POJOKSATU.id - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti Kembali membagikan kabar baik bagi seluruh Guru Non ASN baik di sekolah swasta maupun negeri.

Kabar baik ini berkaitan dengan pencairan tunjangan guru non ASN di tahun 2025 ini.

Karena perlu diketahui bahwa di tahun 2025 ada efisiensi anggaran di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen).

Saat ini Kemendikdasmen melakukan peyesuaian anggaran dari Rp33,5 triliun menjadi Rp26,27 triliun.

Baca Juga: ALHAMDULILLAH! Kemenag Siapkan Jadwal Pencairan TPG bagi Guru yang Lulus PPG Daljab 2025, Anggaran Sudah Ada?

Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD.

Meski ada efiensi anggaran, namun tidak semua program Kemendikdasmen terkena imbasnya.

Ada beberapa program prioritas yang ternyata tidak terkena efisiensi anggaran.

Salah satu program Kemendikdasmen yang tidak terkena efisiensi anggaran dalah penyediaan berbagai tunjangan guru Non ASN.

Mendikdasmen memastikan bahwa penyediaan tunjangan guru Non ASN baik untuk guru negeri dan swasta akan tetap terpenuhi.

Baca Juga: SUDAH DIUMUMKAN Sejak Desember 2024! Segini Lho Kuota PPG Guru Tertentu Tahun 2025, Tidak Sampai 400 Ribu Orang!

Ketiga tunjangan yang akan dicairkan bagi guru Non ASN adalah:

1. Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang akan diberikan pada 392.802 orang

2. Tunjangan Insentif Guru yang akan diberikan pada 57.000 orang

3. Tunjangan Khusus Guru yang akan dibierkan pada 28.892 orang

Sementara itu untuk Pendidikan Profesi Guru (PPG) di tahun 2025 tetap akan dilaksanakan.

Baca Juga: Efisiensi Anggaran Berdampak pada Pelaksanaan PPG Guru Tertentu 2025, Ada 400 Ribu Peserta yang Terancam Tidak Bisa Ikut? Begini Kata Mendikdasmen

Namun untuk target diturunkan dari yang semula 806 ribu peserta menjadi 400 ribu peserta.

Rincian peserta bagi PPG Guru Tertentu sebanyak 395.235 orang sementara untuk PPG Prajabatan sebanyak 19.808 orang.

Dan Mendikdasmen memastikan abhwa program ini berkelanjutan jadi tidak akan berhenti di tahun 2025.

***