POJOKSATU.id — Sebanyak 173.028 siswa diterima melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025, sebagaimana diumumkan oleh Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru, Eduart Wolok.

Dalam konferensi pers di Kantor Kemendikbudristek pada Selasa (18/03/2025) lalu, ia juga mengungkapkan daftar perguruan tinggi negeri (PTN) akademik dan vokasi dengan jumlah penerimaan mahasiswa terbanyak.

Untuk kategori PTN akademik, Universitas Negeri Surabaya menempati posisi teratas dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak, yakni 6.262 orang.

Sementara itu, pada kategori PTN vokasi, Politeknik Negeri Sriwijaya menjadi institusi dengan penerimaan tertinggi, yaitu 1.566 mahasiswa baru.

Baca Juga: Univeritas Indonesia Buka PENDAFTARAN SNBT 2025 Mulai 18 MARET, Simak Peluang Masuk Kampus UI, Persaingan Masuk di Prodi Ini MASIH RENDAH

Daya Tampung Total PTN

Eduart menjelaskan bahwa daya tampung total PTN akademik tahun ini mencapai 155.179 kursi.

Dari total 745.579 pendaftar, sebanyak 242.827 di antaranya adalah pemegang KIP Kuliah, namun hanya 150.547 peserta yang diterima, dengan 50.533 di antaranya memperoleh KIP Kuliah.

"Persentase penerimaan untuk PTN akademik mencapai 20,19 persen, sedangkan penerima KIP Kuliah di kategori ini sebesar 20,82 persen," ujar Eduart.

Sementara itu, daya tampung total PTN vokasi tercatat sebesar 26.246 kursi.

Dari keseluruhan 73.792 pendaftar, sebanyak 28.798 merupakan pemegang KIP Kuliah.

Setelah pengumuman SNBP, sebanyak 22.481 peserta dinyatakan diterima, dengan 9.467 di antaranya mendapatkan KIP Kuliah.

Baca Juga: UTBK SNBT 2025 Hingga 27 Maret, Penting Coba SIMULASI SOAL di LINK RESMI SNPMB Kemendikbud, Tinggal Pilih Materi, Tes Skolastik dan Tes Literasi

Tidak Sesuai Kuota

Eduart juga menyoroti ketidaksesuaian antara total daya tampung dan jumlah penerimaan mahasiswa baru.

"Pertanyaannya, kenapa tidak 100 persen dari total daya tampung yang diterima? Artinya, ada program studi yang jumlah penerimaannya tidak sesuai dengan kuota yang tersedia," jelasnya.

Berikut daftar 10 PTN akademik dan vokasi yang menerima mahasiswa baru terbanyak melalui SNBP 2025:

Baca Juga: Jadi PTN Paling DIminati, Lima Fakultas dan Sekolah di ITB Ini BERSAING KETAT di SNBT 2025, Kenali Prodi dan Prospeknya

PTN Akademik

  1. Universitas Negeri Surabaya - 6.262 mahasiswa
  2. Institut Pertanian Bogor - 4.013 mahasiswa
  3. Universitas Negeri Malang - 3.767 mahasiswa
  4. Universitas Brawijaya - 3.739 mahasiswa
  5. Universitas Negeri Padang - 3.691 mahasiswa
  6. Universitas Pendidikan Indonesia - 3.671 mahasiswa
  7. Universitas Negeri Makassar - 3.504 mahasiswa
  8. Universitas Diponegoro - 3.268 mahasiswa
  9. Universitas Malikussaleh - 3.264 mahasiswa
  10. Universitas Hasanuddin - 3.140 mahasiswa

Baca Juga: KETENTUAN TERBARU Pilihan Program Studi di SNBT 2025, Urutan Pilihan TIDAK BERPENGARUH, Cek Sistem Pemilihan Program Studi

PTN Vokasi

  1. Politeknik Negeri Sriwijaya - 1.566 mahasiswa
  2. Politeknik Negeri Jember - 1.559 mahasiswa
  3. Politeknik Negeri Malang - 1.473 mahasiswa
  4. Politeknik Negeri Bali - 1.233 mahasiswa
  5. Politeknik Negeri Medan - 1.158 mahasiswa
  6. Politeknik Negeri Lampung - 799 mahasiswa
  7. Politeknik Negeri Jakarta - 785 mahasiswa
  8. Politeknik Negeri Lhokseumawe - 768 mahasiswa
  9. Politeknik Negeri Padang - 714 mahasiswa
  10. Politeknik Negeri Semarang - 708 mahasiswa

Baca Juga: Besaran UKT UPI Jalur SNBP 2025, Ada Delapan Kelompok Biaya Kuliah TIAP FAKULTAS, Ini Rincian Biaya UKT di Tiap Fakultas dan Program Studi

Diumumkannya hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 ini, menandai langkah para siswa yang telah diterima di berbagai perguruan tinggi negeri kini memasuki tahap berikutnya.

Meskipun jumlah penerimaan belum sepenuhnya sesuai dengan daya tampung yang tersedia, SNBP tetap menjadi salah satu jalur utama bagi calon mahasiswa untuk meraih pendidikan tinggi.

Selanjutnya, para peserta yang belum berhasil dapat mencoba peruntungannya melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang akan segera dibuka. ***