suatu pengukuran disebut ......
Satuan
Besaran .
Pengukuran
Nilai
Pembahasan: Satuan adalah pembanding yang digunakan dalam suatu pengukuran. Tanpa satuan, nilai pengukuran tidak memiliki arti yang jelas.
Jawaban: A.Satuan
5. Satuan yang digunakan untuk melakukan pengukuran dengan hasil yang tidak sama untuk orang yang berlainan disebut ......
satuan baku
satuan internasional
satuan tidak baku
besaran pokok
Pembahasan: Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak memiliki standar internasional dan dapat menghasilkan hasil pengukuran yang berbeda antara satu orang dengan orang lain (contoh: jengkal, hasta, depa).
Jawaban: C.Satuan tidak baku
6. Besaran yang satuannya telah didefinisikan terlebih dahulu disebut ......
besaran turunan
besaran vector
besaran scalar
besaran pokok
Pembahasan: Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu berdasarkan standar internasional (SI) dan tidak diturunkan dari besaran lain.
Jawaban: D.Besaran pokok
7. Alat ukur panjang yang memiliki ketelitian paling tinggi adalah
Mistar
Jangka sorong
Micrometer sekrup
Meteran kelos
Pembahasan: Mistar memiliki ketelitian hingga milimeter, jangka sorong hingga 0,1 milimeter, micrometer sekrup hingga 0,01 milimeter, dan meteran kelos kurang teliti.
Kunci Jawaban: C.Mikrometer Sekruo
8. Untuk mengukur garis tengah bagian dalam sebuah pipa adalah
Jangka sorong ,
Mistar
Micrometer sekrup
Meteran kelos
Pembahasan: Jangka sorong memiliki rahang dalam yang digunakan untuk mengukur diameter dalam suatu benda seperti pipa.
Jawaban: A.Jangka sorong
9. Besaran yang telah didefinisikan terlebih dahulu adalah
panjang , gaya , kecepatan
panjang , suhu , volume
panjang , massa , suhu
panjang , massa , luas
Pembahasan: Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain.
Panjang, massa, dan suhu adalah contoh besaran pokok.
Gaya dan kecepatan adalah besaran turunan dari besaran pokok.
Volume diturunkan dari panjang, lebar, dan tinggi. Luas diturunkan dari panjang dan lebar.
Jawaban: C.Panjang, massa, suhu
10. Berikut yang merupakan kelompok besaran turunan adalah
gaya , kecepatan , dan panjang
massa jenis , massa , dan volume
uas , panjang , dan lebar
volume , massa jenis , dan gaya
Pembahasan: Besaran turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan dari besaran pokok.
Gaya diturunkan dari massa dan percepatan.
Kecepatan diturunkan dari panjang dan waktu.Massa jenis diturunkan dari massa dan volume.
Volume diturunkan dari panjang. Luas diturunkan dari panjang dan lebar. Panjang dan massa adalah besaran pokok.
Kunci Jawaban: D.Volume, massa jenis, dan gaya
11. Satuan satuan berikut yang termasuk satuan tidak baku adalah
depa , jengkal , hasta
sentimeter , sekon , jengkal
kaki , gram , kelvin
kilogram , mol , depa
Pembahasan: Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak ditetapkan secara internasional dan berbeda-beda antar daerah.
Depa, jengkal, dan hasta adalah satuan panjang yang tidak baku. Sentimeter, sekon, kaki, gram, kelvin, dan mol adalah satuan baku (SI).
Jawaban: A. depa, jengkal, hasta
12. Ahmad memiliki massa sebesar 45 kg . Nilai besaran dan satuan dalam pernyataan di atas adalah ....
massa
45
45 kg
kg
Pembahasan: Dalam pernyataan "Ahmad memiliki massa sebesar 45 kg", "massa" adalah nama besaran, "45" adalah nilai besaran, dan "kg" (kilogram) adalah satuan besaran. Jadi, nilai besaran dan satuan adalah "45 kg".
Jawaban: C. 45 kg
13. Untuk mengukur diameter pensil , sebaiknya menggunakan alat ukur ....
jangka sorong
mistar
mikrometer sekrup
meteran
Pembahasan: Diameter pensil relatif kecil, sehingga memerlukan alat ukur yang lebih teliti dari mistar. Jangka sorong memiliki ketelitian lebih baik dari mistar. Mikrometer sekrup memiliki ketelitian paling tinggi, cocok untuk mengukur benda kecil dengan presisi. Meteran kurang sesuai untuk mengukur diameter pensil.
Jawaban: C.mikrometer sekrup
14. Sebuah balok memiliki panjang , lebar , dan tinggi berturut - turut 5 cm , 2 cm ,dan 2 cm . Volume balok tersebut yang dinyatakan dalam SI adalah .
