POJOKSATU.id, KARIR Bu Guru Salsa usai video syur dirinya berdurasi lima menit viral di media sosial. Diapun tak lagi mengajar di Sekolah Dasar (SD) Jember, Jawa Timur (Timur).

Bu Guru Salsa yang merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II Pemkab Jember tahun anggaran 2024, mengakui salah dan mengunggah video permintaan maaf.

Lewat akun TikTok-nya, @sissalsaa, Bu Guru Salsa, menyampaikan maaf kepada semua orang yang dirugikan atas beredarnya video-nya tanpa busana.

"Dengan video ini saya mengucapkan mohon maaf yang sebesar besarnya, kepada pihak yang dirugikan atas kasus saya, saya tidak akan merugikan instansi manapun dalam video demi kebaikan bersama," ujarnya, dilansir Pojoksatu.id dari akun TikTok-nya, Kamis, 27 Februari 2025.

Baca Juga: Keutamaan Salat Tarawih MALAM KETUJUH Bulan Ramadan, Mendapat Pertolongan Allah SWT Seperti Saat Musa Hadapi Firaun

Pemilik nama lengkap Salsabila Rahma ini terlihat sangat sedih, matanya tampak lelah karena menangis.

"Saya merasa bersalah dan menyesal dalam kejadian ini," timpalnya.

Dia mengurai, kejadian videonya beredar, bermula saat terbujuk rayuan seorang cowok di media sosial. Sehingga, mereka intens berkomunikasi, tanpa disadari dirinya hanya dimanfaatkan.

Chat pribadi antarkeduanya, disebarkan sang cowok dan diperjualbelikan hingga akhirnya viral dan menghancurkan reputasinya sebagai guru.

"Saya tidak bisa mengontrol hal itu," sambungnya.

Baca Juga: Jasad Juragan Ruko di Cor di Jaktim, Polisi Bongkar Gundukan Semen Menyerupai Kuburan

Dia juga menyinggung soal pemberhentian dirinya sebagai guru bantu, telah dilakukan sebelum kasus ini viral.

"Sebelum kasus itu beredar luas dengan sadar dan tanpa paksaaan dari pihak manapun saya mengundurkan diri sebagai guru bantu dan bukan lagi bagian dari instansi manapun sejak tanggal 7 Februrai 2025," jelasnya.

Sebelum menjadi guru bantu, Salsa mengatakan dirinya hanya seorang mahasiswi yang ingin mencari pengalaman mengajar.

Dia mengatakan, kasus ini kesalahannya pribadi dan orang-orang terdekatnya sama sekali tidak mengetahui.

Baca Juga: Selama Bulan Ramadhan Jam Operasional Diberlakukan, Pengusaha Tempat Hiburan Malam Diminta Patuh Jika Tak Ingin di Razia

"Kelalaian dan kekhilafan ini murni kesalahan saya, tanpa sepengetahuan dan campur tangan dengan orang terdekat saya. Yang jelas tidak ada orang sekitar saya yang akan membiarkan ini bisa terjadi," ungkapnya.

Dia berharap bisa memperbaiki diri dari kasus ini. "Ini murni kebodohan saya, ini menjadi pelajaran berharga bagi saya. Dan, saya sangat jauh dari cerminan seorang guru," tuturnya.

Salsa juga mengingat ke semua orang, agar jangan terkena kasus sepertinya. "Semoga juga menjadi pembelajaran bagi teman-teman untuk lebih berwaspada dengan berbagai modus penipuan di media sosial. Cukuplah kejadian ini berhenti kepada saya," ujarnya.

Kepada netizen, Bu Guru Salsa memohon agar keluarganya tidak ikut dihujat atas kelalaiannya ini.

"Saya minta tolong jangan menyerang keluarga saya, teman-teman saya dan instnasi yang ada kaitannya dengan saya sebelumnya," sebutnya.

Baca Juga: Didukung Istri Sirinya, Pria Paruh Baya Lakukan Pelecehan ke Anak Tirinya, Polisi Ungkap Motif dan Tindakan Pelaku

"Saya akan bertangung jawab hal ini secara pribadi. Saya juga menegaskan akun TikTok dan IG saya hanya satu, yang lain akun palsu yang memanfaatkan kejadian," sambungnya.

Selepas ini, dirinya ingin bangkit dan melanjutkan hidup dengan konsekuensi yang ada.

"Saya hanya ingin kehidupan terus berlanjut, menjadi pribadi yang lebih baik, dan menjalani keseharian saya dengan normal kembali. Terima kasih kepada keluarga dan teman-teman yang masih mengingatkan saya," pungkasnya.

Sebelumnya, Salsa dikenal karena kontennya di TikTok menyajikan akraban dengan murid-muridnya. Dia adalah sosok guru yang kreatif dan memiliki pendekatan dengan baik dengan peserta didik.

Namun, kejadian video viral ini membuatnya harus kehilangan momen bersama murid-muridnya di salah satu SD di Jember. ***