POJOKSATU.id — Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) tahun 2025 akan resmi dibuka pada 1 April 2025.

Beasiswa ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Agama (Kemenag) dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

"Pengumuman pendaftaran BIB 2025 akan dilakukan pada 21 Maret 2025. Sementara untuk pendaftarannya, dibuka mulai 1 April 2025," ujar Sekretaris Jenderal Kemenag, Prof. Phil. Kamaruddin Amin.

Beasiswa Indonesia Bangkit mencakup pendanaan pendidikan bagi jenjang S1, S2, dan S3 dengan pilihan kampus baik di dalam maupun luar negeri.

Baca Juga: Kabar Baik, Pendafataran Djarum Beasiswa Plus 2025 Bakal Dibuka Mulai 27 Maret, Simak Persyaratan Lengkapnya

Sejak diluncurkan pada 2022, program ini telah memberikan beasiswa kepada lebih dari 6.000 mahasiswa. Selain mahasiswa, beasiswa ini juga terbuka bagi dosen dan tenaga kependidikan.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan bahwa dosen memiliki kesempatan untuk melanjutkan studi ke berbagai negara, termasuk Tiongkok.

"Boleh para dosen mengambil studi ke Tiongkok dan negara-negara yang dikehendaki para dosen, agar setidaknya lima dosen dalam setiap program studi bergelar doktor," jelasnya.

Baca Juga: CIWI-CIWI MERAPAT, Lanjutkan Kuliah Hingga Jenjang S1, DAFTAR Beasiswa DJITU 2025 Gelombang 2, Sudah DIBUKA, Simak Syarat dan PENDAFTARAN di Sini!

Syarat Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit

Berikut beberapa persyaratan utama bagi calon pendaftar:

  • Berusia maksimal 40 tahun untuk jenjang S2 dan 45 tahun untuk jenjang S3.

  • Memiliki ijazah atau surat keterangan lulus.

  • Merupakan bagian dari keluarga besar Kementerian Agama RI.

  • Memiliki kemampuan bahasa Inggris (TOEFL) atau bahasa Arab (TOAFL).

Baca Juga: Panduan Lengkap SNPMB 2025 Jalur Seleksi, Kuota, Tahapan, Ketenttuan Pilihan Program Studi, Beasiswa, MASIH ADA WAKTU

  • Melengkapi persyaratan administrasi lainnya.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Berdasarkan ketentuan tahun 2024, berikut dokumen yang diperlukan untuk mendaftar Beasiswa Indonesia Bangkit:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP).

  • Ijazah atau surat keterangan lulus.

  • Transkrip nilai bagi pendaftar S2 atau S3.

  • Surat rekomendasi dari kepala satuan pendidikan atau tokoh masyarakat.

  • Sertifikat kompetensi bahasa Inggris (TOEFL ITP, TOEFL IBT, TOEFL CBT, TOEIC, IELTS, atau Duolingo English Test).

  • Personal statement atau motivasi diri.

Baca Juga: Santri Penghafal 10 Juz Alquran Bisa Mendapatkan Beasiswa PBSB, Simak Apa Saja yang Harus Dipersiapkan

  • Bagi pelamar yang telah bekerja, wajib menyertakan surat izin pimpinan, surat keterangan masa kerja, serta pernyataan bebas tugas kerja dari pimpinan.

  • Rencana studi berisi 1.500-2.000 kata bagi pelamar S2.

  • Rencana penelitian dan karya akademik (jika ada) bagi pelamar S3.

Komponen Pembiayaan Beasiswa Indonesia Bangkit

Beasiswa ini mencakup berbagai biaya pendidikan dan pendukung, antara lain:

  • Biaya Pendidikan: biaya pendaftaran, SPP, bantuan publikasi jurnal internasional (S2/S3), bantuan seminar internasional, bantuan penelitian skripsi/tesis/disertasi.

Baca Juga: Kabar Gembira! Kemenag Akan Buka Seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit 2025, Persiapkan dari Sekarang

  • Biaya Hidup: biaya hidup bulanan (living cost), biaya aplikasi visa/residence permit (luar negeri), transportasi, family allowance (S3), asuransi kesehatan, dana darurat, dan settlement allowance.

  • Biaya Tambahan bagi Penyandang Disabilitas: asuransi kesehatan pendamping, transportasi pendamping, dan biaya pendukung lainnya yang disetujui.

  • Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa bagi Awardee Afirmasi: biaya hidup bulanan, transportasi, pendidikan, dan program.

Dengan segera dibukanya pendaftaran BIB 2025, calon pelamar diimbau untuk mempersiapkan dokumen serta memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. ***