POJOKSATU.ID - Beredar seruan untuk ribuan calon Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari berbagai daerah memadati Jakarta.
Seruan tersebut untuk menggelar aksi unjuk rasa menolak penundaan pengangkatan mereka.
Aksi ini dipicu oleh beredarnya surat edaran penyesuaian jadwal pengangkatan CASN/PPPK TA 2024 yang dianggap merugikan para calon abdi negara.
Dalam aksi yang direncanakan terpusat di belakang Gedung DPR RI, massa aksi menyampaikan tuntutan utama mereka, yaitu:
1. Pencabutan Surat Edaran Penundaan
Mereka mendesak Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) untuk segera mencabut surat edaran yang mengatur penyesuaian jadwal pengangkatan CASN/PPPK TA 2024.
2. Kejelasan Nasib 1 Juta Lebih Calon ASN/PPPK
Massa aksi menyoroti nasib lebih dari 1 juta calon ASN/PPPK yang terkatung-katung akibat penundaan ini.
3. Keadilan dan Kepastian
Mereka menuntut keadilan dan kepastian terkait status kepegawaian mereka yang telah melalui proses seleksi yang panjang dan melelahkan.
Rangkaian Aksi:
Aksi yang dimulai pukul 08.30 WIB ini direncanakan berlangsung hingga selesai, dengan rangkaian acara meliputi seruan aksi di Gedung DPR RI, Kantor MenPAN-RB, dan Istana Negara.
Massa aksi akan kompak mengenakan dresscode celana hitam dan kemeja putih, sebagai simbol keseragaman dan solidaritas.
Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan dan kegelisahan para calon ASN/PPPK terhadap penundaan pengangkatan yang dianggap tidak memiliki dasar yang kuat.
Mereka menilai penundaan ini akan berdampak negatif pada karir dan kesejahteraan mereka, serta menimbulkan ketidakpastian dalam pelayanan publik.
Massa aksi berharap pemerintah dapat mendengarkan aspirasi mereka dan segera mengambil langkah konkret untuk membatalkan penundaan pengangkatan CASN/PPPK TA 2024.
Mereka juga berharap pemerintah dapat memberikan kejelasan dan kepastian terkait status kepegawaian mereka.***