2.10⁵ cm³
2. 10⁻⁵ m³
2.10⁻⁴ cm³
2.10⁻⁴ m³
Pembahasan: Volume balok = panjang × lebar × tinggi = 5 cm × 2 cm × 2 cm = 20 cm³. Untuk mengubah cm³ ke m³, kita bagi dengan (100 cm)³ = 1.000.000 cm³. Jadi, 20 cm³ = 20 / 1.000.000 m³ = 2 × 10⁻⁵ m³.
Jawaban: B.2. 10⁻⁵ m³
15. Jenis cairan yang biasa digunakan sebagai pengisi termometer adalah
minyak atau air
air atau raksa
raksa atau alkohol
air atau alkohol
Pembahasan: Raksa dan alkohol adalah cairan yang umum digunakan dalam termometer karena memiliki sifat memuai yang teratur terhadap perubahan suhu, tidak membasahi dinding kaca, dan memiliki rentang suhu yang lebar.
Air kurang cocok karena rentang suhunya terbatas dan membasahi dinding kaca. Minyak kurang umum digunakan.
Jawaban: C.raksa atau alkohol
16. Suhu titik didih air murni pada tekanan 1 atm jika dinyatakan dalam skala
Kelvin adalah
100 K
173 K
212 K
373 K
Pembahasan: Titik didih air pada tekanan 1 atm adalah 100 °C. Untuk mengubah Celsius ke Kelvin, kita gunakan rumus K = °C + 273. Jadi, 100 °C = 100 + 273 = 373 K.
Jawaban: D. 373 K
17. Termometer Fahrenheit menunjukkan angka yang sama dengan dua kali angka yang ditunjukkan oleh termometer Celsius pada suhu .....
20 ° C
40 ° C
80 ° C
160 ° C
Pembahasan: Hubungan antara Fahrenheit (°F) dan Celsius (°C) adalah °F = (9/5)°C + 32. Kita ingin mencari suhu di mana °F = 2 × °C. Jadi, 2°C = (9/5)°C + 32. Mengalikan semua suku dengan 5, kita dapatkan 10°C = 9°C + 160. Maka, 10°C - 9°C = 160, sehingga °C = 160 °C. Mari kita cek: °F = (9/5) × 160 + 32 = 288 + 32 = 320 °F. Dan 2 × 160 °C = 320.
Jawaban: D.160 ° C
18. Alat yang digunakan untuk menentukan suhu suatu benda adalah .
Altimeter
Barometer
Hydrometer
Thermometer
Pembahasan: Altimeter digunakan untuk mengukur ketinggian. Barometer digunakan untuk mengukur tekanan udara. Hydrometer digunakan untuk mengukur massa jenis cairan. Termometer digunakan untuk mengukur suhu.
Jawaban: D.Thermometer
19. Untuk mengukur suhu maksimum minimum digunakan thermometer
Alkhohol
Six bellani
Raksa
Suhu badan
Pembahasan: Termometer Six Bellani adalah jenis termometer yang dirancang khusus untuk mencatat suhu maksimum dan minimum dalam suatu periode waktu.
Jawaban: B.Six bellani
20. Selisih antara dua suhu adalah 400 ° C . Selisih kedua suhu ini dalam skala Kelvin adalah ....
127 K
227 K
400 K
673 K
Pembahasan: Perubahan suhu atau selisih suhu dalam skala Celsius akan sama dengan perubahan suhu atau selisih suhu dalam skala Kelvin.
Ini karena skala Kelvin memiliki ukuran derajat yang sama dengan skala Celsius, hanya titik nolnya yang berbeda.
Jadi, selisih 400 °C akan sama dengan selisih 400 K.
Jawaban: C.400 K
Dengan menuntaskan pembahasan soal-soal ini, kamu telah mengambil langkah dalam menguasai fondasi penting dalam IPA, yaitu pengukuran.
Semoga pemahaman yang mendalam tentang konsep dasar, serta kemampuanmu dalam menganalisis dan memecahkan soal-soal yang beragam semakin meningkat.
Ingatlah bahwa penguasaan pengukuran adalah gerbang menuju pemahaman fenomena alam yang lebih kompleks dan mendalam.
Teruslah berlatih dengan tekun, selalu pupuk rasa ingin tahu yang mendorongmu untuk terus bereksplorasi.
Anggaplah setiap eksperimen dan pengamatan sebagai kesempatan emas untuk mengasah kemampuan pengukuran Anda.
Selamat melanjutkan penjelajahan IPA mu dalan soal soal selanjutany.!***



