POJOKSATU.ID - Kabar gembira bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu di seluruh Indonesia!
Program Sekolah Rakyat, sebuah inisiatif sekolah berasrama gratis dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), siap beroperasi mulai Juli 2025.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Sekolah Rakyat ini didirikan dengan tujuan mulia, yaitu sebagai upaya konkret untuk memutus rantai kemiskinan.
Yang lebih menggembirakan, seluruh siswa Sekolah Rakyat tidak akan dipungut biaya sepeser pun.
Baca Juga: Kabar Mengejutkan! Siswa yang Sudah Keluar Sekolah Tetap Bisa Cairkan Dana PIP!
Pemerintah akan menanggung seluruh kebutuhan mereka, mulai dari biaya pendidikan, makan sehari-hari, seragam sekolah, hingga alat-alat sekolah.
Program Sekolah Rakyat ini semakin matang dengan dikeluarkannya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025.
Kurikulum yang akan diterapkan di sekolah ini sedang dimatangkan oleh Kementerian Sosial, Kemendikdasmen, dan Kementerian Agama.
Pendidikan di Sekolah Rakyat akan dilaksanakan selama 24 jam dengan pendekatan kurikulum formal yang dipadukan dengan pendidikan karakter berbasis agama.
Langkah ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berakhlak mulia.
Program Sekolah Rakyat ini juga merupakan respons positif terhadap data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat bahwa lebih dari satu juta anak Indonesia usia 5-17 tahun masih bekerja pada tahun 2023.
Dengan adanya Sekolah Rakyat, diharapkan anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak dan terhindar dari eksploitasi pekerja anak.
Masyarakat menyambut baik inisiatif Sekolah Rakyat ini dan berharap program ini dapat berjalan sukses serta memberikan dampak positif yang signifikan bagi masa depan anak-anak Indonesia.
Persiapan operasional Sekolah Rakyat terus dilakukan secara intensif untuk memastikan semuanya siap pada bulan Juli 2025 mendatang.***




